
Setelah berbincang-bincang begitu lamanya, akhirnya mereka selesai dari obrolan mereka tersebut. Tak lama kemudian, akhirnya Asikey keluar dari kamarnya tersebut dan langsung bergegas pergi menuju ke tempat dimana Ye Qin berada.
Tap.... Tap... Tap...
Terdengar suara langkah kaki seseorang, yang tak lain orang itu adalah, Asikey
"Ye Qin, aku sudah siap!" Ucap Asikey
__ADS_1
"Oke baiklah, ini panahmu!" Balas Ye Qin sambil memberikan panah dan busur kepada Asikey.
"Ingat ya..! Kesempatanmu hanya satu kali!"
Asikey hanya mengangguk pelan. Lalu ia langsung memulai aksinya itu. Tangannya yang sudah bersiap melepas busurnya itu pun langsung terlepas, dan tepat mengenai titik terkecil. Ye Qin yang mengetahui hal itu pun, langsung tak percaya, dan menuduh bahwa Asikey curang, "Hey, kau curang ya?!"
Asikey yang mendengar hal itu pun langsung terdiam sejenak, dan langsung menjawab, "Ye Qin, aku bisa saja memberi hukuman mati kepadamu! Kau tau bukan, bukannya orang yang menuduh seorang ratu, harus dihukum mati?!"
Asikey hanya terdiam mendengarkan ejekan Ye Qin, dan membiarkan permainan terus berlanjut. Putri Ara yang melihat hal itu pun langsung tidak terima, tapi saat ia melihat raut wajah Asikey, ia pun langsung mengikuti permainannya itu. Tak lama kemudian, akhirnya hasil musyawarah pun diumumkan. Semua orang dikumpulkan tepat di luar Kerajaan Negara Fainji. Asikey dan Putri Ara langsung pergi bergegas menuju tempat tersebut.
__ADS_1
Tap... Tap... Tap...
Terdengar suara langkah kaki sang pemimpin rapat, yang memegang beberapa selembaran kertas. "Salam hormat masyarakat dan para tamu terhormat sekalian. Kali ini saya akan mengungumkan, pemimpin baru dari dunia bawah. Yang namanya dipanggil, silakan maju kedepan. Ye Asikey, ratu dari Negara Whong yang terdiri dari 3 negara, yaitu Luluan Selatan, Luluan Utara, dan Whong, dipersilahkan untuk maju kedepan" Ucap sang pemimpin rapat sambil mempersilakan Asikey untuk maju kedepan. Asikey yang mendengar namanya disebut itu pun langsung pergi ke tempat dimana sang pemimpin menyuruhnya untuk berdiri. "Marilah kita sambut, pemimpin baru kita!" Ucap sang pemimpin rapat, sambil memasangkan sebuah tiara, ke kepala Asikey.
Ye Qin yang mendengar hal itu pun, langsung menjadi takut akan kata-kata Asikey tadi. Setelah Asikey turun dari tempat tersebut, tiba-tiba saja Ye Qin langsung bersikap baik kepadanya "Asikey, apakah kamu ingin minum teh?" Tanya Ye Qin dengan senyum palsunya.
"Siapa yang mengizinkanmu memakai nama panggilan ku!" Bentak Asikey.
Ye Qin yang ketakutan itu pun langsung meminta maaf kepada Asikey, "Maafkan saya ratu!"
__ADS_1
"Baiklah aku akan memaafkanmu, tapi jangan lupa, semua kekayaan Keluarga Ye harus diberikan kepadaku! Kau sudah berjanji kepadaku! Jika kau tidak menepatinya, kau akan ku hukum mati!" Balas Asikey dengan raut wajah mengerikan.
Ye Qin pun langsung menurut, dan langsung mengirim beberapa pelayan untuk menyiapkan semua harta kekayaan Keluarga Ye. Setelah beberapa jam, akhirnya semua harta Keluarga Ye, sudah dikeruk habis oleh Asikey. Sampai-sampai, Keluarga Ye terancam gulung tikar (bangkrut). Dan hal yang paling menyenangkan bagi Asikey itu adalah, bahwa Pangeran Luan Lyan, tidak akan jadi menikahi Ye Qin. Tak lama kemudian, setelah Asikey mengeruk semua harta kekayaan Keluarga Ye, akhirnya Asikey pun langsung bergegas pergi menuju ke kamarnya untuk beristirahat.