Kembali Ke Bumi

Kembali Ke Bumi
HELL HOUND


__ADS_3

"Aku adalah salah satu dari tiga pilar Tuan Sebastian. Namaku adalah Rangga!"


Di tengah pertarungan antara Benet dan monster itu saat ini Dex sedang melihat para patung Golem yang mulai bergerak.


"Hah aku sudah menebak mereka akan menyerang ku!" gumamnya.


Dengan cepat sebuah Golem melempar tombak besar ke arah Dex.


"Wah bung kau itu tidak sopan sekali!" Dex melompat menghindari Serengan tersebut.


Lalu dari arah belakang sebuah Golem langsung melayangkan serangannya.


Dex yang melihat itu langsung mengelak dan menyerang balik Golem tersebut.


Dex langsung berlari menaiki tangan Golem itu.


Dan berlari ke arah kepalanya.


"Rasakan ini bocah batu!" Dia menyerang kepala nya dengan tinju sampai hancur.


Akan tetapi Golem itu masih bisa bergerak meskipun tanpa kepala.


"Sial mereka ternyata tidak bisa mati dengan mudah ya?"


Lalu saat ini di tempat Benet berada.


Benet yang bertarung melawan hell hound cukup kesulitan karena makhluk itu hidup abadi.


Dan saat dia hendak mengincar pengguna nya dia selalu di halangi oleh hell hound.


"Cih ... Woi kalau kau pria sejati lebih baik cepat kesini! Apa kau tidak tahu malu." ucap Benet dengan nada kesal.


Lalu hell hound langsung muncul dari belakang orang itu dan sekarang ukurannya jauh lebih besar dari sebelumnya.


"Hei nak, kau jangan kesal seperti itu dia hanya seekor hama." ucap orang itu sambil mengelus hell hound.


"Hahaha kau yang hama sialan."


teriak Benet.


Dia berlari ke arah samping sebuah tiang yang berada di sana langsung di cabut dan di lemparkan ke arah orang itu.


Lalu saat hell hound mencoba untuk melindungi orang itu Benet dengan cepat melesat untuk menyerangnya.


Akan tetapi seekor hell hound muncul lagi dan langsung mengigit tubuh Benet.


"Ah aku lupa jika aku bisa mengeluarkan mereka tanpa batas!" ucap orang itu sambil tersenyum.


Benet langsung meninju kepala hell hound yang mengigit dirinya sampai hancur.


"Cih ... Sialan!" Benet meludah sembari melompat ke belakang.


"Kalau yang di katakan orang itu adalah benar ini akan memakan waktu yang lama!" gumam Benet.


Lalu 5 ekor lagi hell hound muncul.


Dan mereka berlima bersiap untuk menerkam Benet dengan gigi mereka yang tajam.

__ADS_1


"Wahai anak anaku bawa mayat hama itu ke hadapan diriku!" menunjuk ke arah Benet.


Lalu sesaat setelah para hell hound itu hendak menyerang. Bersamaan dengan itu puluhan Golem terlempar ke arah mereka dengan kencang.


"Huh? Apa apaan ini apa ada hama lainya." gumam orang itu.


Benet yang melihat itu langsung menengok ke arah belakang.


Dan terlihat Dex yang muncul dari asap puing puing yang hancur.


"Apa kau butuh bantuan?" ucap Dex.


Dia sembari berjalan mendekati mereka dengan menyeret sebuah pedang batu Golem yang berukuran 5 meter.


"Huh newbie kau itu hanya akan menjadi beban untuk diriku!" ucap Benet berjalan mendekati Dex.


Lalu Benet mengulurkan tangannya.


"Berikan saja pedang besar itu kepadaku biar ku urus mereka." ucap Benet.


Dex tanpa berpikir panjang langsung memberikan pedang itu.


"Apa ku yakin, ku terlihat sedikit kesulitan?" tanya Dex.


"Hahaha ... Sialan apa kau bercanda newbie?" ucap Benet yang berlari ke arah orang itu sambil menebaskan pedang besar itu.


Lalu 12 ekor hell hound yang berukuran 10 meter mungkin dan berlari ke arah Benet.


Benet langsung menebas setiap ekor yang mendekat.


Akan tetapi lama kelamaan pedang yang dia gunakan hancur.


Maximum adalah skill milih Benet dia mampu menggunakan skill itu sampai 100 kali lipat.


Dengan skill itu membuat kekuatan fisiknya meningkatkan sesuatu yang dia inginkan.


Terlebih kekuatan fisik normalnya sudah setara dengan sebuah penghancur tembok.


"Hahaha rasakan itu!" tersenyum Benet melihat ke arah depan.


Serangan yang di layangkan Benet membuat sebuah lubang besar dari mansion itu.


Akan tetapi para hell hound yang menumpuk langsung melindungi orang itu.


"Menarik sekali seekor hama memiliki kemampuan seperti ini! kalau begitu aku Rangga akan dengan senang hati menghabiskan kalian!" seringai orang itu yang melirik ke arah Dex dan Benet.


Lalu dia menunjukkan jari ya ke arah mereka dan sebuah ledakan dahsyat tercipta dan menghancurkan seluruh mansion sampai gerbangnya.


Saat ini sebuah lubang besar menjadi tempat kuburan untuk beberapa hunter yang berjaga.


"Kugh..." Benet bangkit dari terkapar.


"Ah sialan bajuku robek robek!" ucap Dex yang sedang terkapar di tanah.


Lalu dari arah belakang terlihat sebuah pelindung yang di ciptakan oleh Rian.


Dan Vito juga ada di dalam pelindung itu.

__ADS_1


"Ah itu Dex dan si nenek lampir!" ungkap Vito.


Mereka berdua langsung mendekati ke arah Dex dan Benet.


"Teman apa kau baik baik saja?" tanya Vito.


"Yah hanya luka gores saja."


jawab Dex.


"Oi kadal aku pikir kau sudah mari." sindir Benet kepada Vito.


"Kuf ... Serangan tadi membuat diriku harus mengeluarkan banyak aura untuk menahannya!" ucap Rian yang batuk mengeluarkan darah.


"Baiklah istirahat saja di belakang biar kami yang mengurusi monster di depan sana!" ucap Vito yang bertranformasi menjadi hybrid naganya.


Lalu mereka bertiga bersiap untuk melakukan serangan secara bersamaan.


Akan tetapi dari arah belakang sekitar puluhan gagak terbang mendekati mereka dan mulai meledakan diri.


Karena ledakan itu membuat mereka berempat harus berpencar ke berbagai sisi.


"Cih apa lagi ini?" ucap Benet yang melompat.


"Sialan ada lagi aja yang menganggu." Dengan cepat di berlari ke arah orang itu.


Lalu beberapa hell hound mencoba untuk menahannya.


Dengan kekuatan yang di miliki oleh Benet itu bukanlah hal yang sulit.


Tetapi sebuah tebasan datang dari arah lain dan mengenai sedikit punggungnya.


"Kugh..." Benet mengeluarkan darah dari mulutnya.


Dengan cepat dia melompat menjauh.


"Apa apaan itu?" gumam Benet.


Lalu orang itu berteriak sembari menaiki hell hound.


"Hahaha ini adalah sebuah artifak, meski sekuat apapun fisikmu dengan Sabit pencabut jiwa ini aku bisa melukaimu!"


ucap orang itu dengan percaya diri. Tetapi sebuah semburan api besar langsung mengarah ke arah nya.


Orang itu berhasil menghindari serangan kuat itu dan mengorbankan beberapa hell hound.


"Dex aku akan membawa Rian ke Gate dia terluka cukup parah!" ucap Vito yang sedang dalam wujud naganya.


"Aku akan segera kembali!" Dia langsung terbang membawa Rian dan beberapa hunter yang masih selamat.


"Hem jadi seperti itu bentuk naga miliknya." ucap Dex.


Lalu 5 ekor hell hound langsung mencoba menerkam Dex.


Dex dengan cepat membunuh mereka dengan Nebula Bullet Shoot.


"Ini tidak seru, apa orang itu tidak mau bertarung serius?" gumam Dex yang terus menembaki para hell hound yang terus berdatangan.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2