Kesabaran Suamiku

Kesabaran Suamiku
13.Pesta pernikahan


__ADS_3

Silahkan mbak dan masnya kalau mau istirahat , ada waktu satu jam sebelum acara resepsi dimulai.


ucap penyelenggara resepsi gedung.


mereka mengantarkan kami keruangan...hanya aku dan mas Agus yang masuk keruangan itu.


oh..ternyata kamar ini khusus pengantin.


kalau kamu mau istirahat ...istirahatlah, mas mau sholat dulu.


Apa kamu mau sholat bareng mas..?


aku nanti aja mas..mau..!


aku bingung mau minta tolong dengan mas Agus.


padahal aku sudah merasa gerah dengan kebaya pengantin ini.


sebenarnya aku ingin mas Agus membantuku untuk melepaskan riasan dibagian kepalaku dan melepaskan kaitan sleting bagian belakang.


aahh nanti dia geer lagi ,terus nanti berpikir yang macem-macem lagi ...lebih baik aku menunggu orang lain datang.


mau apa dek...ini masih siang lho jangan macem-macem!


eeh ditanyain kok malahan diam.


His apaan sih ,gak usah mikir yang aneh-aneh deh...dasar piktor " pikiran kotor".


ucapku kesal dengan apa yang diucapkan mas Agus.


kali aja dek mau minta duluan...pahalanya besar lho.


" goda mas Agus ".


hahahaha...muka MU lucu dek kaya gitu ,kaya kepiting rebus.


sini mas bantu bukain riasan dikepalamu...biar rilex kepalamu.


gak lucu kan kalau cantik-cantik oleng Kepalanya...apa kata orang nantinya.


atau mau mas bantuin buka bajumu sekalian nih...kita kan sudah halal mumpung kita berdua lho.


AAGUSS!!!!


aku teriak kesal dengan kelakuan mas agus...baru beberapa jam sah menjadi suamiku ternyata dia mulutnya usil banget.


aku hanya malu kok dia tahu apa yang aku pikirkan tadi...hufp.


Jangan teriak-teriak dek ,nanti dikira orang aku ngapa-ngapain kamu...kan gak enak nantinya.


Dah sana katanya mau sholat tadi...sana..sana


jangan berisik disini.


bener nih gak mau mas bantu ,nanti nyariin lagi.


gak usah malu..mas kan sudah halal buat liat kamu.


yaudah deh kalau memang kamu mas gak maksa kok...


mas Agus pun masuk kekamar mandi...kudengar mas Agus seperti sedang mandi.


ini kesempatan ku menelpon MUA untuk membantuku membuka riasanku ini


kuambil Handphone ku dan mulai melakukan panggilan.


Hallo mbak...kekamar ku Yach mbak sekarang.


setelah bicara panggilan pun kututup.


tok..tok..


masuk aja mbak pintunya gak dikunci kok.


mereka kemudian masuk.


aku mau lepas ini semua mbak...sudah gerah mbak aku mau mandi.


" baik mbak..mari mbaknya duduk disini".


ucap MUA.

__ADS_1


mereka pun melepaskan semua riasannya dan membantuku melepaskan kebaya pengantin yang ku pakai.


aku selesai dengan semuanya dan mas Agus pun selesai dengan ritual mandinya dan pihak MUA pun sudah keluar dari kamar.


Lho sudah selesai toh buka-bukaan nya...mas pikir tadi mau ikut buka biar seru gitu.


ucap mas aku yang masih saja menggodaku.


aku tidak menggubris apa yang mas Agus omongkan.


aku langsung masuk kekamar mandi untuk membersihkan tubuhku yang sedikit lengket.


huh..rasanya segar sekali tubuhku setelah mandi...kulihat mas Agus sedang sholat.


aku mengambil pakainku untuk kupakai didalam kamar mandi..karena aku masih belum bisa melakukan nya didepan mas Agus meskipun dia sudah sah jadi suamiku.


aku keluar dengan pakaian santai...aku melepas gulungan rambutku dan kubiarkan rambutku teruarai..kusisir perlahan rambutku.


rasanya lega dan enteng banget kepalaku.


setelah itu aku menuju ranjang yang disediakan dikamar ini...namun baru beberapa aku melangkah , mas Agus sudah mendahului ku.


lho kok berhenti...sini " mas agus menepuk-nepuk kasur " ...kalau capek sini istirahat.


tenang aja..mas sudah jinak kok ,gak akan nerkam kamu.


aku pun melangkah maju menuju ranjang...


awas ya mas kalau macam-macam... "aku mengacungkan kepalan tangan kearah mas Agus".


aku merebahkan tubuhku..melepas rasa lelah dikakiku karena terlalu lama berdiri.


Entah mengapa mataku terasa mengantuk..tak terasa aku pun memejamkan mata dan tertidur.


sayang...ayo bangun sudah saatnya kamu dirias kembali.


ucap Mama membangunkannya..


hahouum...apa MA ,maaf aku ketiduran.


tadi tuh pihak MUA sudah mengetuk pintu kalian..tapi tidak sahutan dari kalian jadi mereka meminta tolong sama Mama untuk masuk.


sudah sana cuci muka dulu biar segar...suamimu sudah selesai dirias.


aku pun bangun lalu menuju kamar mandi.


keluar dari kamar mandi mas Agus sudah terlihat rapi dengan pakaian pengantinnya.


ini mbak bajunya silahkan dipakai.." ucap MUA"


Mas balik badan dulu atau mas tunggu diluar aja dulu aku mau ganti pakaianku.


ucapku kepada mas Agus.


mau ganti ya ganti aja lho dek...masa mas gak boleh lihat kamu sih.


lagian tuh ya kalau mas nunggu kamu diluar nanti dikira orang kita tuh lagi marahan...masa iya baru juga nikah sudah marahan.


gak ada larangan lho lihat tubuh istri sendiri... mas Agus bicara dengan mengedip-ngedipkan matanya.


kuambil bantal dan kulempar kearah mas Agus.


iiih dasar kamu ya mas..


Agus benar sayang kamu gak perlu malu...


dia kan suamimu.


Mama membela agus.


iya MA..Hani tau tapi Hani belum terbiasa MA.


rengekku kemama.


ya sudah mas balik badan nih..pelit banget cuma liat aja.


Mama dan para MUA tertawa dengan ucapan mas Agus.


awas ya kalau berbalik badan lagi...ancamku


pihak MUA mulai memakaikan pakaianku dan meriasku.

__ADS_1


entah sejak kapan mas Agus sudah berbalik badan dan duduk di ranjang...kulihat dia sedang asyik dengan handphonenya...


dari cermin kulihat dia tersenyum senang..entah sedang chatan dengan siapa.


Apa dek kok diam-diam lihatin mas dari cermin ?...awas nanti jatuh cinta lho.


mas gak ngintip kok tadi..cuma lihat sedikit.


iiih..nyebelin deh ,mas tuh Yach.


aku berjalan menuju mas Agus...dan mencubit mas Agus dan beberapa kali memukulnya..


namun tanganku dipegang mas Agus..


sayang kok kamu begitu dengan suamimu..nanti di bisa sakit lho pukulin terus.


ucap Mama dengan tingkah ku.


namun yang kupukul justru tertawa sambil menahan tanganku dan berucap..


ulu..ulu..gitu aja jengkel..ngambek..


kasihan tangannya ini dek..nanti sakit lho mukulan mas.


tangan cantik dan lembut seperti ini seharusnya buat membelai suamimu ini...


sayang.


aku pun berlalu meninggalkan mas Agus yang masih menertawaiku.


Mbak ,mas...kita foto dulu yuk


ucap fotografer kepada kami..


kami pun melakukan sesi foto didalam kamar pengantin.


bermacam gaya foto kami lakukan meski aku sedikit kaku.


ayok sayang saat kita keluar...sudah ada beberapa tamu yang datang untuk menyambut raja dan ratu semalam...hehehe.


ucap Mama kepada kami.


kami pun keluar kamar ,ternyata keluargaku dan beberapa keluarga mas Agus sudah menunggu kami .


kami di iring menuju pelaminan...


ternyata teman-teman ku pun menyambut ku kembali.


kulihat sudah banyak tamu yang mulai berdatangan.


Mama dan papa ternyata mengundang semua kolega bisnisnya.


dan aku yakin acara ini pasti sampai malam...


aku melambaikan tanganku ke Mama..


apa sayang..ada yang kamu butuhkan ?


ucap Mama setelah mendekat.


MA..apa caranya sampai malam ? terus apa semua kolega bisnis papa dan Mama diundang ?


hehe ..iya sayang bahkan semua teman-teman Abang MU juga diundang.


ini pesta Putri Mama satu-satunya.. ya jadi semuanya harus Mama undang deh..


huffuu..aku mengeluarkan nafas dengan berat.


tiba-tiba namaku dipanggil oleh teman-teman ku untuk bernyanyi.


aku menggeleng kan kepalaku... tapi justru aku dihampiri mbak Kinan dan mbak Rani untuk naik ke panggung.


Ayok Gus..gandeng Hani biar mbak yang pegangin bajunya.


mas Agus pun menuruti kemauan mbak-mbak ku.


kira-kira lagu apa Yach akan dinyanyikan ??


masih berlanjut ...


jangan lupa like dan komen nya Yach...

__ADS_1


TERIMAKASIH


__ADS_2