
Asikey yang hampir saja berhasil Lolos itu pun, dikejar oleh sesosok lelaki. Lelaki itu mengendarai seekor monster yang dikenal sebagai hydra.
“Sial! Kenapa harus seekor hydra!?” gumam Asikey.
Lelaki misterius itu selalu mengejar Asikey kemana ia pergi, bahkan rencana pelarian, yang selalu digunakan oleh Asikey, gagal total.
Walau semua rencananya gagal, tetapi Asikey tidak mudah putus asa. Ia terus berusaha kabur dari lelaki tersebut.
“Menarik” Ucap lelaki itu dengan tersenyum pelan.
Swushhh....
Tiba-tiba saja, lelaki yang mengincar Asikey itu, melontarkan jurusnya. Asikey yang tak tahu jurus apa itu, langsung saja bergegas untuk menghindar.
“Hemm...... Lumayan” Ucap Lelaki tersebut sambil menargetkan serangannya ke Asikey.
“Sial!” Gumam Asikey.
Serangan lelaki itu, sekarang tak bisa lagi dihindari oleh Asikey. Asikey pun terjatuh dari burung tersebut. Ia terjatuh seperti meteorid.
Drap...
Saat Asikey membuka matanya, ia langsung melihat sesosok lelaki yang mengejarnya tadi.
“Lain kali jangan mencuri lagi ya!” Ucap Lelaki tersebut.
Asikey yang terjatuh di gendongan lelaki tersebut pun, langsung saja wajahnya menjadi memerah (merona)
__ADS_1
Lelaki itu kemudian melirik Asikey, dan bertanya, “Namamu Siapa?”
“Huwah! Turunkan aku dulu!” Perintah Asikey.
“Baiklah”
Sesaat setelah perkataan itu berakhir, akhirnya lelaki itu menurunkan Asikey, dengan cara melepaskan genggamannya, yang menyebabkan Asikey terjatuh.
“Aw..!”
“Jangan kaya gitu juga kali, brengsek!” Asikey langsung marah, saat Lelaki itu menjatuhkannya.
“Cepat bilang! siapa namamu?!” Ucap Lelaki itu, dengan dingin.
“Asimentri Asikey!”
“Zen”
“Ka-kamu, saudaranya Ken ya?” Tanya Asikey.
Seketika saja, Pangeran Zen langsung membekap mulut Asikey, dan berkata, “Jangan sekali-kali kau sebut namanya!”
Asikey yang ketakutan itupun, hanya bisa mengangguk.
“Baiklah, kau tak punya tempat tinggal kan? Lebih baik kau tinggal di kerajaanku saja!” Ajak Pangeran Zen.
“Baiklah lelaki brengsek!” Ejek Asikey
__ADS_1
Seketika saja, Pangeran Zen langsung menatap tajam Asikey, dan berkata, “Udah berani ya?!”
“Ampun!” Dengan takut Asikey mengucapkan perkataan itu.
Pangeran Zen yang melihat tingkah laku Asikey, langsung saja tersenyum pelan.
*Asikey, seandainya kau tahu, kau ditakdirkan untuk dua orang lelaki, yaitu aku dan Ken* batin Pangeran Zen.
Alam Gaib
Tiba disana, Asikey langsung mendekati Pangeran Zen. Ia merasa takut karna kanan kirinya, penuh dengan orang-orang yang memiliki wajah yang berbeda dengannya.
Pangeran Zen yang melihat Asikey ketakutan itu pun langsung berkata, “Kenapa, apakah kamu takut?”
“Ihh, siapa juga yang takut!” Jawab Asikey sambil menjauh dari Pangeran Zen.
Tiba di Kerajaan Sukaku, Asikey langsung saja memandangi kanan dan kirinya. Tak ada orang sama sekali di kerajaan tersebut, hanya ada beberapa pelayan yang berwajah aneh, dan juga beberapa penjaga.
“Dimana selir-selirmu?” Tanya Asikey kepada Pangeran Zen.
Pangeran Zen kemudian melirik kearah Asikey, dan berkata, “Untuk apa selir? Aku hanya butuh satu orang yang setia untukku!”
Asikey yang mendengar perkataan itu, langsung merona. Dan menjawab, “Kau dan dia, walau namanya bagai pinang dibelah dua. Tapi sifatnya bagai bumi dan langit”
Sesaat setelah perkataan itu berakhir, Pangeran Zen langsung tersenyum. dan menjawab “Kau cantik, tapi sayang kau bodoh”
“Apa kau bilang!” Asikey langsung marah, saat Pangeran Zen mengejeknya.
Pangeran Zen tampak tak menjawab perkataan Asikey itu, ia hanya diam dan mengantarkan Asikey ke kamarnya.
__ADS_1
Tiba di kamar Asikey, Pangeran Zen langsung saja menyuruh beberapa pelayan untuk menjaga Asikey. Tapi Asikey menolak saat ia melihat tampang para pelayan.
“Aku tak mau! Aku tak mau dijagain oleh mereka!” Dengan raut wajah ketakutan Asikey mengatakan hal itu.