
"Aku bisa aja mendekat! Tetapi seperti nya itu terlalu berbahaya." ucap Vito.
"Kalau begitu kau turunlah! aku akan melihat lebih dekat!" ucap Dex.
Dan dengan menghentakan kakinya ke badan Vito Dex langsung terbang dan melompat ke arah gate berada.
Vito yang terkejut dengan yang di lakukan oleh Dex, kehilangan kestabilan nya dan terjatuh turun depan di atas beberapa tank yang berada di bawahnya.
Para militer yang melihat hal tersebut sangat terkejut dan mengira jika naga Vito adalah seekor monster yang keluar dari dalam gate.
Semua orang yang ada di sana bersiap untuk menyerang Vito.
"Tunggu!" teriak Vito yang kembali ke wujud manusianya.
"Ah itu Hunter Rank SS Vito!" ucap seorang hunter.
Lalu seorang komandan militer yang ada di dekat sana, mendekat ke arah Vito.
"Anu ... tuan Vito apa anda kesini untuk membantu?" tanya militer itu.
"Ah sebenernya aku hanya mengantar Dex." ungkap vito.
Lalu Vito mengeluarkan sayap dari punggungnya.
"Aku harus kembali ke Amerika, galau bagaimanapun itu adalah negaraku." ucap Vito yang terbang dengan cepat.
"Kalian tidak perlu khawatir, ada Hunter Dex di depan sana!" teriak Vito sembari terbang menjauh.
"Ah apa dia baru saja bilang akan kembali ke Amerika? Apa dia bermaksud ingin terbang kesana." gumam komandan militer itu.
Lalu tidak lama setelah kepergian Vito dari tempat itu.
Sebuah raungan yang kencang keluar dari gate hitam yang ada di udara.
Lalu secara tiba tiba banyak tubuh yang berjatuhan, yang menimpa beberapa Hunter dan juga bangunan yang ada di bawahnya.
Mereka adalah Undead yang keluar dari dalam gate, bukan hanya di gate tempat Dex berada.
Tetapi di seluruh dunia juga terjadi hal yang sama, setelah terjatuh dan menimpa apapun yang ada di bawahnya.
Para Undead itu lekas bangkit dan menyerang apapun yang ada di depannya.
Semua orang yang ada di sana langsung berperang melawan para Undead yang terus terus bangkit dan bermunculan.
Bukan hanya itu Hunter dan orang orang yang terbunuh oleh para Undead itu akan bangkit menjadi Undead.
Sementara itu di tempat Dex berada saat ini.
"Huh aura yang terpancar di dalam gate ini sama persis seperti abyss! ini membuat ku sedikit bernostalgia." ucap Dex yang sedang terbang tepat di depan gate.
Lalu saat Dex melihat ke arah bawah terlihat banyak Hunter yang sedang bertarung dengan para Undead.
"Undead kah? Monster paling rendah di abyss, tidak ku sangka Demon lord menggunakan mereka untuk menyerang bumi.." gumam Dex.
__ADS_1
Dan tiba tiba sesosok hitam dengan cepat menerkam Dex, dan mendorong nya ke arah sebuah gedung secara bersamaan.
Gedung yang tertabrak Dex dan sosok itu langsung memiliki sebuah lubang besar.
"Cih ... Apa kau tidak bisa memberi aba aba sebelum menyerang?" ungkap Dex.
Dex berhasil memegang kepala monster itu, tepat saat dia hendak menerkam Dex.
"Gruuh ... Kau manusi?" ucap sosok itu.
Yang ternyata seorang Undead yang bermutasi, di bermutasi dan mampu memunculkan sebuah sayap.
Pada Undead yang bermutasi biasanya memiliki kemampuan bertarung jauh lebih kuat dari Undead biasa.
"Guraaaah ... Matilah Manus..." Sebelum Undead itu berteriak dengan cepat Dex menghancurkan tubuhnya dengan skillnya.
"Nebula power shoot!" ucap Dex.
Serangan itu menghancurkan seluruh gedung dan membuat sebuah lingkaran besar di tanah.
"Ah ... Apa aku terlalu berlebihan?" ucap Dex.
Terlihat saat ini para Undead berhasil menyebar ke berbagai tempat.
Bukan hanya itu banyak Undead yang bermutasi bermunculan.
Dan di suatu tempat di dekat Dex, terlihat sesosok Undead yang sangat berbeda dari yang lainya.
Lalu banyak mayat dari Hunter yang coba menyerang nya dan terbunuh.
"Kruk ... Apa hanya seperti ini, kekuatan para manusia? Cih terlalu lemah!" ucap Undead itu.
Lalu saat dia menoleh ke suatu arah, secara tiba tiba salah satu tangannya terpotong.
"Kughh... Sialan!" teriak Undead itu.
"Kau terlalu sombong dasar mayat hidup!" ucap orang yang memotong lengan Undead itu.
"Hoh ... Kemampuan berpedang mu cukup hebat, siapa kau Manusia?" tanya Undead itu.
"Aku Han! orang yang akan memenggal kepalamu, lebih baik kau ingat itu baik baik." ucap orang itu.
"Kuhahaha ... Menarik!" teriak Undead itu yang memulihkan lengannya kembali.
Setelah dia menyambungkan lengannya yang terputus, Undead itu langsung menggunakan skill nya.
Lalu katana yang di pegangnya menjadi sebuah pedang yang berukuran cukup besar.
Dan pertarungan di antara Han dan Undead itu tidak terelakan.
Lalu saat ini di suatu sel penjara, tempat dimana Giyu di kurung.
Terlihat banyak kerusuhan yang terjadi, bahkan beberapa tahanan di sana berubah menjadi Undead.
__ADS_1
"Cih ... Apa yang terjadi di luar sana." gumam Giyu.
Giyu di tahan di ruangan khusus, dan kemananan yang ketat, dan penjagaan yang sangat kuat.
Tetapi sebuah Serengan tiba tiba menghancurkan dinding ruangan sel yang di tempati giyu.
Terlihat sesosok Undead dengan mutasi yang berbeda dari biasanya.
Tubuh Undead itu Berutuh gorila dengan kepala singa, dan membawa sebuah kapak besar.
Dan di sampingnya terlihat undead
Seukuran anak kecil yang membawa sebuah pedang di pundaknya.
"Karion tugas kita hanya membebaskan manusia itu!" ucap Undead kecil itu.
"Huh ... Membosankan sekali." gumam Undead dengan penampilan gorila.
Lalu mereka menghampiri giyu, dan Undead yang berwujud gorila mulai memotong rantai penahan Giyu.
"Siapa kalian?" Tanya giyu dengan wajah serius.
"Hahaha kami adalah jendral dari mayat hidup!" ucap Undead gorila.
"Aku bertanya siapa yang mengirimu?" tanya Giyu.
"Tentu saja tuan Sebastian yang mengirim kami!" ucap Undead itu.
Lalu dengan cepat rantai yang menahan giyu secara tiba tiba berada di leher Undead besar itu.
Dengan cekikan yang kuat Undead itu terkejut.
"Apa yang kau lakukan sialan?" Lalu Undead itu menarik giyu dan membantingnya ke arah dinding.
Dengan kedua kakinya gitu berpijak di dinding dan membuat retakan.
"Rasakan ini!" teriak giyu yang membongkar tembok dan melempar nya ke arah Undead itu.
Dengan kapak nya dia membelah tembok itu menjadi dua bagian.
Tetapi saat Undead itu fokus, dengan cepat giyu berada tepat di depan kepalanya dan menendang lehernya.
Kepala Undead itu berhasil terputus dari badannya.
"Huh selanjutnya kau..." Sebelum selesai berbicara, secara cepat satu Undead lainnya berada tepat di samping giyu.
Dan mengarah kan pedangnya tepat di leher giyu.
"Huh!" giyu yang Terkejut dengan hal itu, Lansung di kejutkan dengan Undead besar yang kembali bangkit dan memasang kepalanya sendiri.
"Hah ... Dasar merepotkan, sepertinya aku harus mengganti kepala yang baru!" ucap Undead yang bangkit sembari menyeringai.
Bersambung.
__ADS_1