Kembali Ke Bumi

Kembali Ke Bumi
HARI YANG DAMAI


__ADS_3

"Itu sudah keputusan yang benar! Kau tahu trauma dan jika luka yang dia derita cukup parah."


ungkap Richard.


"Yah aku mengerti, tetapi aku tidak menyangka orang seperti Steve bisa menjadi penjahat seperti itu!" ucap Antony.


"Yah ... Tapi ku dengar David tetap bekerja di guild!" ucap Richard.


"Baguslah! Cepat kita akan tertinggal jauh!" lalu Antony mulai mempercepat larinya setelah mendengar apa yang di ucapkan oleh Richard.


Setelah dua hari berlalu para anggota guild yang melakukan latihan Dengan Vito terlihat sangat lusuh dan kelelahan.


Lalu saat mereka sedang berlatih tiba tiba dari arah belakang mereka terlihat David yang sedang berjalan mendekat di bantu oleh kekasihnya.


"Yoo ... semuanya kenapa kalian terlihat seperti pecundang?" tanya David kepada seluruh anggota.


Semua orang yang mendengar suara itu lalu menoleh ke sumber suara.


Dan semua nya terkejut melihat David ada di tempat itu.


"David?" ucap Lia.


Semua orang bergegas berlari mendekati ke arah David berada saat ini.


"David apa yang kau lakukan di sini, bagaimana ke adaan mu?" tanya Lia sembari berjalan mendekat.


"Ah ... aku sudah baik baik saja kok, hanya perlu beristirahat, lagi pula aku bahan sudah kembali ke rumah." ungkap David.


"Apa! kenapa kau tidak memberi tahukan kepada kami kalau kau sudah di perbolehkan pulang!" ucap Antony.


"Hahaha ... santai saja lagi pula kalian sedang sibuk< terlebih aku juga di bantu oleh ketua." ungkap David.


"Cih ... ketua sialan itu, kenapa tidak mengabari kami." gumam Lia.


"Ah ... iya aku hampir saja lupa, Ramzi Antony, bisa tolong ambilkan makanan di mobil kebetulan sebelum ke sini aku membeli beberapa untuk kalian." ungkap David.


"Hahaha itulah karya yang aku tunggu tunggu dari tadi!" ucap Antony.


"Dasar kau ini!" ucap David sembari tersenyum.


Lalu saat ini di tempat asosiasi, terlihat semua petinggi sedang melakukan rapat tentang informasi yang mereka dapatkan dari Abraham.


"Baiklah hunter Dex!" ucap Presiden.


"Bisa kau jelaskan semua yang kayu ketahui, dan siapa Undead di sampingmu itu?" tanya presiden asosiasi Hunter.


Terlihat di sana ada beberapa Hunter Rank SS yang datang untuk mengamankan situasi.


"Newbie sebaiknya kau tidak melakukan hal hal yang aneh, atau kau akan berurusan denganku!" ucap Benet sembari menggertakan giginya.

__ADS_1


"Dia benar tuan Dex, jangan membuat jawaban yang tidak pasti, ataupun mencoba berbohong!" ucap Fujito.


"Hahaha ... Aku ingin bertarung denganmu!" ucap salah Seorang Rank SS asal India.


Dex hanya tersenyum lalu berdiri, setelah itu ia lekas membuka mulutnya dan berkata,


"Baiklah ... Apa kalian percaya aku seorang Dewa?" ucap Dex.


Lalu semua orang yang ada di sana Langsung tertawa setelah mendengar apa yang di ucapkan oleh Dex.


Bukan hanya itu, bahkan Benet dan Hunter Rank SS India sudah mulai bersiap menyerang Dex.


Akan tetapi Fujito lalu berkata dengan lantang, "Berhenti tertawa!" ucap Fujito.


Lalu semua orang yang ada di sana langsung diam dan memasang wajah yang terkejut.


"Perkataan nya tidak berbohong!" ungkap Fujito.


"Apa! Apa maksudmu dia berbicara jujur?" ucap salah seorang petinggi.


"Ya!"


Setelah mendengar apa yang di ungkapkan oleh Fujito semua orang yang ada di saja langsung menjadi sangat terkejut dan tidak percaya dengan apa yang dia dengar.


"Hunter Dex, bisa kau jelaskan secara rinci!" ucap Presiden asosiasi Hunter.


Lalu Dex mulai melanjutkan pembicaraan nya, dia mengungkapkan identitas dari Abraham.


Sampai pada akhirnya dia berhasil membunuh Demon lord dan kembali ke bumi seperti saat ini.


"Lalu apa maksudmu dengan Kau Seorang dewa?" tanya Presiden.


"Apa kau ingat tentang dewa matahari?" ucap Dex.


Dex lalu menjelaskan, bahwa dirinya telah memasuki tahap dan syarat menjadi seorang dewa.


Dan Zelusa sebagai dewa matahari menjebak Dirinya agar bisa menjadi seorang dewa demi kepentingan dirinya.


Zelusa berniat untuk membunuh Dex dan Demon lord, dan menguasai satu alam.


Karena hal itu adalah Syarat untuk menjadi seorang emperor, atau Dewa yang memimpin para dewa.


Setelah mendengar apa yang di ucapkan Dex, lalu presiden asosiasi Hunter mulai menoleh dan melirik ke arah Fujito.


Dia yang tidak melihat adanya kebohongan dari Dex hanya bisa mengangguk dan berkata jika Semua yang di katakan oleh Dex adalah kebenaran.


"Ah aku hampir lupa! Aku punya planning untuk mencegah rencana dewa matahari!" ungkap Dex.


"Rencana?"

__ADS_1


"Tidak aku hanya bermaksud melawannya saja!" ungkap Dex.


"Hah? Apa kau bermaksud melawan dewa matahari sendirian?" ucap Presiden dengan nada Terkejut.


"Tidak juga kita lihat nanti saja, ah iya ... Fujito bisakah kau menemui ku setelah ini ada beberapa hal yang ingin aku bicarakan!" ucap Dex.


Lalu setelah itu rapat di lanjutkan sampai selesai dan saat ini di belakang gedung di depan sebuah vending mechine.


Terlihat Dex, Abraham dan juga Fujito berada di sana.


"Apa yang ingin kau bicarakan denganku tuan Dex?" tanya Fujito.


Lalu Dex melempar minuman kopi kepada Fujito lalu berkata,


"Minumlah dulu, tidak perlu terlalu formal begitu, kau tahu kan aku orangnya seperti apa." ucap Dex.


"Kau mau minum tidak Abraham?" tanya Dex.


Sembari tersenyum Abraham menganggukkan kepalanya.


"Baiklah aku pilihkan kau Kopi, sebagai laki laki kamu wajib minum ini hahaha..." ucap Dex.


Lalu setelah itu mereka pergi duduk di taman di depan gedung Asosiasi.


"Hah ... Udara yang damai memang sangat menyegarkan." gumam Dex sembari menghela napas.


"Kau benar guru, rasanya sangat berbeda di banding abyss." ucap Abraham.


"Yah ... Meski masih ada beberapa hal yang menggangu diriku, tapi saat ini terasa sangat rileks untuk sementara." ungkap Dex.


"Ehem ... Tuan Dex apa yang mau kau bicarakan denganku, aku ada beberapa urusan di Jepang bisakah kau langsung bicara?" tanya Fujito kepada Dex.


Lalu Dex melirik ke arahnya dan berkata, "Ah maaf soal itu, apa kau tahu tentang Dewa Kehancuran?" tanya Dex kepada Fujito.


"Tentu saja, aku memiliki kemampuan yang di berkahi olehnya." jawab Fujito.


"Lalu apa kau tahu tentang apa yang terjadi sebelumnya aku membunuh Steve?" tanya Dex.


Lalu Fujito hanya berdiam diri dan menggelengkan kepalanya, yang berarti dia tidak mengetahui apa yang di ucapkan oleh Dex.


"Dia mendapat kekuatan yang jauh lebih kuat dari sebelumnya, itu di sebabkan saat kau menjadi seorang Avatar!" ungkap Dex.


"Apa maksudmu, seperti kak Shizuka yang mendapat Awaken?" ucap Fujito.


"Yah kira kira seperti itu, apa kau ingin lebih kuat? Maksud ucapanku Awaken?" tanya Dex kepada Fujito.


"Lalu apa yang harus aku lakukan?" tanya Fujito kepada Dex.


"Sebenernya aku mengenal Dewa yang mempunyai julukan Destroyer, siapa tahu aku bisa membantu dirimu!" ungkap Dex.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2