Kembali Ke Bumi

Kembali Ke Bumi
SEBUAH TANGAN RAKSASA


__ADS_3

"Oh iya ngomong ngomong soal Richard, akhirnya dia sudah mah untuk menyembuhkan kakinya!" Ucap David.


"Apa Shea sudah mengembalikan kakinya seperti semula?" tanya Dex.


"Iya ... Meski sedikit sulit karena kakinya hancur sudah cukup lama, tetapi akhirnya aku bisa menyembuhkan nya!" ungkap Shea.


"Wah itu sangat bagus sekali, dengan kehadiran Richard mungkin kalian dapat berlatih dan melakukan Raid Dongeon tanpa diriku!" ucap Dex.


Lalu tidak lama setelah Dex berkata seperti itu tiba tiba David mendapatkan sebuah telepon.


"Halo? Ada apa tuan Steve." tanya David.


"Ap-apa kau sudah melihat nya!" Coba lihat ke langit!" teriak Steve dengan nada panik.


Lalu dengan wajah sedikit terkejut dan tergesa gesa, David berlari ke arah jendela.


Mereka semua yang ada di dalam ruangan terkejut tidak termasuk Dex juga.


"Oi ada apa David!" teriak Dex.


Dengan cepat David membuka tirai jendela dan setelah membuka nya dia langsung melirik ke arah langit.


Tatapannya langsung berubah seketika menjadi sangat terkejut dan di penuhi keringat dingin.


Dengan tubuh berdiri dan penuh dengan rasa tidak percaya David mencoba berkata dengan nada yang terbata bata.


"Li-lihat itu!" ucap David sambil menunjuk ke arah langit.


Dengan cepat semua orang yang ada di sana mendekati jendela.


Lalu saat mereka melihat ke arah langit semua nya terkejut dan mengeluarkan keringat.


Dex yang melihat perilaku mereka tiba tiba berubah, kebingungan dan langsung bertanya.


"Oi ... Apa yang kalian lihat beri tahu aku!" ucap Dex.


"Ketua ... Ah tv!" Lia langsung berlari menghidupkan tv yang ada di ruangan.


Dan saat menghidupkan televisi, semua tayangan Chanel di seluruh dunia memiliki satu topik yang sama.


Yaitu sebuah tangan raksasa yang muncul dari gate hitam di atas langit.


Dex yang melihat hal itu langsung mengambil kesimpulan tentang apa yang di maksud oleh Nebula.


"Cih ... Apa itu ukurannya benar benar nyata?" gumam Dex.


Saat ini televisi menayangkan sebuah tangan yang mencoba keluar dari dalam gate.


Dengan ukuran yang sangat amat besar, tangan tersebut memiliki kemungkinan sebuah badan yang berukuran sabuah pulau.


Dan terlebih lagi tangan tangan raksasa itu muncul di setiap gate yang ada di seluruh dunia secara bersamaan.


Bahkan belum lama setelah kemunculan, Asosiasi Hunter langsung mengadakan sebuah pertemuan antara high ranker.

__ADS_1


Dan sesaat setelah itu Dex langsung mendapat telepon dari asosiasi hunter.


"Uh ... Tolong ambilkan handphone ku!" ucap Dex.


Lalu Lia mengambil kan smartphone milik Dex dan memberikan nya.


Setelah menjawab telepon dari asosiasi, Dex dengan tubuh yang belum stabil mencoba berdiri.


"Uah ... Ketua apa yang kau lakukan! Kau baru saja pulih."


ucap Lia yang berada di sampingnya.


"Tidak apa apa, aku baik biak saja keadaan di luar saat ini sedang kacau aku harus pergi ke pertemuan high ranker." ungkap Dex.


Lalu dia mencabut sendiri infusan miliki dan berjalan ke arah jendela.


Setelah mendekati jendela dia langsung berpamitan ke pada seluruh anggota.


"Kalian pergilah ke gedung guild dan bersiap lah untuk sebuah kemungkinan terburuk!" ucap Dex.


Lalu rambut Dex berubah menjadi panjang dan berwarna putih serta bola matanya yang berubah menjadi hitam.


"Itu ketua ada apa dengan wujudnya!" tanya Shea yang terkejut.


"Kalau begitu aku pergi dulu!" ucap Dex.


Dengan menggunakan wujud impact miliknya memungkinkan Dex untuk terbang di udara.


Lalu dengan kecepatan tinggi dia langsung menuju ke tempat pertemuan.


Dan mengira jika ketuanya saat ini memiliki 3 buah skill.


"Itu! Apa itu benar benar ketua." ucap David dengan wajah terkejut.


"Tidak yang lebih penting apa dia baru saja terbang?" ungkap Lia.


"Woi kalian! Ketua menyuruh kita untuk kembali ke guild, kita harus bergegas di saat seperti ini!" ucap Antony yang saat ini sudah ada di depan pintu ruangan.


"Baiklah aku akan menyusul aku harus mengurus beberapa administrasi rumah sakit ini!" ungkap Lia.


Lalu saat mereka berlari dan bergegas pergi untuk kembali ke guild.


Tiba tiba, Shea mendapatkan telepon dari kepala keluarga nya untuk pulang ke kediaman Darius fam.


"Ah iya baik.." ucap Shea sambil menutup teleponnya.


"Ada apa nona?" tanya Mina yang melihat Shea.


"Ini ... Aku baru saja mendapatkan telepon, dan kepala keluarga menyuruh diriku untuk pulang kerumah." ungkap Shea.


"Ah baiklah ... Shea kau pulang lah, biar aku yang menjelaskan kepada kedua nanti!" ucap David.


"Hem ... Mohon maaf jika aku tidak bisa membantu di Saat seperti ini!" ucap Shea berbicara sambil membungkuk.

__ADS_1


"Tidak masalah cepat lah, kau mungkin bisa mendapatkan masalah nanti!" ucap David.


Lalu Shea dengan cepat peri ke tempat yang menyediakan taksi.


Dan saat ini di tempat rapat darurat yang di keluarkan oleh asosiasi.


Terlihat banyak Hunter rank S dan bahkan para rank SS yang berdatangan.


Lalu terlihat Dex dengan sosok nya dalam wujud impact memasuki gedung aula.


Semua mata yang ada di sana tertuju pada Dex yang sedang berjalan.


Lalu Vito yang melihat temannya itu lansung berjalan menghampiri dan menyapanya.


"Yo ... Sobat apa kau tidur panjang untuk berubah menjadi menyeramkan?" tanya Vito yang melihat wujud Dex.


"Ah maaf soal ini aku sedikit lupa!" ucap Dex yang lupa menonaktifkan wujud impact nya.


Lalu tidak lama setelah terdengar suara speaker yang menjelaskan.


Jika saat ini asosiasi mengumumkan, semua orang yang memiliki skill di wajibkan untuk melakukan pertarungan saat kekacauan terjadi.


Dan juga pada high ranker di tugaskan untuk berada di posisi depan.


Setelah pembahasan dan rapat darurat yang cukup singkat itu presiden langsung membubarkan rapat.


Lalu saat ini di luar gedung rapat darurat.


"Apa kau akan kembali ke guildmu?"


tanya Vito yang berjalan di samping Dex.


"Ah Vito ... Iya semuanya menunggu jadi aku harus pulang kesana terlebih dahulu."


jawab Dex.


"Yah kau terlihat cukup gelisah ... Ngomong ngomong bagaimana keadaan mu?" tanya Vito.


"Aku sudah baik baik aja!" jawab Dex.


"Kalau begitu apa kau butuh sebuah tumpangan agar sampai dengan cepat?" ungkap Vito yang berubah ke wujud naganya


Dex yang melirik ke arah vito, langsung tersenyum dan berkata.


"Apa kau yakin? Bukankah kau harus menyimpan auramu?" tanya Dex.


"Naiklah! Aku sudah banyak berlatih sejak insiden yang terjadi di Indonesia!" ucap Vito.


Dex langsung berjalan mendekati ke arah Vito yang dalam bentuk naganya.


Dan dia langsung menaiki dan menungganginya, lalu Vito langsung terbang ke arah guild back to earth dengan kecepatan tinggi.


Terlihat saat ini di jalanan terjadi kemacetan yang sangat padat akibat pengumuman pengungsian yang di putuskan oleh asosiasi hunter.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2