
Setelah rapat yang panjang mengenai strategi yang akan di gunakan waktu pun berlalu dan para Hunter mulai bersiap untuk menjalankan strategi yang telah di buat.
"Aku akan pergi ke kapal persediaan, setelah aku mulai membuat penghalang kalian langsung lakukan serangan."
ucap Shizuka berjalan pergi.
Setelah kepergian Shizuka semua orang bersiap untuk melancarkan serangan.
"Apa perlengkapan ini tidak berlebihan?" kata Dex yang sedang mengenakan armor baja.
"Itu sebagai alat pertahanan setidaknya kau tidak akan mati jika terkena serangan monster itu." jawab Leon.
Steve kemudian menjelaskan kepada Dex, "Tenang saja tuan meski itu terbuat dari baja bahanya sangat ringan dan tidak akan membuat kau kesulitan."
"kalau begitu aku akan ke garis depan." kata Vito bersiap pergi terbang ke garis depan.
"Aku juga akan ke garis depan..." ucap Leon yang bertranformasi menjadi beast.
Setelah Leon bk bertranformasi menjadi sesosok serigala humanoid dia langsung melompat ke atas dan mengarah lebih dekat ke Kraken.
"Apa mereka hewan atau semacamnya kenapa mereka tidak menunggu kapal ini mendekat saja." gumam Dex.
"Hahahah mereka hanya ingin terlihat keren." jawab Steve
Lalu Fujito berkata, "Kita akan segera mendekati monster semua Hunter bersiap lah."
Setelah itu beberapa saat kemudian Shizuka dengan skill nya mulai menciptakan sebuah penghalang Es yang sangat besar yang mengintari Kraken dan para Hunter mulai masuk ke area penghalang untuk melakukan Raid kali ini.
Dex yang kagum melihat skill Shizuka lalu berkata, "Wah lihat itu luar biasa bagaimana bisa perempuan itu membuat es sebesar ini!"
"Meski ini luar biasa tetap saja aura yang di keluarkan sangat besar, mungkin saja nona Shizuka sedang kesulitan sekarang. Jadi kita juga harus bergegas." jawab Steve.
Lalu Dex dan Steve mulai berlari memasuki penghalang yang telah di siapkan oleh Shizuka.
Di dalam penghalang yang di ciptakan oleh Shizuka juga terdapat pijakan yang terbuat dari es agar semua Hunter dapat berdiri di sana.
Para hunter yang berjumlah sekitar 200 orang mulai berlari ke dalam penghalang.
Hunter yang di dominasi oleh anggota dari guild destroyer ini mulai bersiap menjalankan strategi.
Suara yang di keluarkan walkie tallkie.
"Semua hunter kumohon jalan kan sesuai strategi yang sudah di buat."
Suara yang di keluarkan oleh fujito menjadi tanda dimulainya Raid dongeon break kali ini.
Dan para hunter mulai menyerang Kraken yang ada didepan mereka.
Akan tetapi secara mengejutkan Kraken yang tidak agresif dan hanya berdiam diri selama ini mulai bergerak dan menyerang sebagian hunter dengan tentakel nya.
bugh bugh
"Ah sialan hampir saja aku terkena tentakel nya!" gumam Dex.
"Huh kenapa mendadak dia menjadi agresif?" tanya Steve yang kebingungan.
Setelah sekali serangan yang di lancarkan oleh sang kraken banyak dari hunter yang terbunuh karena terjepit di antara tentakel dan dinding es.
Setelah kejadian itu banyak hunter Hunter yang lari keluar penghalang karena ketakutan dengan apa yang terjadi.
__ADS_1
Teriak salah satu Hunter yang terkena serangan, "Arrghh sial kaki ku!"
"Aku tidak mau mati!"
Sembari berlari keluar penghalang.
Dari serangan yang di lakukan oleh Kraken, hunter yang berjumlah 200 orang sekarang hanya tinggal sekitar 157 orang dan mereka langsung lari keluar penghalang karena ketakutan.
Di dalam kapal
Fujito yang melihat itu berkata dengan rasa kesal, "Dasar para pengecut sialan kenapa mereka lari ketakutan seperti ini."
"Ah ... serangan monster itu menciptakan kerusakan besar di penghalang sekarang aku harus mengeluarkan lebih banyak aura."
ucap Shizuka yang terengah engah.
Di dalam penghalang
"Huh bagaimana ke adaan Leon saat ini?" tanya Shizuka.
"Bukankah kita saat ini tidak bisa mengkhawatirkan orang lain hahaha."
jawab Dex.
Saat mereka berdua berdua berbicara sebuah tentakel menghampiri mereka dengan cepat.
Serangan itu berhasil di tahan oleh Steve dengan menciptakan sebuah dinding tombak yang di satukan.
Steve yang kelelahan berkata dengan Terengah engah, "kugh ini terlalu keterlaluan bisa bisa aura ku habis sebelum melukai monster ini!"
"Hahaha terimakasih banyak Steve."
"Kugh ... Sialan!" ucap Leon yang kesakitan.
Orang yang terlempar adalah Leon bk yang terkena serangan tentakel Kraken.
"Woi Leon ... apa kau bisa membantu ku di sini?" tanya Steve sembari menghindari tentakel yang terus menyerang.
"Kughh sialan ... apa dia tidak melihat aku terhempas ke dinding!"
gumamnya
Sementara itu di sisi lain
"Woi gurita sialan kau memang bertubuh besar, kalau begitu akan ku Lawan kau sekuat tenaga." ucap Vito
berubah menjadi wujud humanoid.
Sesaat setelah berubah Vito langsung terbang ke atas dan mulai menyerang kepala bagian kirinya.
Akan tetapi sebelum mengenai nya sebuah tentakel datang dengan cepat dan mulai menghempaskan Vito ke dinding.
Dengan kedua tangan nya Vito memegang tentakel tersebut, dan kakinya mencengkeram ke arah dinding penghalang.
"Yo ... gurita aku sudah punya janji membawa mu untuk di jadikan sebuah takoyaki." memegang tentakel.
Setelah itu Vito mengerahkan kekuatan nya dan memegang tentakel itu dengan kuat dan menarik nya ke arah dinding dengan Kuat.
Hal tersebut mampu merobek tentakel tersebut sampai terlepas dari tubuh Kraken dan membuatnya kesakitan.
__ADS_1
Lalu Kraken berteriak kesakitan, "Grrr ... manusia sialan!"
Lalu sang kraken mengeras kan salah satu tentakel nya, tentakel yang
keras dapat sekeras sebuah baja.
Dan secara cepat tentakel itu mengarah kepada Vito, yang menyebabkan sebuah serangan dashyat dan membuat sebuah bolong di dinding penghalang.
Serangan itu membuat kulit dragon humanoid pecah dan bahkan melukai Vito.
"Kugh ... sialan bagaimana bisa serangan nya sekuat ini." ucap Vito yang terhempas ke luar penghalang.
Di sisi DEX dan lainya
Loen yang menyadari sesuatu berkata, "Hati hati tentakel nya mampu jadi mengeras dan itu sangat berbahaya!"
"Huh apa yang kau ka..."
Sebelum selesai berbicara sebuah tentakel segera cepat mengenai Steve dan membuat nya terhempas.
"Oi Leon ... bisa kau urus tentakel ini aku akan coba ke atas." ucap Dex yang berlari menaiki tentakel.
"Akan ku coba!" jawab Leon yang memegangi tentakel.
Akan tetapi sebuah tentakel datang dari arah lain dan mengenai telak Leon.
"Garrgh!"
Leon yang Terus-menerus di serang oleh tentakel tentakel tersebut, tetap memegangi salah satu tentakel yang mengeras.
Di sisi lain di tempat Steve, Steve yang terhempas dan pingsan mulai terbangun.
Dan saat setelah Steve membuka matanya sebuah tentakel tiba-tiba mengarah padanya.
"Kugh hampir saja."
"Sepertinya tangan kiri ku patah karena serangan tadi." Sembari berlari menjauh.
"Jika tentakel ini terus bergerak ini akan membahayakan kita semua yang ada di sini, aku harus memiliki sebuah cara." gumamnya.
"Skill Javelin rain!" Steve mengeluarkan skill yang mengarah ke tentakel di dekatnya.
Tombak yang mengenai tentakel itu mampu membuat tentakel itu tidak bisa bergerak karena menyatu dengan dinding penghalang.
"Kugh sial ... kenapa tentakel tentakel ini sangat besar." terus berlari.
Dan saat berlari secara tiba-tiba sebuah serangan muncul dari arah belakang yang menghempaskan steve
Dan membuat nya tak sadarkan diri.
Sementara itu di tempat DEX saat ini
DEX yang Terus berlari ke arah kepala Kraken terus di serang oleh para tentakel, akan tetapi dengan mudah DEX memotongnya dengan pedang yang dia miliki.
"Ugh apa mereka tidak ada habisnya?"
ucap Dex sambil berlari.
Bersambung.
__ADS_1