Kembalinya Sang Phoenix

Kembalinya Sang Phoenix
Ch.24 |Terbongkar


__ADS_3

Kerajaan Whong


Tiba di Kerajaan Whong, Asikey langsung saja mencari tabib kerajaan, untuk menyembuhkan ayahnya. "Tabib tolong saya, saya membutuhkan anda untuk mengobati luka ayah saya!"


Tabib yang mendengar hal itu pun, langsung bergegas pergi ke kamar yang mulia kaisar.


Tiba disana, tabib menyuruh Asikey untuk menunggu diluar. Setelah beberapa jam kemudian, akhirnya tabib pun keluar dari tempat tersebut, dan langsung menyampaikan berita buruk kepada Asikey. "Maaf ayahmu tidak bisa diselamatkan"


"Apa!" Teriak Asikey.


Asikey yang mendengar hal tersebut pun, langsung bergegas pergi ke kamar sang kaisar. Tiba disana ia melihat ayahnya yang tidak berdaya terbaring di sebuah kasur, dan juga seluruh anggota tubuh ayahnya itu ditutupi oleh kain putih. Asikey yang melihat hal itu pun langsung pergi mendekati ayahnya. Ia menangis sekencang-kencang mungkin.


"Walaupun kau bukan ayah kandungku, tapi aku menganggapmu sebagai ayah kandungku sendiri. Kau orang yang amat ingin ku lindungi, ini semua salahku, kenapa tadi aku tidak pergi membantu ayah!? Aku memang pecundang! Aku memang bodoh!" Keluh Asikey sambil mengeluarkan beberapa tetes air mata. Tiba-tiba saja datang seorang pelayan wanita.


"Tuan putri, saya Zhen. Wanita pelayan yang tadi. Saya kesini untuk mengingatkan mu, bahwa besok, kau akan diangkat menjadi seorang ratu dari ketiga kerajaan."


"Yasudah anda boleh pergi" Jawab Asikey


"Tuan putri maaf kalau saya lancang, sebenarnya anda ini siapa?! Kenapa anda mempunyai kekuatan Asimentri?!" Tanya Pelayan Zhen.

__ADS_1


"Darimana kau tau aku memiliki kekuatan itu?!" Jawab Asikey


"Tuan putri, tidak kah kau tahu, bahwa tuan putri ini sedang menjadi buah bibir (bahan pembicaraan)" balas Pelayan Zhen.


Brakkk......


"Apa! Jadi mereka semua sudah tau!" Ucap Asikey sambil memukul meja.


"Iya tuan"


"Tuan putri, bolehkah saya bertanya, anda ini siapa sebenarnya?" tanya Pelayan Zhen


"Sebenarnya aku bukan putri kalian, aku adalah Asimentri Asikey anak dari dewi kematian. Aku datang ke dunia ini sungguh tidak disengaja. Tolong kamu jaga rahasia ini Zhen, aku memercayaimu" Jelas Asikey


"Karna aku diusir" jawab Asikey


"Apa!"


"Kenapa bisa terjadi!?" Ucap Pelayan Zhen dengan kaget.

__ADS_1


"Aku dijebak" jawab Asikey


"Dijebak oleh siapa?!" Ucap Pelayan Zhen.


"Sudahlah kau tidak perlu tau terlalu banyak" Balas Asikey sambil meninggalkan ruangan tersebut.


Asikey pun langsung bergegas menuju ke kamarnya itu. Tiba dikamarnya Asikey pun langsung saja membaringkan tubuhnya ke kasur empuknya itu, dan menunggu hari dimana ia akan dinobatkan, sebagai ratu dari tiga kerajaan, yaitu Kerajaan Whong, Kerajaan Luluan Selatan, dan Kerajaan Luluan Utara. Tak lama kemudian, setelah Asikey menikmati tempat tidurnya, akhirnya ia tertidur pulas di kasurnya yang empuk itu.


Dunia Atas, Kerajaan Asimentri, ruang pribadi Dewi Kematian


Syushhhh......


Angin sepoi-sepoi tersebut, mengarah tepat di dewi kematian. Dewi kematian yang sedang menikmati angin tersebut, dan juga sambil menikmati segelas teh hangat itu pun langsung terbanyang-banyang akan kejadian tadi. Karena rasa curiganya itu, ia pun langsung mengutus seseorang untuk menyelidiki kejadian yang terjadi di pagi hari tadi.


"Kepala pelayan!" Teriak sang dewi


Seketika saja pelayan itu langsung bergegas pergi menuju ke ruangan pribadi sang dewi.


"Ada apa nyonya?" Tanya kepada pelayan tersebut.

__ADS_1


"Cepat selidiki, aura kekuatan iblis milik keturunan Asimentri, yang berasal dari dunia bawah!" Perintah sang dewi


Serentak kepala pelayan itu pun langsung menyelidiki hal tersebut, dan langsung mengirim beberapa detektif ahli untuk menyelidiki hal tersebut.


__ADS_2