Kembalinya Sang Phoenix

Kembalinya Sang Phoenix
Ch.50 |Akhir dari semuanya


__ADS_3

Tak lama kemudian, akhirnya mereka langsung melakukan perjalanan ke Hutan Lengko.


30 menit kemudian, akhirnya Pangeran Ken dan Pangeran Zen, telah tiba di Hutan Lengko.


Kedua dari mereka langsung saja bergegas pergi menuju ke sarang Dewi Klutura.


Tiba di sarang sang dewi, mereka langsung saja terkejut, karna mereka tak menyangka, bahwa Dewi Klutura berada di sana



“Wah, wah , wah. Liat siapa itu yang datang!” Ucap Asikey yang dikendalikan oleh Dewi Klutura.


Pangeran Ken yang tak mengetahui bahwa itu adalah Asikey, langsung saja bergegas pergi menuju ke arah Asikey (Dewi Klutura), dan langsung mengunci titik vital dari Dewi Klutura.


Swushhh.....


Angin yang begitu kencang, membut sang pangeran tak bisa mengunci titik vitalnya.


“Hohoho, tak asik tau! Kalau kau mengunci titik vitalku!” Ucap Asikey (Dewi Klutura) yang berada di belakang Pangeran Ken.


Pangeran Ken yang terkejut akan kecepatannya itu pun langsung menyerang balik.


“Hiahh!” Teriak Pangeran Ken sambil mengarahkan sebuah jurus kepada Asikey (Dewi Klutura)


Dengan kecepatannya, Asikey (Dewi Klutura) berhasil menghindar dari serangan tersebut.


Pangeran Zen yang mengetahui hal itu pun langsung membantu kakaknya. Dengan cara, ia memanggil hewan peliharaannya itu, yaitu berupa seekor hydra.


Srushhh......

__ADS_1


Dari belakang Asikey, hewan itu langsung menyerang.


Tapi sayang sekali, serangan mahkluk tersebut, tetap saja tidak mengenai tubuh Asikey.


Hewan hydra tersebut pun harus mati ditangan Asikey.


“Tidak!” Teriak Pangeran Zen, sambil mengeluarkan beberapa tetes air mata.


Pangeran Zen yang terlihat marah itu pun, langsung menyerang Asikey dari belakang.


Ia berhasil mengunci titik vital Asikey.


Setelah titik vital terkunci, Pangeran Ken langsung saja mengeluarkan jurus Q-jian nya itu.


“Ukh!”


Asikey yang sudah berhasil menaklukkan tubuhnya itu pun berkata,


“Ken, Zen, maaf kalau aku berbuat salah”


Pangeran Ken dan Pangeran Zen, langsung saja terkejut, saat ia mendengar bahwa itu adalah suara Asikey.


“Asikey!” Teriak kedua pangeran tersebut, sambil memegangi tangan Asikey, dan menyesal akan perbuatan yang telah ia lakukan.


Tiba-tiba saja, saat Pangeran Ken dan Pangeran Zen, menyesali perbuatannya itu. Datanglah sebuah suara yang tak diketahui asal-usulnya.


“Hahahaha, bagaimana rasanya jika kalian kehilangan orang yang kalian sayangi?” Ucap Klutura, yang hanya menunjukkan suaranya.


“Klutura, kenapa kau melakukan hal ini kepada kami!” Tanya Pangeran Zen dengan isak tangisannya itu.

__ADS_1


“Dulu, waktu itu”


“Aku adalah seorang gadis yang disayangi oleh kalian para dewa dan dewi”


“Aku selalu mendapatkan kasih sayang dan cinta dari semua orang. Tetapi pada suatu malam, kalian mengambil orang tuaku! Kalian membunuhnya dengan tragis!”


“Aku masih bisa menahan isak tangisku itu, aku bisa memperbaiki hatiku itu. Tetapi, karna kejadian itu, semua orang jadi membenciku! mereka jadi memfitnah ku!”


“Hanya ada satu orang yang menyayangiku, yaitu Kak Will.”


“Suka dan duka aku lewati bersama dengannya. Tapi pada suatu malam, kalian mencelakai dirinya!”


“Kalian juga memfitnah diriku! Bahwa aku adalah orang yang telah membunuh ayah kalian! Sadarkah kalian, orang yang telah menbunuh ayah kalian adalah Dewa Kematian!”


“Tapi, mengapa anak dari sang pembunuh harus mendapatkan kehidupan yang layak dari padaku!?”


“Mengapa bukan aku yang harus mendapatkannya!”


“Setelah peristiwa itu, kalian menghancurkan tubuhku dan membakarnya menjadi abu. Pembalasan ku yang masih tersisa, membuatku ingin menghancurkan orang yang kalian sayang!”


“Tak ku sangka dendamku bisa ku balaskan”


Perkataan yang diucapkan oleh Dewi Klutura semakin memudar, begitu pula dengan Asikey, yang tubuhnya terus memudar.



“Ibu, ayah, Kak Sei, ini akhir dari ceritaku” Kata-kata itu keluar dari mulut Asikey, yang sudah menjadi abu.


Pangeran Ken dan Pangeran Zen, langsung saja menyesalinya, ia berusaha membangkitkan kembali Asikey. Tapi apa dayanya nasi sudah menjadi bubur. Asikey tak bisa diselamatkan lagi.

__ADS_1


__ADS_2