
Plakkk......
Ye Qin pun memukul wajah Asikey di depan sang kaisar. Sang kaisar yang melihat hal itu pun langsung tidak terima, dan langsung memukul kembali Ye Qin
Plakkk.....
"Dasar kau tak tahu diri! Memangnya kau tau dia siapa?!" Ucap Kaisar dengan wajah yang menakutkan
"Memangnya dia siapa!?" Tanya Ye Qin kepada Kaisar
"Dia anakku" jawab kaisar sambil merangkul pundak Asikey.
"Apa!" Teriak Ye Qin dengan terkejut
"Sekarang apa?! Mau aku jatuhkan nama baik keluargamu?" Ucap sang kaisar
"Kalau anda berani silakan. Asal anda tahu yahh..... Setelah Asikey meninggalkan kediaman Keluarga Ye. Pangeran Luan Lyan dari Negara Nyuan, telah merancanakan pertunanganku dengannya. Jika anda berani silakan. Apakah anda kuat mengalahkan Negara Nyuan?" Jelas Ye Qin
Sang kaisar hanya bisa menahan amarahnya. Dan Asikey pun berusaha untuk menenangkan amarah ayahnya itu, dan berbisik kepada sang kaisar (ayahnya), "Ayah tenanglah sedikit, jika nanti negera kita berhasil menguasai Negara Luluan Utara, dan Selatan, kita bisa saja mengalahkan Negara Nyuan dengan gampang"
__ADS_1
Sang kaisar yang mendengarkan perkataan putrinya itu pun, langsung kembali tenang, dan langsung pergi meninggalkan mereka bertiga.
"Hei! Asikey kau ingin pergi kemana?! Dasar lemah!" Ejek Ye Qin
"Syutttttt....... Tolong diam!" Ucap Asikey sambil mengarahkan jurus pendiam mulut kearah Ye Qin
"Mmmm..... Emmmmm..... Mmmm" Ucap Ye Qin sambil berusaha untuk berbicara.
Asikey yang melihat Ye Qin sudah tidak bisa berbicara itu pun, langsung pergi meninggalkan Ye Qin sendirian, dan langsung menampilkan bakatnya kepada semua orang.
"Ye Asikey" Ucap salah seorang juri
"Hebat sekali dia, bisa mempunyai begitu banyak bakat!" Bisik salah seorang juri.
"Sepertinya kita memiliki kandidat baru" balas sang ketua kontes kecantikan.
"Hemmmm...... Sepertinya" jawab sang juri fashion.
Setelah Asikey selesai menampilkan bakatnya. Asikey pun langsung turun dan langsung pergi berlari menuju ayahnya (sang kaisar). "Yah, bagaimana tadi penampilanku?" tanya Asikey dengan manja. Wajar saja Asikey begitu manja kepada ayahnya (sang kaisar), karena dari kecil ia belum pernah mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya. "Sungguh mengagumkan" Puji kaisar
__ADS_1
"Tapi dari mana kau belajar semua ini? Dan kenapa aku tidak mengetahuinya?! Kalau kamu mempunyai bakat yang begitu hebat."
"Emmm...."
"Selamat untuk Ye Asikey, pemenang kontes kecantikan pada tahun ini! Dipersilahkan Ye Asikey untuk maju " Ucap salah seorang juri
"Emmmmm........ Anu, aku harus pergi dulu ya, yah" Ucap Asikey sambil pergi meninggalkan ayahnya
Asikey yang mendengar namanya dipanggil itu pun langsung maju.
Tap...... Tap..... Tap......
Terdengar suara langkah kaki seseorang, yang tak lain itu adalah langkah kaki Asikey. Asikey pun langsung berada di tengah-tengah acara dan langsung dipersilahkan untuk menunduk sedikit. Asikey yang langsung menunduk itu pun, langsung dipasangkan tiara ke kepala nya.
"Selamat untuk Asikey!" Ucap juri pemasang tiara tadi.
Plokkk..... Plokkk..... Plokkk.....
Seketika saja, ruangan tersebut langsung dipenuhi oleh suara tepuk tangan dari para perserta, serta para penonton. Tak lama kemudian, suara tepuk tangan itu pun semakin memudar. Dan Asikey yang tengah berdiri di tengah-tengah acara itu pun, dipersilahkan untuk kembali.
__ADS_1