
Beberapa saat kemudian Orang tua Rama telah sampai dikediamanya.. Dan tak lama kemudian Yuza juga datang dari belakangnya,, Setelah semua kembali kerumahnya masing masing,, Ibu Rama pun mengajak Yuza memasuki Rumahnya dan ingin mengobrol lebih dengannya,, Sang ibu juga ingin mengenalkan Yuza pada Yana dan juga Suaminya,, Karena selama ini hanya mengenalnya dari cerita saja...
"Bagaimana kamu bisa sampai di bumi ini Yuza...!!! Dan mengapa kau terlihat sangat Tua sekarang...!!!" Ucap Ibu Rama penasaran dengan keadaan Yuza saat ini,,
"Aku juga tak sengaja terpeleset di jurang itu Tuan putri,, Dan Aku takut ada yang akan mengenaliku atau pasukan api mengejarku hingga kesini,, oleh sebab itu aku merubah Wujudku sedikit Tua...!!!" Yuza pun menjelaskan semuanya pada Ibu Rama..
"Lalu bagaimana keadaan Ayahanda dan juga Ibundaku setelah kepergianku waktu itu Yuza...!!! Bagaimana keadaan mereka...!!!" Ibu Rama penasaran dengan keadaan Keluarganya,,
" Saat itu mereka sedang bertempur melawan pasukan kerajaan Api Tuan putri...!!! Dan ketika Aku akan pergi dari sana,, Sepertinya Raja dan juga Ratu telah meninggalkan kerajaan Salju Ez untuk Bersembunyi dari kejaran Raja dan Juga Pangeran Kerajaan Api yang terus menekan Kerajaan Salju Ez,, Hanya itu yang Aku tau Tuan Putri...!!!" Cerita Yuza sambil sedikit mengingat ingat..
"Ehmm Menurut informasi dari Rama juga seperti itu dan hingga saat ini belum ada yang mengetahui keberadaan mereka semua...!! Semoga saja mereka dalam keadaan Baik baik saja...!!! Dan Suatu saat nanti kita dapat bertemu dan berkumpul kembali...!!!" Ucap Ibu Rama berharap akan bertemu dengan keluarganya lagi dalam keadaan baik baik saja... Saat ini Rama juga belum memberi tahu tentang apa yang terjadi di kerajaan Api dan juga lengsernya Raja api yang digantikan oleh Pangeran Kedua,,
"Mulai saat ini Anggaplah Kita semua ini keluargamu sekarang dan juga bersikaplah formal padaku dan jangan memanggilku tuan putri lagi... Anggaplah Kamu sebagai Kakaku sekarang,,yang jika setiap saat bertemu denganku tak ada yang salah paham tentang hubungan kita,,,!!! Panggil saja Aku adik Dewi...!!! Namaku saat ini adalah Dewi,, bukan Yalifa lagi...!!!" Ucap Ibu Rama mengingatkan Yuza tentang posisinya sekarang dan dianggap oleh Saudara dari keluarga Ibu Rama.. Karena bagaimana pun Yuza tak memiliki Saudara sama sekali di Alam Bumi ini,, dan Hanya mengenal Tuan putri Yalifa saja.. Bahkan Bapak Rama juga mendukung semua Saran dan keputusan istrinya yang menganggap Yuza sebagai Saudara mereka,, Karena bagaimana pun Yuza adalah pengawal setia istrinya ketika saat di alam langit,, dan bahkan rela mati demi istrinya..
Ditempat lain tepatnya Di rumah Nadia.. Hari yang sangat melelahkan bagi seluruh keluarga besar pak Syahrul tapi juga Hari yang membahagiakan dalam hidup mereka.. Saat ini semua sedang berkumpul untuk makan Malam,, Rama yang pertama kali tinggal disana pun agak sedikit sungkan dan malu ketika semua berkumpul didalam satu Ruangan itu..
__ADS_1
disisi Lain Om Roy dan keluarganya juga masih berada disana untuk membantu membereskan beberapa hal yang masih berantakan disana..
"Ehmm Rencana kamu kedepanya bagaimana Nak Rama...!!! Apa ada hal yang perlu om bantu...!!!" Om Roy pun membuka suara dari keheningan keluarga besar itu.. Karena bagaimana pun Om Roy telah menganggap Rama adalah anaknya sendiri,, sehingga sudah sewajarnya ikut membantu Rama dalam hal apapun..
"Belum tau om..!!! Ya masih ingin menjalani dulu aja om.. Sambil belajar pengalaman sama Bapak dan juga Om..!!!" Jawab Rama sedikit Lugu dan malu..
"Ha Ha Ha... Kok Om sieh... Bukanya Aku sudah menganggapmu anakku.. Panggil saja Papa atau Bapak gitu...!!! Biar lebih akrab lagi dan lebih dekat... Sekarang kan kamu bagian dari keluarga ini...!!!" Ucap Om Roy memastikan setatus Rama dalam keluarganya dan tak jenak di panggil Om oleh Rama...
"Owhh... Iyaa Om..!!! Ehh Pa.. He He He..!! Dijalani saja dulu gimana nantinya..!!" Jawab Rama sedikit bingung dan sungkan..
"Oya Nadia dari tadi kok belum keluar dari kamarnya... Masak bersihin Make up aja selama ini... !!!" Ucap Via yang mulai penasaran dengan adiknya yang tak kunjung keluar dari kamarnya..
"Ehmm Biasalaah Wanita memang gitu...!!! Kayak kamu enggak aja sayang...!!!" Jawab sang Mama pada Via..
"Kenapa sih kok bingung gitu nyariin Aku...!!! Udah pada kangen semua yaa...!!!" Ucap Nadia yang ternyata sudah datang menuruni tangga dan mendengar ucapan Via dan juga Ibunya...
__ADS_1
"Ehmmm Ehheemmm Ciee pengantin Baru...!! Sudah cantik benerrr... Eheeemmm...!!!" Istri Om Roy pun tak kalah dengan yang lain dan sedikit menggoda Nadia,, Yang saat ini memakai Piyama tipis berwarna merah muda sedikit menunjukan lekuk tubuhnya yang seksi dengan rambut panjang terurai,, Membuat Rama sedikit terbuai dan terpana dengan apa yang ada didepanya saat ini hingga meneguk salivanya sendiri..
"Apaan sieeh te...!! Ihhh jadi malu kan..!!!" Ucap Nadia dengan tersipu malu.. Semua orang tertawa dengan canda disetiap ucapan mereka masing masing... Hingga waktu beranjak larut dan semua pun kembali ke kamar masing masing...
Sedangkan Rama dan Nadia saat ini masih tetap terpaku diruang tamu sambil melihat televisi yang menyala.. Mereka tak menyangka telah sah menjadi Suami istri saat ini.. Dan sedang mengalami kecanggungan satu sama lain dan sedikit malu untuk memulai pembicaraan mereka..
"Yang...!!! Apa kamu tidak lelah... Ko diem aja dari tadi...!!!" Nadia pun memberanikan diri membuka obrolan mereka..
"Ehhh... Ehmm lelah..??? Ga terlalu ko.. Cuma belum terbiasa aja dalam kondisi ini.. he he he...!!! Kamu capek ya sayang...!!!" Rama pun mulai berani mengobrol dengan nadia,, Tapi masih bingung dengan apa yang akan mereka lakukan selanjutnya..
"Ehmmm lumayan ni... Ayo kita tidur aja..!!!" Ucap Nadia sedikit kesal dengan sikap Rama yang tidak peka dengan ucapanya.. Membuat Nadia yang sudah sengaja berdandan sedikit feminim agar Rama lebih sensitif dan berinisiatif mengajak Nadia memasuki kamarnya.. Tapi ternyata apa yang diharapkanya hanya sia sia..
"Kekamar...!! Ehhmm iyyy... iya sayang...!!! Ayoo..." Rama pun sedikit gugup dan bingung apa yang harus dilakukanya.. Karena ini pertama kalinya dalam Hidup Rama tidur seranjang dengan seorang wanita.. Tapi disisi Lain Rama juga berfikir saat ini Hubunganya dengan Nadia bukan lagi Pacaran melainkan sudah menjadi Suami dan Istri,, Sehingga sah sah saja untuk melakukan apapun dengan Nadia..
Beberapa saat kemudian,, Rama dan Nadia pun berjalan dan melangkah bersama menuju Kamar pengantin mereka yang sudah dihiasi sedemikian rupa oleh teman teman Nadia saat sebelum acara.. Dua insan yang sama sama memiliki Rasa yang sama sedang berada didalam kamar yang sama pula.. Jantung mereka berdetak tak karuan ketika melangkahkan kaki bersama menuju tempat tidur..
__ADS_1