
Akademi Yuji
Keesokan harinya, Asikey pun langsung pergi ke Akademi Yuji untuk menyelesaikan ujiannya tersebut. Tak lama kemudian akhirnya ia tiba di Akademi Yuji, dan langsung melihat ke papan ujian tahap II
Ujian Tahap II
Penjelasan: Dalam ujian tahap II ini, sangat berbeda dengan ujian tahap I. Kalian para peserta akan dibagi menjadi 80 kelompok. Jika salah satu dari kalian menang kalian akan dapat melanjutkan ke ujian tahap III. Tapi jika kalian kalah, kalian tidak bisa lagi mengikuti ujian ini. Ujian ini akan dilakukan di Hutan Roh. Untuk dapat melanjutkan ke babak selanjutnya, kalian harus saling bertarung satu sama lain, agar kami dapat mengetahui siapa yang paling unggul diantara kalian.
Jumlah peserta: 1.280 perserta
Satu kelompok terdiri dari enam belas anggota
Kelompok I: Ye Qin, Luan Lyan, Xixi, dan seterusnya.....
Kelompok II: Xiang Ting, Ye Asikey, Huan Le, dan seterusnya......
Kelompok III: Li Huanyang, Lian Feng, Suan Chen dan seterusnya.....
*Hemmmm...... Sepertinya ujian ini akan jauh lebih sulit dari pada yang kemarin* ucap Asikey dalam batin
__ADS_1
Hutan Roh
Seketika saja Asikey dan para perserta yang lain langsung mengikuti para juri dan para guru untuk pergi ke hutan roh. Disana mereka dipanggil 16 orang (1 kelompok) dalam sekali panggilan.
15 Menit kemudian
"Kelompok I pemenangnya adalah, Luan Lyan."
"Dipersilahkan kelompok II maju ke arena pertempuran"
Setelah mendengar perkataan tersebut, Asikey pun langsung kesana bersama dengan kelompoknya itu. Tak lama kemudian bel bertempur pun berbunyi
Langsung saja mereka langsung menyerang satu sama lain, Asikey yang juga ikut terkena serangan mereka itu. Akhirnya bisa menghindar. Waktu yang hanya diberi waktu 15 menit itu membuat Asikey kebingungan. Ia bingung harus melakukan apa, sedangkan waktu terus berjalan, jika waktu itu sudah habis dan tidak ada yang mati. Asikey bisa saja di anggap kalah. Apa lagi anggotanya ada 16 orang, sangat sulit sekali kalau untuk dikalahkan dengan kekuatan biasa.
*Hemmmmm....... Tunggu, aku bisa saja mengunakan kekuatan Asimentri. Tapi jika ketahuan bisa gawat!* batin Asikey
Waktu terus berlalu Asikey masih memikirkan hal yang harus dia lakukan sambil menghidari beberapa serangan dari anggotanya itu. Tersisa 5 menit lagi, Asikey pun langsung mengutuskan bawah ia akan mengunakan kekuatan Asimentrinya. Tak lama kemudian akhirnya, Asikey mengeluarkan sayap apinya dan seketika saja rambutnya dan matanya berubah.
"Hiahhhhhhh.....!" Teriak Asikey sambil mengeluarkan jurus pedang phoenixnya itu.
__ADS_1
Dengan satu kali hantaman saja mereka sudah mati dan juga ada dua atau tiga orang yang kehabisan begitu banyak tenaga, walau mereka tidak mati. Sepertinya jurus pedang phoenix ini selain membuat lawannya terbunuh juga dapat menghisap tenaga lawannya.
Semua juri dan para guru yang ada disana melihat dengan jelas bawah Asikey adalah keturunan Asimentri asli. Tetapi yang menjadi banyak pertanyaan itu adalah, mengapa dia tidak di dunia atas?
Seketika saja setelah ujian tahap II selesai, Asikey pun diumumkan bawah ia pemenangnya.
"Kelompok II pemenangnya adalah, Ye Asikey"
Tetapi saat ia bertarung di arena sepertinya ada seseorang yang begitu serius memperhatikannya. Yang tak lain orang itu adalah Pangeran Li Huanyang (Pangeran Negara Fainji)
Plokkk...... Plokkk..... Plokkkk...
"Tadi itu bagus sekali" Ujar Pangeran Li Huanyang dengan kagum kepada Asikey
"Terima kasih pangeran atas pujian anda" Jawab Asikey sambil membungkukkan badannya (memberi hormat)
"Yasudah ya pangeran, saya pergi dulu. Selamat tinggal" Ucap Asikey sambil melambaikan tangannya
*Ohhh, Asikey...... Kedatangan mu kemari sungguh membawa malapetaka bagi dunia atas dan bawah. Tapi tak apalah aku bisa memanfaatkan mu untuk membangkitkan hewan pemusnah* batin Pangeran Li Huanyang dengan senyum liciknya
__ADS_1