
Tak lama kemudian, akhirnya ciuman itu pun berakhir. "Bagaimana rasanya?" Tanya Pangeran Ken.
"Tidak enak" Jawab Asikey.
"Kalau sudah, ayo cepat antar aku pulang ke dunia bawah!" Ajak Asikey
"Huuuhhh..... Dasar wanita tak sabaran" Balas Pangeran Ken sambil menyentil dahi Asikey.
"Hey!" Teriak Asikey.
"Yasudah, mari aku antarkan pulang" Ucap Pangeran Ken.
Asikey pun tak melanjutkan perkataannya itu, ia hanya ingin pulang ke dunia bawah. Tak lama kemudian, akhirnya Pangeran Ken menggendong Asikey pulang.
"Hey! Jangan kaya gitu juga!" Ucap Asikey dengan wajah merona.
"Memangnya kenapa, gadis cantik ku?" Tanya Pangeran Ken.
"Ingat ya... Suatu hari nanti kau akan menjadi milikku seutuhnya"
__ADS_1
Asikey pun langsung terdiam, detak jantungnya yang berdetak begitu kencang membuatnya gugup. Tak lama kemudian, akhirnya ia berhasil pulang ke dunianya itu.
"Ken apakah kau nyata?" Tanya Asikey
"Tentu saja nyata gadis ku" Jawab Pangeran Ken sambil pergi meninggalkan Asikey.
Sesaat setelah Pangeran Ken pergi, datanglah seseorang lelaki yang tak lain laki-laki itu adalah, Pangeran Li (Pangeran Negara Fainji)
"Asikey apakah kau baik-baik saja?" Tanya Pangeran Li
"tentu saja aku baik-baik saja" Jawab Asikey
Setelah berbincang beberapa lama, akhirnya Asikey dan Pangeran Li langsung bergegas pergi menuju ke Kerajaan Whong. Di perjalanan, Asikey selalu memandangi rambutnya itu, yang sudah kembali seperti semula, saat ia mulai meninggalkan Pangeran Ken. "Ada apa Asikey?" Tanya Pangeran Li.
"Tak apa-apa kok!" Jawab Asikey dengan tersenyum lembut.
"Yasudah ya Asikey, saya pamit pulang dulu. Oh ya, besok kau jangan lupa ya? Kalau nanti besok, akan diadakannya rapat antara para raja dari berbagai penjuru negara yang ada di dunia bawah, rapat itu akan diadakan di negara ku (Negara Fainji). Dan kau harus datang ya?!" Jelas Pangeran Li
"Tenang saja pangeranku!" Jawab Asikey sambil bergegas pergi meninggalkan Pangeran Li.
__ADS_1
Sesaat setelah Asikey sudah tak nampak lagi, akhirnya ia langsung menyuruh kaisar Negara Fainji (Ayah Pangeran Li) untuk keluar.
"Yah, sepertinya misi kita berhasil" Kata Pangeran Li
"Jangan senang dulu anakku, bisa jadi itu hanya permulaan dari permainan si iblis itu (Asikey)" Balas sang kaisar Negara Fainji.
"Pokoknya yang paling penting, esok ia harus datang di acara rapat tersebut. Agar kita bisa membangkitkan hewan pemusnah!"
"Jangan khawatir ayahku, nanti aku akan mengantarkan Asikey pergi menuju rapat itu. Dengan begini, kita tak usah takut lagi akan dia datang atau tidak!" Jelas Pangeran Li
"Yasudah kalau begitu, sebaiknya kau beristirahat untuk besok pagi!" Balas sang kaisar Negara Fainji, sambil menyuruh beberapa pelayan untuk mengantarkan Pangeran Li pulang.
Kamar Asikey, Kerajaan Whong
Tak lama kemudian, akhirnya Asikey tiba di kamarnya itu. Saat tiba disana, Asikey sudah melihat Pelayan Zhen sedang merapikan tempat tidurnya itu. "Hormat saya kepada yang mulia ratu" Ucap Pelayan Zhen sambil membungkukkan badannya (memberi hormat)
"Zhen jangan seperti itu, aku sudah menganggapmu seperti saudaraku sendiri!" Balas Asikey sambil beranjak pergi ke kasurnya.
Pelayan Zhen yang sedang memperhatikan Asikey itu pun langsung menyahutnya "Ratu kau kenapa?"
"Zhen apakah kau tau, siapa Ken itu?!" Tanya Asikey, sambil mengingat-ingat wajah Pangeran Ken.
__ADS_1
"Seingat ku ya ratu, Pangeran Ken adalah pemimpin dari para dewa. Dia adalah pemimpin para dewa sekaligus dewa roh. Menurut beberapa mitos yang sedang beredar di kawasan dunia bawah, Tuhan telah menjodohkan Pangeran Ken dengan sesosok gadis cantik dari keturunan seorang dewi. Gadis itu dikirim oleh tuhan dari masa yang berbeda dengan kita ratu!" Jelas Pelayan Zhen.