
Pertarungan antara para hunter dan juga monster terus berlanjut.
Saat ini jumlah para monster biasa sudah terus meningkat sampai 5 ribu ekor monster.
"Sial apa apaan ini kenapa mereka terus membelah diri!" teriak seorang Hunter.
Dex terus menyerang mereka dengan serangan yang tidak membuat mereka membalas diri.
Akan tetapi hal tersebut malah membuat para Hunter tertekan.
Lalu di Daan dilema David langsung berteriak kepada Dex dengan lantang, "Ketua jangan pikirkan kami lakukan saja apa yang harus kau lakukan!" teriaknya sembari bertarung dengan salah satu monster.
Dex mulai mengeluarkan pedang nya, dan berlari berputar di lingkaran pada Hunter.
Sembari menebas dan berlari dia terus menahan gempuran monster yang terus membelah diri.
Dan tidak lama kemudian dia mendapatkan sebuah ide yang sangat cemerlang.
"Ah apa aku coba saja ya!" Dex berlari mendekat ke arah David.
David yang melihat itu terkejut dan bertanya, "Ketua apa yang kau lakukan?"
Dex menepuk pundak David dan langsung menarik tangannya menuju ke arah para monster.
Lalu Dex mengaktifkan Nebula Skin,
Setelah kecepatan dirinya meningkat dia langsung melesat ke kerumunan monster.
Dia menebas para monster menjadi jutaan keping.
Lalu Dex berteriak, "Woi David masukan mereka ke penyimpanan dirimu!"
David yang mendengar itu terkejut,
meski dia memiliki penyimpanan tak terbatas tetapi.
Itu harus berikut setidaknya 1 meter per kubik. Maka dari itu Dex menebas mereka dengan membuat mereka menjadi kepingan yang kecil.
Sesaat mendengar apa yang di ucapkan Dex David mulai mencoba nya.
"Arghh ... ketua kenapa kau tidak bilang dulu?" teriak David sembari menggunakan skillnya.
Lalu semua serpihan monster mulai masuk ke dalam ruang penyimpanan milik David.
Dex dengan langsung mengeluarkan skill Nebula Bullet shot ke arah skill David dia berteriak,
"Hahaha ... tolong tahan ini sedikit David!" teriaknya Dex dan skill Nebula melesat ke arah penyimpanan David.
Terkena serangan itu David Terhempas jauh sampai ke arah pepohonan dan membentur.
Orang orang yang melihat itu tersenyum senang.
Lalu Dex berteriak ke arah para Hunter, "Woi sialan cuma bisa meremehkan orang! Healer sembuh David segera."
__ADS_1
Dex langsung berlari ke arah Shizuka yang sedang bertarung dengan bos monster.
Setelah sampai di tempat Shizuka Dex melihat Shizuka masih belum mampu mengalahkan bos nya dia berpikir jika Shizuka masih belum melakukan kontrak dengan dewa.
Dex yang yang melihat Shizuka terpojok langsung membantu dirinya.
Dan memukul bos monster dengan keras sampai bos monster tersebut terhempas jauh.
Akan tetapi dampaknya mengenai Dex, saking keras nya serangan Dex bahkan tubuhnya yang sudah di tempa jutaan tahun masih terkena efek yang cukup besar.
"Kugh ... Apa apaan ini sial apa ini serangan ku?" gumam Dex yang mengeluarkan darah dari mulut dan hidungnya.
Lalu sang monster dengan cepat melesat dan menghantam Dex ke arah bawah.
"Kugh..." Dex yang terbentur langsung bangkit dan mundur ke belakang.
Lalu sebuah serangan beruntun sebuah bongkahan es terus menargetkan sang bos monster.
Tetapi sebelum itu mengenai bos monster Dex yang melihat itu membatalkan serangan tersebut dengan nebula Bullet Strike.
"Woi Shizuka apa kau mau bunuh diri?" teriak Dex.
"Cih aku tidak memiliki pilihan lain!" ucap Shizuka sembari menggigit bibir nya.
Lalu dengan cepat monster itu melesat ke arah Shizuka dan menghempaskan dia.
Dengan cepat Dex langsung berlari ke arah Shizuka.
"Shizuka apa kau baik baik saja?"
"Yah ini memang lumayan sakit."
jawab Shizuka yang bangkit.
Lalu monster tersebut tidak memberi waktu mereka untuk ber istirahat dan langsung berlari ke arah mereka dengan cepat.
Tetapi Dex langsung melesat k arah Monster tersebut dan menendang perut monster yang besar itu sampai terhempas.
Sembari menahan rasa sakit Dex berlutut dan bersiap dengan serangan yang akan datang.
"Tuan Dex lebih baik kita pikirkan cara lain untuk mengalahkan monster ini!" ungkap Shizuka sembari berlari ke arah Dex.
"Huf ... baiklah aku punya rencana, untuk saat ini lebih baik aku yang menahan serangan bos monster nya sembari menunggu kau menyiapkan serangan akhir."
ungkap Dex.
Shizuka yang mendengarnya bingung dengan apa yang di maksud Dex, dan dia bertanya, "Tetapi semua serangan yang ku lancarkan tidak mampu untuk membunuhnya?"
"Hem ... Kalau begitu lakukan sesuatu!" ucap Dex yang tiba tiba terhempas oleh serangan sang monster.
Dex dan bos monster terhempas menjauh dari arah Shizuka.
"Hahaha ... Lucu sekali saat melihat aku kesulitan mengalahkan seekor monster seperti mu!" ucap Dex sembari menangkis serangan.
__ADS_1
Lalu monster itu mulai meraung, dia mencabut sebuah pohon dan menyerang Dex.
Dex menahan dan menghancurkan pohon tersebut dengan tangannya.
Akan tetapi sebuah Serengan telak mengenai dirinya, Dex mulai membalas serangan dari sang bos monster.
Sebuah pertarungan pukulan berlangsung antara Dex dan bos monster.
Lalu di sisi Shizuka saat ini.
"Ap-apasih yang di maksud oleh Tuan Dex tadi!" tanya Shizuka sembari berpikir.
Di tengah dilema dan rasa tidak percaya diri lalu sebuah notifikasi muncul di depan wajah Shizuka.
Notifikasi itu berkata,
"DING, Apa anda ingin melakukan kontrak dengan Dewa es!"
"Huh ... apan ini?" ucap Shizuka yang kebingungan.
Tetapi insting nya berkata untuk menerima kontrak tersebut.
Tanpa berpikir panjang Shizuka dengan membulatkan tekad mulai menekan tombol yes yang terdapat di depan wajahnya.
Sementara itu di tempat Dex saat ini.
"Kugh ... ini curang sekali semua serangan yang aku lancarkan malah melukai tubuh ku sendiri. Bahkan jika aku membuat dia meledak dengan nebula black hole itu akan sangat berbahaya!" ucap Dex sembari menangkisi serangan dari bos monster.
Lalu di tengah pertarungan antara Dex dan bos monster terdengar suara yang mendekat dengan kecepatan tinggi.
Dan itu adalah suara Shizuka yang menaiki sebuah naga yang terbuat dari sebuah es.
Sesaat setelah dia menerima kontrak dengan dewa es Shizuka mendapatkan kemampuan yang membuat dia mampu menggerakkan semua es yang dia buat dan memberikan mereka semua kesadaran.
"Naga serang monster berbulu itu!"
ucap Shizuka yang memerintah.
Lalu naga itu menyembur sebuah hawa yang sangat dingin dan membekukan seluruh tempat yang ada di sana sejauh 200 meter.
Beruntung Dex tepat waktu menggunakan nebula skin.
"Woi Shizuka apa kau mau membunuh diriku juga!" teriaknya Dex sembari menunjuk Shizuka.
Lalu muncul sebuah tangan es raksasa dari dalam tanah yang menggenggam sang monster uang sudah membeku.
Dan dengan cepat tangan raksasa itu menghancurkan sang bos.
Meski sang bos berhasil di kalahkan tetapi tangan tersebut juga hancur karena efek skill yang di miliki oleh bos monster.
Setelah pertarungan itu selesai Shizuka langsung turun kebawah dan mendekati Dex dengan sang naga.
"Tuan Dex apa kau baik-baik saja?" tanya Shizuka.
__ADS_1
Lalu Dex yang merasakan banyak serangan dirinya sendiri pingsan karena serangannya itu mampu melukai tubuhnya sendiri.
Bersambung.