Kembalinya Sang Phoenix

Kembalinya Sang Phoenix
Ch.37 |Pertunangan


__ADS_3

"Huahhhh......!"


Asikey merentangkan kedua tangannya dan langsung pergi menuju tempat pemandian air panas. Tak lama kemudian setelah ia beradam begitu lama di pemadian tersebut, akhirnya ia merasakan tubuhnya sudah segar dan sudah tidak ada tanda tanda mata panda. Asikey yang menyadari tubuhnya sudah segar dan bersih itu pun, langsung pergi keluar dari pemandian itu, dengan handuk yang sudah disiapkan oleh para pelayan wanita itu. Ia keluar dan langsung mengenakan baju yang telah disiapkan oleh para pelayan untuknya. Ia juga menyisir rambutnya dengan gaya kuno. Dan memakai beberapa jepitan di kepalanya yang berbentuk seperti bunga.



Tak lama kemudian, akhirnya Asikey selesai berdandan, dan langsung bergegas pergi menuju ke acara pertunangan Kak Sei dan Celents, yang akan diselenggarakan di dunia atas. Asikey pergi bersama ayahnya itu, ayahnya mengenakan kereta kuda untuk naik ke atas sana, sedangkan Asikey mengunakan naga airnya itu.


Dunia Atas, Kerajaan Asimentri


Tok... Tok... Tok...


"Masuk!" Ucap Dewi Kematian

__ADS_1


"Ada apa Pangeran Sei?"


"Maaf jika saya lancang ratu, tapi Celents adalah keturunan Asimentri palsu. Sedangkan yang asli berada di dunia bawah. Ia bernama Asimentri Asikey" Jelas Pangeran Sei


"Pangeran Sei, apakah ini bagian dari rencana kamu, untuk menghindari pernikahan ini?" Tanya Dewi Kematian


"Bu-bukan begitu maksud say-"


Tiba-tiba saja saat Kak Sei ingin melanjutkan perkataannya itu, ia langsung dihipnotis oleh dewi kematian. "Mulai sekarang, aku perintahkan kau, untuk menikahi Celents!" Perintah Dewi Kematian, sambil mengayunkan mantranya itu.


Sedangkan Asikey yang sudah tiba di dunia atas itu pun langsung disambut oleh para pangeran yang berasal dari dunia bawah dan dunia atas. Saat Asikey meminjakkan kaki di dunia atas, serentak orang-orang yang ada disana langsung memberi hormat,


"Salam hormat, pemimpin dari dunia bawah"

__ADS_1


Asikey tidak membalas salaman mereka, melainkan ia hanya melirik ke kanan dan ke kiri, sambil mencari dimana Kak Sei berada. Tiba-tiba saja ada seseorang yang menghampiri Asikey, orang itu tak lain adalah Pangeran Luan Lyan


"Hai Asikey, kau datang kesini juga ya?" Tanya Pangeran Luan Lyan (Pangeran Negara Nyuan)



"Oh iya, kudengar-dengar calon suamimu yaitu Pangeran Sei, ingin menikahi gadis lain ya? Seharusnya kamu yang harus menikahinya bukan!" Pangeran Luan Lyan mengeluarkan semua ucapan yang ada di benaknya itu, ia bermaksud untuk memancing emosi Asikey.


Asikey yang berusaha menahan emosinya itu pun lalu berbicara kepada Pangeran Luan Lyan, "Pangeran, bisakah kau berhenti mengangguku? Jika tidak bisa, aku akan menurunkan posisi ayahmu menjadi rakyat jelata!"


Pangeran Luan Lyan yang mendengar hal itu pun langsung ketakutan, dan langsung pergi meninggalkan Asikey. Tak lama kemudian, akhirnya Kak Sei datang, tapi saat Kak Sei datang, ia seperti membawa sesosok wanita disampingnya, wanita itu tak lain adalah Celents. Asikey yang melihat hal itu pun langsung berusaha untuk menahan tangisnya itu.


Tap... Tap... Tap...

__ADS_1


Terdengar suara langkah kaki seseorang yang tak lain itu adalah langkah kaki Kak Sei dan Celents. Mereka berjalan menuju ke pelaminan, dan langsung melaksanakan prosesi pernikahan. Upacara pernikahan berjalan dengan baik, walau Asikey merasakan ada sesuatu yang salah, tak disangka saat ia melihat mata Kak Sei itu seperti dihipnotis. Asikey yang menyadari hal itu pun, langsung berusaha untuk menyadarkannya.


__ADS_2