
Setelah Dex di jemput oleh Steve mereka langsung berangkat ke bandara untuk terbang ke Amerika untuk menghadiri acara pelatihan pertandingan Hunter.
Dan mereka di keesokan paginya sudah sampai di Amerika dan di jemput oleh orang orang dari asosiasi hunter.
"Wah gila keren sekali tempat ini benar benar benar." ucap Dex yang terkagum melihat gedung pertandingan.
"Yah memang tempat ini cukup besar dan juga mengagumkan, jika pertama kali melihatnya." jawab Steve.
Dan di lorong menuju ke lapangan latih tanding terlihat banyak orang yang mengantri untuk dapat melihat pertandingan para Hunter.
Dex dan Steve berjalan melewati lorong untuk menuju ke kursi staf, tetapi tiba tiba dari belakang mereka terdengar suara yang memanggil mereka.
"Oi Steve, Dex apa kabar kalian?"
tanya Leon.
"Wah Leon apa tulang tulang mu sudah sembuh?" ucap Dex.
"Sialan kau bukankah itu semua ulahmu dasar tidak tahu malu!"
Leon mengetahui jika saat bertarung dengan Kraken orang yang melempar Kraken ke arah dinding penghalang adalah Dex.
Dan karena hal itu Leon yang sedang memegang salah satu tentakelnya ikut terhempas dan terluka parah.
"Hahaha ... aku lupa jika kau sedang memegangi tentakelnya, maaf soal itu!" ucap Dex sambil tersenyum.
"Sial jika tidak ada kau mungkin dunia ini bisa kacau, jadi aku memaafkanmu untuk kali ini." jawab Leon yang menahan kesal.
Di tengah perbincangan itu terdengar suara dari speaker yang ada di setiap lorong.
"Baiklah, untuk semua orang yang ada di sini untuk menonton harap tenang. kami akan segera memulai babak penyisihan pertama latih tanding antara Hunter di seluruh dunia!"
Dex dan yang lainya lalu bergegas pergi ke ruang staf.
DI sana ada banyak high rank Hunter yang menonton Hunter hunter
dari negara maupun guild mereka.
Dan di sana juga ada Vito yang langsung menyapa Dex, "Hey nak, apa kabarmu apa lukamu sudah sembuh?"
"Yah aku sudah sembuh bahkan sudah membantai beberapa goblin kemarin!" ucap Dex.
"Hahaha ... sialan aku sudah tidak terkejut lagi." jawab Vito yang terkejut.
Lalu saat mereka sedang berbicara Shizuka yang datang kesana lalu menyapa dan menghampiri Dex.
"Ah Hunter Dex apa kau juga datang ke acara hari ini?" tanya Shizuka.
__ADS_1
Dan Shizuka langsung memperkenalkan seseorang kepada Dex, "Hunter Dex perkenalkan dia adalah ketua dari guild Destroyer
yaitu Tamaki."
Dex lalu terkejut karena pertama kali melihat sosok dari pemimpin guild nomor 1 di dunia, adalah seorang gadis perempuan yang bahkan belum menginjak umur 20 tahun.
Tamaki hasira, adalah seorang gadis ber usia 19 tahun dia adalah seorang Hunter rank A
meski begitu dia adalah seorang jenius seperti steve.
Bukan hanya itu dia juga memiliki sebuah skill tingkat legendary,
yang bernama Meteorit.
Skill ini mampu membuat sebuah meteor besar yang dapat menghancurkan apa saja yang d target oleh Tamaki.
Dan juga Tamaki adalah seorang yang memiliki otak jenius dan dapat membuat strategi dengan sangat baik.
Fujito dan Tamaki, sudah kenal sejak lama saat Fujito menjadi Hunter rank SS dia mengajak Tamaki untuk membuat guild bersama dan Tamaki sebagai ketuanya.
"Halo aku adalah Tamaki ketua dari guild Destroyer aku,
mengucapkan terimakasih banyak berkat dirimu Jepang berhasil menghadapi kritis. saat itu aku sedang menjalankan misi dan tidak
bisa kembali ke Jepang denga n cepat!" ucap Tamaki.
"Ah yah ... tidak masalah lagipula
"Owh ya dimana Fujito aku sama sekali tidak melihatnya di sini."
tanya Dex.
"Yah seperti yang kau tahu dia sedang sibuk untuk mengurus kekacauan yang terjadi di Jepang, terlebih masalah pada orang orang yang memuja Demon Lord itu!" jawab Shizuka.
Dan setelah obrolan yang cukup singkat akhirnya babak penyisihan pelatihan tanding antara Hunter di mulai.
Suara yang di keluarkan oleh speaker menjelaskan peraturan dari acara kali ini.
Dimana setiap Hunter akan bertarung sesuai dengan rank mereka saat ini, dan jika salah satu dari mereka tidak sadarkan
diri atau menyerah maka lawannya yang akan menang.
Dan juga Hunter di perbolehkan
menantang Hunter lain yang rank nya satu tingkat lebih tinggi. dari mereka.
"Baiklah, karena para peserta sudah bersiap siap dan juga para juri dan penonton telah hadir maka dengan ini babak penyisihan pelatihan Hunter akan segera dimulai!" suara speaker.
__ADS_1
sementara itu di suatu tempat yang tidak di ketahui.
"Aku dengar para Hunter sedang mengadakan latih tanding untuk memperkuat kemampuan mereka?"
ucap Sebastian di hadapan para anggota sekte penganut Demon lord.
Lalu salah seorang menjawab, "Itu benar tuan. bahkan itu di siarkan di tv."
"kalau begitu bawakan aku apa yang kalian sebut dengan TV!" Sebastian memerintah.
Setelah perkataan Sebastian seorang anggota langsung membawakan sebuah TV dan menyiarkan pertandingan latih tanding hunter.
"Hem ... mereka jauh lebih lemah di bandingkan orang orang yang mengalahkan kraken." gumam Sebastian.
"Apa mereka sengaja menyiarkan ini untuk menyemangati manusia lainya itu sangat tidak berguna!"
Sebastian yang beranjak pergi dari tempat itu.
Sebelum pergi dia bergata pada para anggota penganut Demon lord,
"Yah kalian bersiap siap aja beberapa bulan ke depan pasukan Demon lord akan tiba di bumi saat itulah kalian akan masuk surga jika kalian menjalankan apa yang di perintahkan!"
Kembali ke tempat pelatihan tanding hunter.
Saat ini banyak orang yang sedang bersorak dan mendukung Hunter favorit mereka.
Lalu ada juga para pemimpin guild maupun high rank yang merekrut orang-orang yang berbakat.
Di tengah lapangan terlihat saat ini Rian Azhar sedang bertarung dengan seseorang rank S yang berasal dari India yang bernama Gisha.
"Hahaha sial ... Tenaga anak muda memang luar bia..." Rian yang terhempas oleh serangan Gisha.
"Pak tua aku benci orang yang banyak berbicara!" ucap Gisha.
"Hahaha aku suka semangat membara dari seorang yang masih muda!" ucap Rian yang langsung menggunakan skill nya.
Absolute Barier dengan skill itu dia bisa menahan semua serangan fisik dan sihir dengan ketahanan yang luar biasa.
Lalu Rian secara cepat mendekat ke arah lawan nya dan menyerangnya
dengan pedang yang dia bawa.
Akan tetapi Gisha yang seorang petarung jarak dekat dengan mudah menangkis serangan Rian dan mulai mengembalikannya.
"Hahaha meski sekeras apa pun kain mencoba kau tidak akan bisa menembus pertahanan ku!" ucap Rian yang penuh percaya diri.
Lalu Gisha yang kesal langsung mengeluarkan serangan utamanya yaitu pukulan penghancur lautan.
__ADS_1
Itu adalah sebuah skill pukulan yang dapat membelah sebuah lautan sementara waktu, dengan kata lain serangan itu memiliki daya hancur yang luar biasa.
Bersambung.