Kembali Ke Bumi

Kembali Ke Bumi
PERTARUNGAN 2 PENGKHIANAT


__ADS_3

"I-itu bukankah dia Undead! apa maksudmu Hunter Dex?" tanya Presiden asosiasi Hunter.


Lalu dengan nada sedikit gugup Abraham mulai membuka mulutnya dan berkata di depan kamera.


Dia mengungkapkan tentang siapa dirinya, dan juga dia mengungkapkan semua rencana jahat yang akan di lakukan oleh Demon lord.


Serta sebuah rahasia di balik munculnya gate hitam besar yang ada di bumi saat ini.


"Gate itu muncul karena Demon lord bekerja sama dengan dewa matahari!" ungkap Abraham.


"Huh dewa matahari, kenapa seorang dewa malah membantu rencana jahat Demon lord?" tanya Dex.


"Aku juga tidak tahu detailnya ... tetapi yang jelas, saat itu Demon lord dan tangan kirinya melakukan pertemuan dengan dewa matahari." ungkap Abraham.


"Hei Undead apa kau bisa di percaya? lagi pula kenapa kau mau memberi tahu rahasia seperti ini kepada musuhmu!" tanya presiden asosiasi.


Lalu Dex langsung menyela perkataan presiden asosiasi.


"Pak tua, kau tenang saja aku bisa bertanggung jawab ... dan perkataannya sudah pasti adalah sebuah kebenaran!" ucap Dex.


"Tapi dari mana kita bisa mempercayainya?" tanya presiden.


"Soal itu akan aku jelaskan nanti yang jelas suruh semuanya bersiap siap!" ungkap Dex.


"Baiklah..." lalu video call langsung di putus dari seluruh dunia.


Dan sesaat itu tiba tiba dari arah belakang Dex dan yang lainya terjadi sebuah ledakan.


Gedung asosiasi yang di tempati Dex saat ini menjadi cukup kacau dan hancur.


"Cih sialan! Dasar monster sampah berani kau memberi tahu rahasia antara Demon lord dan tuan Zelusa!" ucap orang itu.


Orang itu mulai berjalan mendekat ke arah Dex dan lainya, dia mulai keluar dari asap tebal yang di sebabkan oleh puing puing bangunan.


"Huh ... Steve?" ucap David yang terkejut yang melihat orang itu adalah Steve.


"Berisik matilah!" ucap Steve.


Dia secara cepat berada di depan David, dan dengan tombak Javelin miliknya dia menusuk perut David.


"Kugh..." David mulai mengeluarkan darah dari perutnya dan mulut nya.


Semua orang yang ada di sana berteriak nama David.


Lalu Dex yang melihat hal itu langsung terkejut, dia tidak percaya dengan apa yang dia lihat.


"David? Sialan ... A-apa kau baru saja menusuk David? Steve!" tanya Dex Dengan wajah penuh emosi.


Dengan cepat Dex berlari ke arah David, setelah di pastikan bahwa David masih hidup.


Dex memerintahkan Ramzi dan Mina untuk membawa David ke rumah sakit.

__ADS_1


Saat mereka berdua berlari mendekat lalu Steve, dengan mengeluarkan Javelin rain, untuk menyerang mereka berdua.


Dengan cepat seluruh tombak yang ada di sana di tangkis.


Abraham yang menangkis semua tombak itu dengan Cepat lalu berkata.


"Guru! Pergilah ada kemungkinan Sebastian sudah mulai memasuki bumi dengan pasukannya." ungkap Abraham.


"Tapi?"


"Biar aku yang mengurusi pengkhianatan umat manusia! Ini adalah urusan dua penglihatan." ungkap Abraham dengan penuh percaya diri.


Lalu Dex yang mendengar itu langsung bergegas membopong tubuh David ke arah mobil.


Di saat Dex sedang mencoba mendekati mobil sebuah tombak menuju ke arahnya dengan cepat.


Lalu dengan mudah tombak itu di belokan oleh Abraham yang sudah ada di depan tombak itu.


"Kau lawanku sialan!" ucap Abraham kepada Steve.


"Cih akan kubunuh kalian semua sini!" ungkap Steve.


Setelah memasukkan David ke mobil Ramzi dan Mina langsung menancap gas dan beranjak pergi dari tempat itu.


Lalu Dex melirik ke arah belakang sembari berkata kepada Steve dan Abraham.


"Abraham, habisi dia!" Dengan matanya Dex memerintahkan dengan penuh emosi.


"Baiklah manusia, meski aku tidak memiliki dendam terhadapmu tetapi kau harus di letakkan." ucap Abraham.


"Kuhaha ... sialan spesies seperti kau ingin membunuhku yang adalah seorang Avatar Dewa?" tanya Steve.


"Lihat kemana sih?" ucap Abraham yang secara cepat berada di sampingnya.


Dengan cepat Abraham mengeluarkan pedangnya dari sarung, lalu menebas leher Steve.


"Huh?" ucap Steve sambil tersenyum.


Lalu sesaat setelah pedang Abraham hampir menyentuh leher Steve.


Dengan cepat sebuah tombak muncul dari bawah tanah dan berhasil menahan serangan Abraham.


Serta Abraham yang terkejut terkena sedikit sayatan dari tombak itu di bagian pipinya.


"Cih..." Abraham melompat ke belakang.


"Hahaha menarik, kau bisa menghindari itu dengan cepat ... Lalu bagaimana dengan ini?" tanya Steve yang mengeluarkan skill nya.


Javelin rain yang jumlahnya jauh lebih banyak dari sebelumnya mulai menghujani Abraham dengan kecepatan tinggi.


Disaat Abraham Sedang sibuk menangkisi tombak yang terus berdatangan.

__ADS_1


Lalu dari di arah belakangnya terlihat Steve yang bersiap menyerang.


Dia langsung menusuk Abraham dengan Javelin di bagian jantung.


"Kau sedang apa sih?" ucap Abraham yang ternyata ada di belakangnya.


Dan Steve terkejut dengan apa yang dia lihat, saat ini dia hanya sedang menusuk sebuah jubah tanpa tubuh.


"Baiklah selamat tinggal!" ucap Abraham dengan cepat menebas leher Steve.


Sesaat setelah lehernya terpenggal, Abraham mulai menyarungi kembali pedangnya dan mulai berjalan pergi.


Tetapi secara mengejutkan sesuatu keluar dari mayat Steve, sebuah tubuh yang di selimuti api panas.


Dengan semua yang di sekitarnya terbakar menjadi abu dan dataran yang di injak nya menjadi magma.


Sosok itu adalah Steve yang berevolusi karena Kemampuan Dewa matahari.


"Kuhaha ... Inikah, inikah tubuh abadi itu?" gumam Steve yang sedang melihat tubuhnya sendiri dengan rasa kagum.


Abraham yang melihat hal itu terkejut dan mulai bersiap di posisi menyerang.


Tetapi dengan cepat sebuah tombak yang di penuhi kobaran api memutuskan lengan kirinya.


"Kugh..." ucap Abraham yang ke sakitan.


"Sial aneh sekali kenapa aku tidak bisa beregenerasi?" gumam Abraham dalam hati nya.


"Kuhaha ... Apa kau sedang kebingungan karena tidak bisa menyembuhkan lenganmu?" tanya Steve dengan penuh tawa jahat.


Karena terkena api yang sangat panas seluruh sel yang terkena di tubuh Abraham menjadi mati.


Hak itu menyebabkan regenerasi nya menjadi tidak aktif selamanya.


"Baiklah ... Saatnya membakar seluruh dunia hahahah..." teriak Steve.


Steve laku mengeluarkan ribuan tombak api di atas kepalanya, dan dia mulai menyeringai tersenyum menatap wajah Abraham.


"Selamat tinggal Undead!" ucap Steve.


Lalu Seluruh tombak api itu mulai mengarah ke Abraham dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Dan sementara itu di tempat medis darurat saat ini.


Terlihat David yang sedang di tangani oleh dokter, sesaat setelah sampai di tempat ini Ramzi bergegas menghubungi seluruh anggota dan memberi tahu kan apa yang terjadi.


Setelah mendengar itu semuanya langsung bergegas pergi menuju ke tempat itu.


Lalu di tempat Dex saat ini.


"Cih semoga David baik baik saja! dan juga Abraham aku tidak yakin dia bisa mengalahkan Steve." gumam Dex.

__ADS_1


Dia terus melompat dari gedung ke gedung untuk pergi mendekati ke arah munculnya gate hitam.


__ADS_2