
Setelah itu mereka berlari ke pelabuhan dan mulai menaiki kapal untuk pergi ke arah dongeon break.
Kapal yang mereka Naiki kemudian berjalan menuju ke dongeon break yang ada di tengah laut.
Ombak yang besar di ciptakan oleh pergerakan Kraken membuat kapal kapal yang ada di sekitar sana mulai bergoncang.
Saat ini di dalam kapal
Steve dengan perasaan mual berkata, "Ugh ... Ini membuat mual,ombak
Ini sangat besar seberapa besar ukuran monster itu saat ini."
"Hahahaha apa kau punya mabuk laut Steve?" ucap Leon.
"Ya begitu lah, aku sebenarnya tidak mau ikut Raid ini kalau tidak di suruh oleh presiden." jawabnya.
"Ah ... kalau begitu akan ku buat
Sebuat teh hangat agar kau merasa
Sedikit baikan." ucap Fujito sambil berjalan ke arah dapur kapal.
"Terimakasih banyak tuan Fujito." jawab Steve.
Dex yang mendengar merasa terkejut, "Aku benar-benar terkejut seorang rank S seperti mu memiliki sebuah hal yang mengejutkan seperti ini."
"Hahaha ini lucu sekali, Dex walau bagaimanapun kita ini, tetaplah
Seorang manusia!" ucap Leon sembari memukul mukul pundak Dex dengan pelan.
"Ya aku kira dia sudah terbiasa dengan cuaca extrem dalam dongeon."
"Ugh aku belum pernah masuk ke dongeon." ucap Steve, mual.
"Huh?" kata Dex yang terkejut kebingungan.
"Ah ... kau tidak tahu ya, saat masa jaya nya Steve tidak pernah masuk ke dongeon dia hanya melakukan Raid di dongeon yang break." ucap Leon sembari membakar rokok.
DEX yang mendengar hal tersebut terkejut, Steve adalah seorang jenius sejak kecil dan saat dongeon.
Mulai bermunculan Steve langsung membangkitkan skill nya, setelah itu asosiasi langsung merekrut nya
Asosiasi langsung melatih Steve dengan latihan extreme, sehingga Steve bisa menjadi seorang yang luar biasa.
Asosiasi Hunter membuat kontrak dengan Steve yang berisi selama menjadi Hunter Steve hanya di perbolehkan mengurusi dongeon break
Dan tidak boleh masuk ke dalam dongeon yang masih aktif.
Dan sampai saat ini Steve hanya mengurusi dongeon yang terjadi break.
Sementara itu di tempat Kraken
Setiap detik sebuah ombak besar mengombang ambing kapal kapal yang ada di sana.
Kapal kapal militer yang berisi para Hunter untuk mengawasi sang kraken, di atas di antara para kapal terlebih Vito yang muncul secara cepat dengan kedua sayapnya.
"Wah kiat gurita ini dia bahkan lebih besar dari wujud namaku hahahah."
Vito yang sudah datang ke TKP langsung turun mendekati sebuah kapal yang ada di sana.
Lalu salah satu Hunter yang melihat Vito terkejut, "Wah itu bukankah Hunter Rank SS Vito!"
__ADS_1
"Selamat datang di Jepang tuan vito."
ucap Shizuka, menghampiri Vito.
"Ah ratu es .. bagaimana keadaan saat ini?" jawabnya.
"Seperti yang terlihat monster ini tidak agresif akan tetapi selalu bertambah besar setiap saat Kami telah mencoba menyerang nya tetapi semua skill yang ber type sihir tidak mempan pada monster itu."
"Hmm itu sangat merepotkan sekali."
gumam Vito.
Tidak lama setelah ke datangan Vito ke kapal yang di tempati oleh Shizuka Dex dan yang lain nya pun datang dan mereka berkumpul untuk membuat sebuah rencana.
Di dalam kapal
Lalu Vito berkata, "Untuk saat ini kita harus memastikan ketebalan kulit monster itu sebelum menyerang nya."
"Karena ini di tengah laut,
Aku bisa menggunakan skill ku untuk mengurung monster itu." jawab Shizuka.
Fujito lalu berkata, "Ya dalam waktu singkat itu kalian para Hunter yang memiliki type Serangan fisik harus mampu mengalahkan monster itu!"
"Dengan persediaan yang di siapkan asosiasi, aku mungkin hanya bisa menahan selama 30 menit dan itupun masih kemungkinan!" ucap Shizuka.
"Itu sudah cukup, jika serangan fisik mempan terhadapnya kemungkinan kemenangan kita 50 persen." jawab Steve
Leon lalu berkata, "Ya terlebih lagi monster itu terlihat diam saja."
Di tengah perbincangan itu DEX yang mengingat sesuatu langsung berbicara kepada mereka.
"Ah kita harus menyerang monster itu di bagian kepala bagian kiri."
Dulu saat Dex menyerang Kraken di abyss meskipun Dwx di serang dan terhempas jauh tetapi dia berhasil melukai kepala kiri Kraken itu.
Dan luka yang dia ciptakan cukup besar dan dalam, selama luka itu bisa di serang maka kulit nya yang tebal bukanlah sebuah masalah.
Steve yang mendengar itu kebingungan , "huh apa yang kau maksud?"
"ah ... aku tadi melihat dia seperti terluka di bagian itu." jawab Dex berbohong.
Lalu Fujito menyangkal perkataan dari Dex, "Hmm ... kenapa kau berbohong tuan Dex? Ini adalah masalah yang menyangkut keselamatan umat manusia."
"Ah ..." ucap Dex yang terkejut karena ketahuan.
Di tengah suasana yang sangat mencekam karena perkataan DEX tadi banyak mata yang tertuju padanya.
"Hmm ... apa kau mencoba untuk menghancurkan Jepang!" kata Shizuka sambil mengeluarkan hawa dingin.
Steve mencoba menenangkannya, "eh nona Shizuka tolong tenang."
"Woi bocah kenapa kau berbohong di saat keadaan seperti ini!" kata Leon.
"Hahahaha itu tidak lucu teman."
ucap Vito sembari merubah tangan nya menjadi tangan naga.
"Ah ... tuan DEX tolong berhenti bercanda!" ucap Steve.
Dex lalu menjawab dengan cepat,
__ADS_1
"Huh ... aku tidak berbohong monster itu memang memiliki luka di bagian kepala kirinya."
Dan secara tiba-tiba sebuah serangan
Mengarah kepada DEX dengan kecepatan yang luar biasa.
Serangan yang kuat itu membuat DEX terpental ke luar kapal, dan menghancurkan Dinding kapal yang dex lewati.
"Dasar bocah sialan!" ucap Leon yang berubah menjadi beast.
Serangan yang ternyata di layangkan oleh Leon bk itu sangat kuat bahkan membuat Dex terpental keluar kapal.
"Hmm."
Fujito lalu berkata, "ah.. kenapa kau menyerang nya perkataan yang dia katakan barusan itu kebenaran."
Semua orang yang ada di sana kebingungan, perkataan Dex memang sebuah kebenaran tetapi Dex berbohong untuk menutupi kalau dirinya yang telah melukai monster itu.
Agar tidak ketahuan Dex berbohong kalau dia melihat luka di Kraken saat perjalanan kemari, maka dari itu mata destroyer melihat kalau Dex berbohong.
"Huh?" ucap Shizuka kebingungan.
Setelah itu fujito menjelaskan apa yang dia maksud kepada semua orang yang ada di sana.
Sementara itu di sisi Dex, Dex yang terpental ke luar kapal karena serangan dari Leon bk, tidak terluka sama sekali.
"Sial aku kaget sekali, kenapa serangan orang itu sangat cepat, argh sekarang baju suqreme ku jadi basah!"
Beberapa saat setelah tercebur ke laut Dex kembali lompat ke kapal dan memasuki ruangan rapat.
BRUGG.
Dex yang kesal membuka pintu dengan paksa dan masuk keruangan dengan rasa kesal.
Dengan penuh rasa kesal karena di serang secara mendadak Dex pun berteriak.
"Woi sialan kenapa kau menyerang ku hah!"
Orang orang yang melihat tidak ada satupun luka di tubuh Dex pun sangat kaget di buatnya.
Bahkan sebuah besi yang sangat tebal
Bertabrakan dengan tubuh nya, terlebih lagi serangan yang di lancarkan oleh Leon bk seharusnya mampu membuat luka serius.
"Hahaha .... teman maafkan aku aku hanya sedikit emosi." ucap Leon kepada Dex.
"Huh sialan apa kau tidak lihat bajuku jadi kotor gara gara kau."
Setelah berkata begitu banyak orang yang terkejut karena Dex malah mempermasalahkan soal baju nya.
"Ugh ... Baju ini 2k dollar sialan." ungkap Dex, kembali duduk di kursi.
"Hahaha dia malah mempermasalahkan baju?" gumam Shizuka.
"Tuan DEX kenapa kau tidak memberi tahu kebenarannya?" tanya Fujito.
"Ah aku tidak bisa memberi tahunya, tetapi monster itu memang memiliki luka di kepala bagian kirinya." jawabnya.
"Baiklah semua orang pasti memiliki satu atau dua rahasia." kata Fujito.
Setelah itu rapat strategi untuk melawan Kraken pun di lanjutkan.
__ADS_1
Bersambung.