Kembalinya Sang Phoenix

Kembalinya Sang Phoenix
Ch.35 |Bujukan


__ADS_3

"Selir Ying, bisakah kau jangan menggangu kami" Ucap Pangeran Ken


"Tapi, Pangeran Ken?!" Jawab Selir Ying.


"Sudah kubilang keluar!" Bentak Pangeran Ken.


Sesaat setelah perkataan itu berakhir, akhirnya Selir Ying keluar dari kamar Pangeran Ken. "Mau lanjutkan lagi" Tanya Pangeran Ken sambil mengarahkan tangannya ke Asikey


"Gak mau!" Jawab Asikey sambil melipat kedua tangannya.


"Yasudah, sekarang cepat antarkan aku pulang!"


Sesaat setelah perkataan itu berakhir, Pangeran Ken tidak menjawab apapun, ia hanya diam dan pergi begitu saja. Asikey yang terus mengikutinya itu, akhirnya terhenti, setelah melihat bahwa Pangeran Ken telah terhenti di sebuah tempat. Pangeran Ken bersandar di tempat tersebut. Sambil menunggu jawaban dari Pangeran Ken, Asikey selalu mengganggunya.


"Ken, boleh ya!" Bujuk Asikey, sambil mengganggu Pangeran Ken.



"Baiklah, tapi ganti pakaianmu itu! Aku tak suka melihatmu mengenakan pakaian itu!" Jawab Pangeran Ken


"Lalu harus mengenakan pakaian apa?!" Tanya Asikey dengan wajah memelas.

__ADS_1


"Kau ambil di dalam kamarku, dan pakailah pakaian yang sudah disiapkan disana" Balas Pangeran Ken sambil menunjuk kearah sebuah kamar.


Seketika saja, Asikey langsung bergegas pergi menuju kamar tersebut. Dan langsung menganti pakaiannya itu. 30 menit kemudian, akhirnya Asikey selesai memakai baju tersebut. Dan tiba-tiba saja, setelah Asikey selesai memakai pakaian tersebut, muncullah Pangeran Ken dari belakang Asikey


Bwush!


"Kau tampak cantik mengenakan pakaian itu!" Puji Pangeran Ken.



"Terima kasih" Balas Asikey dengan wajah merona.


"Yasudah, ayo cepetan antarkan aku pulang!"


Sesaat setelah perkataan itu berakhir, tiba-tiba saja Pangeran Ken langsung mencium leher Asikey, dan langsung mengigitnya.


"Hei, kenapa kau lakukan itu kepadaku!?" Tanya Asikey.


"Anggap saja ini sebagai tanda kepemilikan" Jawab Pangeran Ken.


Tiba-tiba saja, wajah Asikey kembali merona. "Bisakah kau berhenti membuatku jatuh cinta kepadamu" tiba-tiba saja Asikey langsung mengucapkan hal itu, yang tidak sengaja ia ucapkan. "Maaf, tapi tidak bisa. Kalau aku berhenti membuatmu jatuh cinta, bisa-bisa nanti kamu diambil lagi, oleh pria lain!" Balas Pangeran Ken, sambil mencubit pipi Asikey.

__ADS_1


"Yasudah, ayo, mari aku antarkan kamu pulang!"


Asikey yang mendengar hal itu pun langsung gembira. "Yey! Akhirnya kau mengantarkanku pulang juga!" Ucap Asikey dengan raut wajah gembira.


"Memangnya kau mau tinggal disini!?" Tanya Pangeran Ken.


"Jika mau, aku bisa menyiapkan satu kamar yang mewah bagimu!"


"Cihhh.... Jangan harap aku akan tinggal disini!" Balas Asikey dengan raut wajah jijik.


"Yasudah, cepat antar aku pulang!"


"Baiklah manisku" Balas Pangeran Ken sambil menyuruh beberapa orang untuk menyiapkan kereta kudanya.


Tak lama kemudian, akhirnya Asikey dan Pangeran Ken pun naik ke kereta kuda tersebut, dan langsung menuju ke dunia bawah. Di tengah-tengah perjalanan, Asikey melihat seorang anak yang sedang dibully oleh teman-temannya itu, tanpa basa-basi, akhirnya Asikey menyuruh Pangeran Ken untuk berhenti sejenak disini. Pangeran Ken yang tak tahu maksud Asikey itu pun langsung menuruti perintahnya. Sesaat setelah Pangeran Ken memberhentikan kereta kudanya itu, tiba-tiba saja Asikey langsung turun, dan langsung menghampiri anak itu. "Hei, bisakah kau berhenti membully anak itu!" Omel Asikey.


"Memangnya kau siapa disini!" Balas anak laki-laki itu.


"Hei nak! Sadarkah kau, kau masih kecil, seharusnya kau tidak boleh melawan orang yang lebih tua darimu!" Ucap Asikey.


Seketika saja saat Asikey ingin melanjutkan pembicaraannya itu, tiba-tiba saja anak laki-laki tersebut berubah menjadi abu. Asikey yang terkejut itu pun, langsung mendekati anak yang dibully oleh anak laki-laki tersebut.

__ADS_1


"Kau tak apa-apa kan?" Tanya Asikey.


"Terima kasih kakak, atas bantuanmu!" Ucap anak tersebut dengan wajah polosnya.


__ADS_2