
Saat Asikey ingin menjawab, tiba-tiba saja terjadi sesuatu pada Asikey. *Ukh! Kenapa badanku terasa panas!* batin Asikey. Asikey yang mengetahui hal itu pun langsung mendorong Kak Sei, dan langsung pergi meninggalkannya. Tapi apa dayanya Kak Sei terus mengejarnya, Asikey yang sedang dalam kesusahan itu pun, terpaksa mengatakan hal yang menyakitkan hati Kak Sei, "Kak Sei maaf, hatiku sudah milik yang lain!"
Kak Sei yang mendengar hal itu pun langsung berhenti mengejar Asikey. Dan tak lama kemudian, akhirnya jarak antara mereka sudah semakin jauh, Asikey yang menyadari hal itu pun, tiba-tiba saja tidak sengaja menabrak tebing, sehingga ia terjatuh dari burung phoenixnya itu. Burungnya yang ingin menangkap sang tuan itu pun tiba-tiba saja tidak bisa, karna sudah melewati perbatasan alam.
Asikey yang terjatuh dengan begitu cepat itu pun tiba-tiba saja ditangkap oleh sesosok pria, pria itu tak lain adalah Pangeran Ken. "Hai gadis, kita bertemu lagi!" Ucap Pangeran Ken sambil menggendong Asikey.
"Ukhhh..... To-tolong aku, tubuhku terasa panas!" Balas Asikey sambil mencium bibir Pangeran Ken
Pangeran Ken yang menyadari bahwa Asikey telah diberi obat itu pun langsung mengirimnya ke sebuah Sungai Yin, yang berada di alam roh.
Sungai Yin
Tiba disana, Asikey pun langsung diletakan di tengah tengah sungai tersebut. Tak lama kemudian, akhirnya Asikey sadar "Dimana aku!" Tanya Asikey
"Di alam roh sayangku!" Jawab Pangeran Ken sambil mencium rambut Asikey
__ADS_1
"Kam-kamu ngapain!?" Tanya Asikey sekali lagi.
"Hanya ingin menikmatimu!" Balas Pangeran Ken
*Jangan-jangan ia ingin memakanku lagi!* batin Asikey sambil mendorong tubuh Pangeran Ken.
Saat ia ingin mendorong tiba-tiba saja Pangeran Ken langsung jatuh di tubuh Asikey, tepatnya kepalanya berada di dadanya. "Ahhh! Dasar Brengsek!" Teriak Asikey.
Pangeran Ken yang berada di antara kedua dadanya itu pun langsung menghindar, karna suara teriakan Asikey. "Hei, gadis buta! Suara teriakanmu kencang sekali!" Ucap Pangeran Ken sambil menutupi telinganya
Sesaat setelah perkataan itu, Asikey pun langsung pergi menjauh dari Pangeran Ken, tetapi saat ia hendak pergi meninggalkan Pangeran Ken, Pangeran Ken langsung memeluknya dan langsung mencium lehernya Asikey. "Ken apa yang kau lakukan?!" Tanya Asikey dengan wajah merona.
"Kau tadi menggodaku, sekarang giliranku untuk menggodamu" Balas Pangeran Ken.
"Ken jangan lakukan ini! Ini di tempat terbuka tau!" Ucap Asikey sambil berusaha melepas pelukan Pangeran Ken.
"Ohhh.... Jadi kamu mau di tempat yang tertutup. Baiklah aku akan kabulkan permintaanmu itu!" Jawab Pangeran Ken, sambil mengayunkan satu jarinya.
__ADS_1
Sesaat setelah Pangeran Ken mengayunkan satu jarinya itu, tiba-tiba saja Asikey dan Pangeran Ken sudah berada di dalam sebuah kamar yang begitu mewah.
"Bagaimana sekarang? Apakah kamu mengizinkanku melakukan hal itu?!" Tanya Pangeran Ken sambil mendekati Asikey secara perlahan
"Menjauh dariku! Atau ku bunuh kau!" Balas Asikey
Setelah mendengar perkataan itu, Pangeran Ken langsung tertawa dan berkata "Apakah kau tidak ingat, hal yang sebelumnya aku ucapkan kepadamu?"
"Bahwa setiap jurusmu tak akan mempan bagiku!"
Sambil mengucapkan hal itu, Pangeran Ken langsung mendekati Asikey dan mencium bibirnya itu.
Tiba-tiba saja, saat Pangeran Ken sedang menciumi leher Asikey. Datanglah seorang selir yang mencari Pangeran Ken. "Pangeran, apakah kau ada disini?" Tanya sang selir, sambil memasuki kamar Pangeran Ken. Seketika saja, Pangeran Ken langsung berhenti melakukan hal itu.
*Huuuhhh..... Akhirnya terbebas juga dari si penggoda itu!* batin Asikey sambil menghembuskan nafasnya.
__ADS_1