Kembali Ke Bumi

Kembali Ke Bumi
TANGAN KIRI DEMON LORD


__ADS_3

"Lalu apa kau tahu tentang apa yang terjadi sebelumnya aku membunuh Steve?" tanya Dex.


"Dia mendapat kekuatan yang jauh lebih kuat dari sebelumnya, itu di sebabkan saat kau menjadi seorang Avatar!" ungkap Dex.


"Apa maksudmu, seperti kak Shizuka yang mendapat Awaken?" ucap Fujito.


"Yah kira kira seperti itu, apa kau ingin lebih kuat? Maksud ucapanku Awaken?" tanya Dex kepada Fujito.


"Lalu apa yang harus aku lakukan?" tanya Fujito kepada Dex.


"Sebenernya aku mengenal Dewa yang mempunyai julukan Destroyer, siapa tahu aku bisa membantu dirimu!" ungkap Dex.


Setelah mendengar ucapan dari Dex Fujito yang mendengar hal itu langsung terkejut, bahkan Abraham yang meminum kopi langsung menyembur minumannya Dari mulut.


"Apa kau serius tuan Dex? maksudku apa benar kau mengenal seorang dewa?" tanya Fujito.


"Hei apa kau baru saja meremehkan diriku, aku juga seorang dewa lho!" ucap Dex.


"Ah aku juga sedikit lupa namanya, kalau tidak salah namanya So ... so-sosis?" gumam Dex.


"Huh?" ucap Fujito yang kebingungan.


Lalu muncul sebuah notifikasi sistem yang berasal dari dewa Destroyer yang kesal karena Dex melupakan namanya.


"DING, DEWA KEHANCURAN MARAH KARENA SESEORANG SALAH MENYEBUTKAN NAMANYA."


Fujito yang melihat notif itu langsung terkaget karena dewa Destroyer benar benar muncul.


Lalu Fujito bertanya kepada Dex, bagaimana cara agar dirinya dapat bertambah kuat, dan juga bertemu dengan dewa kehancuran.


Dex berdiri kemudian mendekat ke arah Fujito lalu memegang pundaknya dan menatap wajah fujito.


"Tuan?" tanya Fujito yang terkejut dengan apa yang di lakukan Dex.


Lalu dengan wajah konyol miliknya Dex berkata, "Aku tidak tahu cara untuk menemui si sosis itu, aku hanya memberi tahu dirimu untuk membantu." ungkap Dex.


Lalu setelah itu Dex kembali ke kursinya dan mulai memberikan sesuatu kepada Fujito.


"Yang jelas ambil ini, mungkin akan membantu dirimu itu adalah patahan pedang milik Sora! Aku mendapat nya saat berlatih tarung dengan ya." ucap Dex.


"Jadi namanya Sora, dan bahkan kau bertarung dengannya?" gumam Fujito.


"Yah meski bukan pertarungan nyata, tetapi aku akui dia sangat kuat." ungkap Dex.


Lalu notifikasi sistem muncul kembali.


"DING, DEWA KEHANCURAN SORA BANGGA AKAN DIRINYA DAN MEMBUSUNGKAN DADANYA."

__ADS_1


"Kuhaha ... Lihat bocah itu, dia sangat narsis!" ucap Dex sembari tertawa.


Fujito yang melihat itu hanya bisa tersenyum dengan apa yang dirinya lihat saat ini.


Lalu saat ini di abyss, lebih tepatnya di kastil raja iblis setelah pertarungan antara Dex dan Sebastian.


Demon lord yang semakin murka mulai mendatangi salah satu penjara terketat di Abyss.


Nama penjara itu adalah death jail. Sebuah penjara yang berisi kematian untuk setiap monster yang melawan kehendak Demon lord.


Saat ini di depan sebuah sel tahan, yang terlihat sangat berbahaya.


"Diablo ... Sudah lama sekali sejak aku melihat dirimu!" ucap Demon lord.


Lalu Diablo yang mendengar suara tuannya langsung menoleh ke arah sumber suara.


Setelah itu dia lekas berjalan menghampiri pembatasan ruangan sel.


"Kukuku ... Ada apa yang mulia, sampai datang kemari secara pribadi?" tanya Diablo.


"Kau pasti sudah mengetahui tentang kematian sebastian, belum lama ini bukan?" ucap Demon lord.


Dengan wajah menyeringai Diablo hanya tersenyum tanpa mengeluarkan sepatah katapun kepada Demon lord.


"Sekarang, kau aku tugaskan untuk menghabisi orang itu!" ujar Demon lord.


Setelah mendengar perkataan Diablo, Demon lord langsung murka dan mengeluarkan tekanan luar biasa.


Sampai pagar sel tahanan yang sangat kuat menjadi retak, akibat tekanan kuat dari Demon Lord.


"Sialan! Apa kau berani membantah perintah dariku?" tanya Delon lord.


Kemudian Diablo langsung menundukan kepalanya, dan berkata.


"Tentu saja tidak yang mulia, sebagai tangan kiri yang sangat berbakti aku akan menjalankan perintah darimu ... Kukuku." ucap Diablo.


Setelah itu Demon lord kembali ke singgah sananya di kastil, sementara itu Diablo yang terbebas dari sel nya.


Langsung pergi ke kediamannya, ke sebuah mansion tua yang menjadi tempat tinggal nya.


Lalu pintu terbuka dan terlihat beberapa orang wanita pelayanan, yang membukakan pintu.


Diablo lalu memasuki mansion dan menuju ke arah tempat dimana dia menyimpan semua senjata miliknya.


"Kuhahaha ... Apa kabar, grow?" tanya Diablo yang melirik ke arah salah satu senjata miliknya.


"Setelah 3 juta tahun aku di kurung akhirnya, aku bisa kembali menemui dirimu." gumam Diablo.

__ADS_1


Lalu dia mulai menghampiri ke arah senjata miliknya.


Setelah itu dia mengambil senjata miliknya dan menatap sembari berkata.


"Bukankah saat nya kita merebut kembali Julukan kita sebagai kehancuran?" tanya Diablo kepada senjata miliknya.


Lalu Dia memasang wajah kesal, karena saat ini senjata miliknya tidak mampu menjawab perkataan nya.


"Cih ... Awas saja kau aku akan segera kembali menemui dirimu!"


Lalu saat ini lima hari telah berlalu sejah Dex memberi tahukan identitas dirinya kepada seluruh anggota guild.


Terlihat David juga yang sudah siuman dan beraktivitas normal bahkan membantu kegiatan para anggota.


"Wah wah ... Tidak ku sangka kalian bisa melewati latihan ekstrim seperti ini!" ucap Dex yang berjalan menuju ke arah para anggota guild.


"Ketua?" ucap Shea yang terkejut melihat kedatangan Dex.


"Yo ... Apa kalian semua baik baik saja?" tanya Dex.


Lalu semua orang yang ada di sana langsung berhenti melakukan sesuatu dan menoleh ke arah Dex.


"Hahaha ... Lihat diriku apa aku terlihat tidak baik baik saja hah?" ucap Lia yang menyombongkan diri nya.


"Kau memang selalu seperti biasanya!" ucap Dex kepada Lia sembari mengelus kepala nya.


Lalu Vito sebagai pelatih nya mendekati Dex dan berkata,


"Sepertinya tugasku di sini sudah selesai, aku sudah mendengar semuanya dari presiden tentang rapat kemarin." ucap Vito.


"Ah ... Terimakasih, atas semuanya." ucap Dex sembari membungkuk.


"Haha ... Tidak masalah bung, kalau begitu aku boleh pergi sekarang bukan?" tanya Vito.


"Yah terimakasih sekali lagi." ucap Dex.


Lalu Vito langsung bertranformasi ke wujud hybrid nya dan terbang.


Dex lekas mendekat ke setiap anggota guild yang ada di sana.


"Baiklah saat nya, kita tes apakah berhasil atau tidak." ucap Dex.


Dex langsung mengalirkan seluruh tenaga, dan juga mulai menjadikan para anggota guild julukan Avatar Dewa waktu.


Lalu sistem notifikasi muncul di depan semua anggota guild.


"DING, ANDA TELAH MENERIMA BERKAT DARI DEWA WAKTU, ANDA TELAH MENJADI SEORANG AVATAR."

__ADS_1


bersambung.


__ADS_2