Kembali Ke Bumi

Kembali Ke Bumi
MEMBERITAHUKAN RAHASIA


__ADS_3

Setelah pertarungan antara hunter dan 3 pilar saat ini di Amerika terlihat Sam dan beberapa hunter yang berhasil selamat dari Gate itu keluar.


Dan dengan wujud bertarungnya tubuh Sam masih terlapisi oleh Serat baja di di seluruh tubuhnya.


Dia menjelaskan apa yang terjadi di dalam gate.


Ifrid yang sedang bertarung mati matian dengannya secara tiba tiba mengamuk dan pergi dari tempat bertarung begitu saja.


"Huh begitulah kira kira data data yang kita dapatkan di dalam Gate raksasa itu!" ucap Presiden asosiasi Hunter yang sedang siaran langsung di tv.


Lalu saat ini di tempat Dex salah satu rumah sakit di negara Indonesia.


"Apa tubuhmu baik baik saja bung?"


tanya Vito yang membawakan minuman untuk Dex.


Sembari mengambil minuman yang di bawakan Vito Dex langsung berkata,


"Yah aku sih cuma kehilangan kesadaran sementara saja karena kecapean." ucap Dex.


"Bagaimana keadaan Benet dan Rian?" tanya Dex.


"Yah untuk si nenek lampir itu sekarang sudah pulih bahkan dia sudah pulang dan pergi ke negaranya!"


"Lalu dengan Rian?" Menaruh gelas.


"Dia terluka dalam cukup parah jadi ku rasa perlu beberapa hari untuk pulih." ucap Vito berjalan ke arah jendela.


Dia membuka gorden dan melihat ke arah langit sembari menghela napas.


"Apa kau mau menjelaskan tentang Demon lord?" tanya Vito dengan nada serius.


"Apa kau punya rokok?" ucap Dex.


"Huh ... Dasar, kau itu sedang menjadi pasien apa kau tahu?" Vito memberikan sebatang rokok dan korek kepada Dex.


"Yah sudah lama sekali sejak aku merokok." Dex menyalakan rokok dan mulai bercerita.


"Apa kau bisa menjaga mulutmu?"


tanya Dex.


"Aku akan memegang janji, kau tenang saja." Vito menatap dengan wajah serius.


"Baiklah, kau mungkin tidak akan percaya dengan apa yang aku katakan. Aku dulu pernah terjebak di abyss tempat di mana Demon lord dan monster monster hidup!"


"Huh?" Vito kebingungan.


"Aku bahkan sudah hidup jutaan tahun di abyss tapi, suatu hari tiba tiba aku mendapat misi untuk menghabisi Demon lord."


"Lalu aku berhasil membunuh Demon lord dan kembali ke bumi kita!"


"Hah lalu kenapa para monster itu bilang kalau Demon lord akan menghancurkan bumi?" tanya Vito.


"Aku juga tidak tahu bung, yang ku tahu aku telah membunuh Demon lord."

__ADS_1


"Mungkin saja Demon lord yang mereka maksud itu berbeda." ucap Dex menghela napas.


"Hah kau benar aku bahkan hampir tidak bisa mempercayai perkataan yang kau keluarkan." ucap Vito.


"Tapi aku tahu kau tidak berbohong kepadaku." Vito menepuk pundak Dex.


Lalu berjalan ke arah pintu, dia membuka pintu dan keluar sembari berkata.


"Akan ku jaga janjiku kau tenang saja teman, jaga dirimu!" Dia berjalan pergi.


Dex menatap ke arah jendela sambil menghela napas dalam.


"Huh ... Kenapa juga aku cerita kepada Vito." gumamnya.


Lalu 2 hari telah berlalu dan saat ini meski Rian sedang di rumah sakit.


Akan tetapi guild ASKEA tetap menjalankan acara yang mereka lakukan tiap tahun.


Saat ini di seminar banyak Hunter Hunter yang berdatangan.


Banyak guild guild kecil yang merekrut para Hunter baru atau orang orang yang berbakat.


Lalu Dex dan anggota guild Back To earth saat ini sedang berdiri di lantai dua untuk melihat beberapa orang yang berbakat.


"Huh semua yang ada di sini biasa saja!" ucap Dex menghela napas.


"Ketua aku akan turun dan mendekat siapa tahu ada beberapa Hunter yang memiliki potensi di sana." Antony dan David berjalan pergi.


"Kau mau makan?" tanya Dex kepada Lia.


"Kita ke cafe di depan sana seperti nya ada beberapa makanan enak." ucap Dex berjalan


Lia langsung mengikuti Dex untuk pergi ke cafe yang ada di dekat sana.


Mereka duduk dan memesan makanan.


Lalu tidak lama kemudian Dex secara tidak sengaja melihat Shea dan beberapa Body guard nya sedang duduk dan makan.


"Ah bukankah itu Hunter Shea?" ucap Dex yang melirik ke arah Shea.


"Hem? yah setahu diriku dia itu adalah anggota dari guild ASKEA."


ungkap Lia.


"Tunggu di sini aku akan berbicara sebentar dengannya!"


Dex berdiri dan beranjak mendekati Shea.


Dia langsung menyapa Hunter Shea saat sudah mendekati ke mejanya.


"Ah ... Halo nona Shea?" ucap Dex sambil tersenyum.


Shea yang melihat Dex di depannya terkejut.


"T-tuan Dex apa kau datang ke seminar juga?" tanya Shea.

__ADS_1


"Yah itu benar aku mencoba untuk mencari beberapa anggota untuk Guild ku!" ucap Dex.


"Tuan Dex silahkan duduk kami akan pindah ke kursi lain!" ucap Han dia dan para bodyguard berdiri dan pindah.


"Terimakasih!" Dex langsung duduk.


"Owh ... Iya aku dengar kau membuat sebuah guild yang bernama back to earth, kan?" tanya Shea.


"Hahaha iya meski masih menjadi guild kecil setidaknya itu sudah seperti sebuah rumah bagiku!" ucap Dex.


"Apa aku boleh bergabung?" Shea bertanya dengan mata berbinar binar.


"A-apa huh?" Dex yang mendengar itu terkejut dan kebingungan.


"Bukankah kau sudah bergabung dengan guild ASKEA?" tanya Dex.


"Ah soal itu, sebenarnya aku hanya melakukan kontrak sementara sampai menemukan guild yang cocok untuk aku bergabung." ungkap Shea.


"Wah itu membuat aku sedikit terkejut, bukankah Rian menemui dirimu secara langsung saat di gedung asosiasi Hunter negara x?"


tanya Dex.


"Iya tetapi aku menolak dia dengan halus, meski dia memaksa dan menawarkan kontrak sementara dengan ku." jawab Shea.


"Kalau begitu aku akan menerima kau sebagai anggota dengan senang hati!" Dex tersenyum.


Lalu mereka berjabat tangan. Dex beranjak pergi ke tempat Lia.


Setelah itu Dia melanjutkan untuk mencari beberapa Hunter di seminar.


Ada 2 orang yang sangat membuat Dex tertarik.


Dex secara pribadi lansung datang dan mencoba merekrut mereka, dengan wajah penuh kejut mereka kaget karena di rekrut oleh seorang SS rank.


Kedua orang itu memiliki nama Mina dan Ramzi.


Secara langsung Antony menyuguhkan surat kontrak yang mereka bawa.


Tanpa berpikir panjang kedua orang itu langsung menyetujui dan menandatangani surat kontrak dari guild Back to earth.


"Baiklah kalau begitu! Kuputuskan aku akan membeli sebuah Bus dengan Mesin dan Desain mobil sport!" ucap Dex dengan menyeringai.


"Huh?" Lia kebingungan dengan apa yang baru Dex katakan.


"Apa kau bisa mengurus itu Lia?" Tanya Dex dengan mata yang mengharapkan.


"Ketua apa kau tahu kalau hal seperti itu biasanya memakan banyak uang, terlebih kau ingin sebuah kostum mobil sport!" ucap Lia memegang keningnya.


"Apa keuangan guild kita tidak mencukupi?" tanya Dex.


"Bukan seperti itu, tapi apa kau yakin?" tanya Lia.


"Hahaha kalau begitu tunggu apa lagi!" Dex menyeret tangan Lia.


Mereka Semua langsung keluar dari tempat seminar di ikuti oleh kedua anggota baru.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2