Kembali Ke Bumi

Kembali Ke Bumi
MENYELINAP KE KEDIAMAN DARIUS


__ADS_3

Dex yang terkejut dengan itu langsung secara refleks mengeluarkan kemampuan penghentian waktu.


Meski dengan rasa sakit yang luar biasa, Dex dengan dengan cepat mengeluarkan Nebula Black hole untuk mengakhiri pertarungan.


Sembari menahan rasa sakit dia mengeluarkan seluruh kemampuan nebula black hole.


Sebuah lubang hitam muncul dan menyedot Tubuh Gabrielaz dan juga seluruh objek yang ada di sekitarnya, Nebula menyedot dengan raidus 2 ribu kilo meter.


Skill itu menyebabkan efek kehancuran yang sangat besar, bahkan sampai terasa hingga ke kastil Demon lord.


Setelah pertarungan antara Dex dan Gabrielaz selesai.


Dex yang menggunakan semua tenaganya mulai terjatuh dan perlahan mulai kehilangan kesadarannya.


Dengan nafas yang terengah engah, dia mencoba untuk mengeluarkan Avatar dari nebula.


Dan tepat pada waktunya sebelum para bawahan Demon lord datang, Avatar dari nebula berhasil mengamankan Dex.


Dex di bawa ke tempat bersemayamnya Nebula, di sana juga ada Abraham yang saat ini sedang dalam masa keritis.


"Nak! kuharap kau tidak mati dan merepotkan diriku." ucap Nebula kepada Dex.


Dex yang mendengar itu tersenyum dengan mata tertutup, lalu dia mulai membuka matanya dan berkata.


"Ah ... Boleh kau diam dulu aku masih mencerna segala hal yang terjadi!" ungkap Dex.


Nebula yang mendengar itu lalu menjelaskan apa uang terjadi.


Meski dia tidak tahu rinciannya akan tetapi Nebula menyimpulkan jika Dex saat ini adalah seorang Dewa tingkat tinggi.


Semua hal yang dia lakukan di heaven membuat dirinya mendapat julukan dari sistem.


Dan saat berada di abyss kekuatan yang terkunci akhirnya mampu terbuka.


Lalu tidak lama setelah mendengar semua penjelasan dari Nebula.


Dex langsung berdiri dan menatap ke arah Nebula, lalu dia bertanya kepada nebula dengan nada serius.


"Oi ... Apa benar jika Zelusa adalah dewa matahari?" tanya Dex.


"Huh ... Soal itu apa kau tidak mengetahuinya? aku kira kau sudah tahu!" ucap Nebula.


"Tidak, aku juga mengetahui itu belum lama ini ... sialan itu berarti dia adalah dalang dari semua ini!" ucap Dex sembari Mengepalkan lengannya.


Dengan penuh amarah Dex mengerutkan wajahnya, lalu berkata.


"Bisa kirim aku ke bumi sakarang?" tanya Dex kepada nebula.

__ADS_1


"Baiklah ... Tapi kau harus berhati hati ada kemungkinan sesuatu hal buruk akan terjadi pada mu." ucap Nebula.


"Yah aku juga terluka cukup parah karena menggunakan kemampuan baruku, terimakasih telah mengingatkan."


Lalu Nebula mulai membuka portal yang menyambungkan tempatnya dengan bumi.


Dex mulai mendekati Abraham yang sedang berbaring lalu dia mulai membawa Abraham menuju ke portal.


"NEBULA! aku harap kau tidak mengkhianatiku!" ucap Dex.


Dia lalu berjalan dengan wajah kesal dan mulai memasuki portal untuk kembali ke bumi.


Saat ini di bumi, Seluruh dunia sedang dalam kekacauan, banyak bangunan yang hancur akibat pertarungan antara hunter dan pada monster.


Dan saat ini dunia sedang dalam masa rehabilitasi untuk membangun kembali setiap negara.


Lalu di rumah sakit saat ini, David yang berhasil menjalani operasi saat ini sedang di rawat dan dalam kondisi kritis.


Semua anggota Back To Earth yang ada di sana sedang memikirkan David dan juga Dex yang belum kembali.


"Apa kau sudah menghubungi ketua lagi?" tanya Lia kepada Antony.


"Sudah tetapi nomor nya tidak aktif!" ungkap Antony.


Lalu sebuah portal yang menghubungkan tempat nebula dan bumi mulai terbuka.


"Huh ... Akhirnya aku bisa menghirup udara bumi!" gumam Dex.


Setelah itu dia langsung pergi ke gedung Guild back to earth, lalu membawa Tubuh Abraham ke sofa yang ada di sana.


"Huh aku lupa, seperti barang barangku yang ada di jaket rusak, sialan handphone ku." gumam Dex.


Lalu dia beranjak pergi keluar, dan saat di depan pintu, Dex langsung menurunkan Avatar Nebula.


"Kau tunggu disini dan jaga Abraham, aku akan segera kembali!"


ungkap Dex.


Setelah itu dia berjalan untuk mencari mesin telepon di beberapa supermarket.


"Hah sialan banyak mesin yang sudah hancur, bagaimana cara aku menghubungi yang lainnya." gumam Dex yang terus berjalan.


Dex yang terus berjalan, memasang wajah yang sangat sedih, setiap tempat uang ia lewati terdapat beberapa mayat manusia yang belum sempat di evakuasi.


Lalu Dex berhenti di salah satu mayat yang ia lihat, dia mulai berjalan mendekat dan merogoh kantung mayat itu.


"Maafkan aku tolong pinjamkan aku ponselmu sebentar!" ucap Dex sembari menundukkan kepalanya di depan mayat itu.

__ADS_1


Lalu Dex mulai menghubungi Salah satu nomor anggota guild dengan ponsel mayat itu.


"Ah-halo siapa ini?" ucap Lia yang tidak tahu siapa yang menghubunginya.


"Ini aku Dex, apa kau Lia?" tanya Dex.


"Ah ketua? Ketua dimana kau sekarang, lagian kenapa kau menghubungi ku dengan nomor asing." ucap Lia.


"Ponsel ku hancur saat pertarungan, aku mengambil ponsel ini dari mayat yang aku temui, dimana kalian sekarang!" tanya Dex.


"Huh ... Apa kau baru aja mencuri barang dari mayat, kau kejam sekali." ucap Lia.


"Hei ... Huh dasar kau ini! cepat beri tahu saja dimana kalian." ucap Dex.


Lalu setelah itu Dex di beritahu keberadaan mereka saat ini, Dex lekas mengembalikan ponsel yang ia pinjam.


Dex lalu mulai pergi ke tempat yang di beri tahu oleh Lia.


Lalu saat dalam perjalanan, Dex baru mengingat jika Di anggota guildnya ada seorang yang memiliki kemampuan luar biasa.


Dex mulai berputar arah dan pergi ketempat orang itu.


Setelah sampai di depan tempat orang itu, terlihat banyak penjaga dalam posisi siap tempur dia segala penjuru tempat itu.


"Cih sialan keluarga Darius memang berbeda, gimana cara ku untuk bisa menyelinap masuk ke dalam." gumam Dex.


Lalu Dex mulai mengintari segala sisi dari kediaman Darius, setelah cukup lama menunggu akhirnya salah seorang penjaga secara tiba tiba pergi dari tempatnya.


"Wah ... Hoki!" Dex lekas berlari masuk menuju kediaman Darius.


Setelah masuk ke dalam, dengan tempat yang begitu besar, lalu Dex kesulitan mencari ruangan Shea berada.


Setelah terus berputar, secara tidak sengaja Dex bertemu dengan Rony yang sedang berjalan di lorong.


Dex mulai mendekati Rony, dan menepuk pundaknya dari belakang.


Saat Rony menoleh ke belakang dia langsung terkejut karena melihat Dex yang ada di sana.


"Yoo ... Bagaimana kabarmu! bisa bantu aku sebentar?" tanya Dex dengan tatapan mengerikan yang menatap Rony.


Rony yang ketakutan hanya bisa menganggukan kepalanya, dan menyetujui permintaan dari Dex.


"Baiklah lakukan saja apa yang aku minta! aku tidak kan melakukan sesuatu yang burik kok." ucap Dex.


Lalu dia mulai bertanya kepada Rony tentang ruangan Shea, Rony yang ketakutan mulai memberi tahukan dimana Shea berada saat ini.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2