
Setelah melakukan perjalanan begitu lamanya, akhirnya mereka berdua dan rombongannya itu pun, tiba di Kerajaan Negara Fainji. Karna Asikey memiliki wilayah negara paling luas, dan paling kaya akan sumber daya alam, berserta dengan keanekaragamannya itu, akhirnya Asikey pun disambut dengan begitu meriah, dari pada para raja lainnya. Tak lama kemudian, para perdana menteri, para petinggi kerajaan, dan para raja lainnya, memberi salam kepada Asikey, "Salam yang mulia ratu!"
Sesaat setelah mereka mengucapkan salam, akhirnya Asikey pun membalas salaman mereka. Setelah Asikey membalas salaman tersebut, akhirnya ia diantarkan ke sebuah tempat perkumpulan, yang dimana disitu membahas tentang perhubungan antara dunia atas dan dunia bawah.
"Pertama-tama saya, sebagai pemimpin dari rapat ini. Akan membahas tentang pemimpin (Penguasa) baru dari dunia bawah. Disini telah terdapatnya, beberapa negara di dunia bawah, seperti, Negara Whong yang terdiri atas 3 negara, yaitu Luluan Selatan, Luluan Utara, dan Whong. Yang dipimpin oleh Ratu Ye Asikey, dalam peringkat negara nomor 1. Negara Fainji yang dipimpin oleh Raja Huanyang dan penerusnya yaitu Pangeran Li Huanyang (Pangeran Li), dalam peringkat negara nomor 2. Negara Nyuan yang dipimpin oleh Raja Luan Lyan yang baru saja naik takhta. Negara ini termasuk dalam peringkat negara nomor 3. Negara Suhan yang dipimpin oleh Raja Suan Rodus, dalam peringkat negara nomor 4. Dan seterusnya...." Jelas sang pemimpin rapat.
Setelah sang pemimpin rapat selesai berbicara, akhirnya diadakannya musyawarah untuk memilih siapa pemimpin dunia bawah yang baru. Tak lama kemudian akhirnya musyawarah itu dilakukan, sambil menunggu hasil musyawarah itu, yang diikuti oleh seluruh rakyat yang ada di dunia bawah. Akhirnya sang pemimpin rapat memutuskan untuk, mengizinkan para raja, ratu, pangeran dan tuan putri untuk beristirahat di tempat yang sudah disiapkan olehnya itu. Asikey yang mengetahui bahwa ia mendapatkan bagian di Kediaman A itu pun, langsung bergegas pergi menuju ke Kediaman A
Kediaman A, khusus para tamu terhormat
Tiba di Kediaman A, Asikey pun langsung pergi menuju kamarnya itu. Setelah tiba dikamarnya, Asikey pun langsung menyuruh beberapa pelayan wanitanya itu, untuk langsung mengambilkan beberapa makanan dan juga beberapa minuman untuknya itu.
Tak lama kemudian, akhirnya makanan dan minuman itu datang. Karna rasa laparnya itu, dan perutnya yang selalu berbunyi Kriuk.... Kriukk.... Itu pun langsung memakannya dengan lahap. Tiba-tiba saja saat Asikey sedang memakan-makanan tersebut, dipinggir-pinggir kolam itu pun, tiba-tiba saja ada yang menyampanya "Hai, yang mulia ratu. Anda mengapa makan dimari?! Mengapa tidak anda makan di dalam saja?!"
__ADS_1
"Hemm..... Menurutku makan disini, jauh lebih enak dari pada di dalam" Jawab Asikey
"Oh ya..... Namamu siapa ya?!"
"Nama saya Suhan Hihara ratu! Panggil saja saya Ara ratu!" Balas Putri Ara.
"Bisakah kau memanggilku Asikey?!" Tanya Asikey sekali lagi.
"Tunggu-tunggu, apakah aku terlihat tua?!" Ucap Asikey dengan wajah tersinggung.
__ADS_1
"Hehehehe..... Yasudah aku akan memanggilmu dengan sebutan Asikey saja" Balas Putri Ara dengan cengengesan
"Nah gitu dong, yaudah ayo ikut makan bersama ku!" Ajak Asikey
"Oke!" Jawab Putri Ara dengan kata-kata singkat.
Setelah makanan mereka sudah ingin kunjung habis, tiba-tiba saja, ada seseorang yang mengejek Asikey dan memukul Asikey.
Plakk!
"Hahahaha..... Rasakan itu lemah!" Ejek Ye Qin
Putri Ara pun tidak terima, dan langsung menampar wajah Ye Qin. Tapi tamparan itu ditahan oleh Asikey. Ye Qin yang terkejut itu pun langsung berkata lagi, "Huhuhu....! Apakah kau takut denganku Asikey!?"
__ADS_1
"Ye Qin asal kau tau ya, anggap saja aku seperti peribahasa air tenang menghanyutkan. Dan satu hal lagi untukkmu yang harus kau ingat, Kesombongan dan keangkuhan adalah awal dari kehancuran!" Balas Asikey dengan santai.
Ye Qin hanya diam seribu bahasa (tak bisa berkata-kata lagi) Saking kesalnya, akhirnya Ye Qin pun pergi dari tempat mereka.