
Asikey mengeluarkan semua tenaganya untuk mematahkan hipnotis itu. Tapi apa dayanya hipnotis itu ciptaan ibunya, yang belum ia pelajari cara untuk mematahkannya, pada akhirnya usahanya terbuang sia-sia.
Tak lama kemudian, setelah upacara pernikahan hampir selesai, tiba-tiba saja terdengar suara aneh dari dunia bawah, suara itu seperti ingin naik ke dunia atas.
Huawww!!
Terdengar suara amukan hewan yang sangat besar, hingga membuat se-isi acara menjadi runtuh akibat suara tersebut. Dewi kematian yang mendengar suara itu pun langsung terkejut, *Hewan pemusnah?!* batin Sang Dewi.
Duak!
__ADS_1
Terdengar suara barang-barang jatuh. Asikey yang mengetahui hal itu langsung melihat makhluk yang melakukan hal tersebut. Tak disangka saat ia ingin melirik ke arah makhluk tersebut, tiba-tiba saja makhluk itu langsung menyerang Asikey.
Semburan bola api mengarah kearahnya. Asikey yang berusaha untuk lari itu pun tak bisa. Bola api yang semakin mendekat hampir mengenai bagian tubuhnya. Tiba-tiba saja saat bola api itu hampir mengenai Asikey, Kak Sei datang menolongnya, tapi apa dayanya bola api dari hewan pemusnah itu sangatlah kuat, sehingga Kak Sei harus kehilangan nyawanya. "Kak Sei!" Teriak Asikey, sambil menangis. "Kenapa kau melakukan hal ini kepadaku"
Tak lama kemudian setelah Kak Sei menghembuskan nafas terakhirnya itu, tiba-tiba saja hewan pemusnah itu langsung kembali menyerang sang dewi kematian. Sang dewi yang berusaha untuk menahan serangan sang makhluk itu pun, tak bisa menahannya lagi. Akhirnya Dewi Kematian pun juga, memiliki nasib yang sama seperti Kak Sei, yaitu harus kehilangan nyawanya.
Asikey yang menyadari bahwa kedua orang yang ia sayangi itu mati karnanya, itu pun langsung kecewa dan bersedih. Tetapi saat ia sedang mengeluarkan kesedihannya itu, ada seseorang yang membisikinya
Asikey yang mendengar hal itu pun langsung marah, ia mengeluarkan kekuatan iblisnya dan juga sekaligus kedua hewan-hewannya
__ADS_1
Kemarahan Asikey tidak bisa dihitung lagi, ia seperti mengeluarkan banyak kekuatan untuk menyegel hewan pemusnah tersebut. Segala jurus ia lakukan untuk menyegel hewan tersebut. Sampai akhirnya ia berhasil menyegelnya, tapi pada saat ia ingin menyegel hewan tersebut, ia hampir saja kehilangan nyawanya itu. Hampir saja Asikey setengah keturunan dewi kematian dan setengahnya lagi keturunan dewi kehidupan, sehingga ia bisa menyegel hewan pemusnah tersebut, tanpa harus kehilangan nyawanya. Walau ia tak kehilangan nyawanya itu, tetapi Asikey kehilangan banyak tenaga, dan hampir pingsan. Setelah peristiwa tersebut berakhir, Celents ingin melarikan diri, tapi ia malah ditahan oleh Asikey yang berada dibelakangnya itu, Tanpa basa-basi, Asikey pun langsung memasukkan Celents ke penjara kematian.
Asikey yang sudah melihat semua keadaan berubah karna ia kembali itu pun, langsung menangis dihadapan kedua orang yang ia sayangi. Tiba-tiba saja, saat ditengah-tengah tangisannya itu, Asikey pun mendengar seseorang menyahutnya "Asikey, kenapa kau tidak menggunakan kekuatan dewi kehidupan!" Seru Sang Kaisar (Ayah Tiri Asikey)
"Bukannya hanya ada satu kesempatan dalam seumur hidup" Jawab Asikey
"Itu untuk jurus membangkitkan kembali, tapi ini jurus untuk mempercepat reinkarnasi!" Balas sang ayah.
__ADS_1
Asikey yang mendengar hal itu pun, langsung menggunakan jurusnya itu. Tak lama kemudian, akhirnya mayat ibunya dan orang yang ia sayangi, hilang/lenyap begitu saja. Asikey yang menyadari hal itu pun langsung berkata "Aku akan menunggu kalian di hari yang akan datang nanti"