Kembalinya Sang Phoenix

Kembalinya Sang Phoenix
Ch.48 |Ditaklukkan oleh Dewi Klutura


__ADS_3

Tahun demi tahun terus berlalu, pencarian Asikey yang diperintahkan oleh Pangeran Ken, dan Pangeran Zen, terus dilaksanakan.


Pada suatu hari, Asikey kembali ke alam roh. Ia berada di sebuah kedai kopi.


Asikey mengenakan pakaian berwarna putih berserta dengan jubah putihnya itu.


Asikey duduk di kedai kopi, tepatnya di barisan paling belakang.


Saat ia tengah duduk di sana, ia mulai memesan minumannya itu.


Tak lama kemudian, datanglah Pangeran Ken yang didampingi oleh selirnya, yaitu Sieng'er.


Tap... Tap... Tap...


Terdengar suara langkah kaki seseorang, yang tak lain itu adalah suara langkah kaki. Pangeran Ken, dan Sieng'er.


Sieng'er yang tengah duduk di depan Asikey, langsung saja raut wajahnya berubah menjadi marah, ia seperti melihat Asikey, adalah Dewi Klutura.



“Pangeran, bisakah kau usir wanita ini?!” Bisik Sieng'er dengan manja.


Pangeran Ken yang tampak curiga dengan wanita yang berada di depannya itupun langsung saja bertindak untuk mengusirnya.


Sebenarnya wanita yang berada di depannya itu, adalah Asikey. Karna Asikey memakai jubah putih, jadi Pangeran Ken tak tahu dia siapa.


“Penjaga, cepat kau usir wanita ini! Merusak pemandangan saja!”


Asikey yang mendengar perkataan itu pun langsung saja menjawabnya,

__ADS_1


“Ken, semoga kau tak menyesal mengusir ku”



Pangeran Ken yang tampak terkejut akan kedatangan Asikey itu pun langsung berkata, “Asikey!”


Sesaat setelah perkataan itu berakhir, Pangeran Ken langsung saja bergegas pergi untuk memeluk Asikey.


Tapi apa dayanya, Asikey langsung menghilang, saat Pangeran Ken tengah memeluknya.


Pangeran Ken yang tampak menyesali akan perbuatannya itu pun langsung menangis, ia seperti memengangi bekas-bekas yang tersisa dari Asikey.


Setelah peristiwa itu berakhir, datanglah kabar, bahwa Asikey telah menjadi permainsuri dari Pangeran Ash, yang merupakan dewa api.


Asikey sebenarnya tak menyetujui hal itu, tetapi apa dayanya ini adalah perintah dari ayahnya, yaitu Dewa Kematian.


Pangeran Zen dan Pangeran Ken, terus bertanya-tanya,


“Sebenarnya, apa yang sedang direncanakan oleh tuhan untuk kita?!”


Setelah peristiwa itu terjadi, Pangeran Ken dan Pangeran Zen, terlupa akan suatu hal, bahwa Dewi Klutura semakin menjadi-jadi.


Asikey yang terus menyendiri disebuah hutan Lengko itu, tiba-tiba saja menemukan sekumpulan hewan pemusnah. Jumlahnya tak bisa Asikey hitung.


Asikey yang melihat hal tersebut pun langsung saja ingin menyerangnya. Tetapi, saat ia tengah ingin menyerang, Dewi Klutura menghentikannya, dan berkata,


“Jangan kau sakiti hewan-hewanku!”


Asikey yang mendengar perkataan itupun tiba-tiba saja terhenti.

__ADS_1


“Jika kau menyakitinya, maka akan ku buat kau menderita!”


Sesaat setelah perkataan itu berakhir, dada Asikey terasa sakit. Ia merasa Klutura sudah mulai bisa menaklukkannya.


Satu persatu dari organnya, diambil ahli oleh Dewi Klutura.


“Hentikan ini Klutura! Kau telah menyakitiku!” Ucap Asikey dengan nafas yang tak begitu stabil.


“Hahahaha...... Sekarang tubuhmu ini adalah milikku!” Ucap Klutura, sambil mengendalikan beberapa organ yang ada di tubuh Asikey.


Waktu terus mengalir. Klutura yang sedang menaklukkan tubuh Asikey itu pun akhirnya berhasil.


“Akhirnya, aku bisa menaklukanmu” Ucap Asikey yang dikendalikan oleh Dewi Klutura.


Sesaat setelah perkataan itu berakhir, Asikey (Dewi Klutura) langsung saja bergegas pergi menuju ke Kerajaan Huo.


“Mulai hari ini, dan seterusnya. Tak akan ada lagi nama Asikey, yang ada hanyalah nama Klutura!” Ucap Asikey yang dikendalikan oleh Dewi Klutura.


Peringatan!


Cuman mau ingetin aja, kalau yang tulisannya miring tu, yang berkata adalah Dewi Klutura.


Contohnya:


“Hello, aku makhluk mars!”


Dan maaf apabila kata-katanya kurang efektif 😥


Author mohon dukungannya dari kalian!

__ADS_1


__ADS_2