
POV Agus
Hari yang kutunggu tinggal berapa hari lagi..
Ada rasa khawatir yang hinggap di hatiku..apakah Hani akan bisa menerima ku ?
Nyaman kah tinggal dirumah ibuku yang sederhana ini ?..
aku tau Hani menerima perjodohan ini hanya karena kedua orang tuanya.
semoga aku bisa sabar menghadapi prilakunya nanti.
beri aku kesabaran ya Allah menjaga amanah MU...dan menjalani ibadah ini.
semoga kamu bisa membuka hatimu dan mau menerima ku yang tak pantas menjadi pendampingnya.
Mas..mas Agus....
Ayu teriak memanggilku...aku yang sedari tadi melamun kaget mendengar namaku dipanggil.
buru-buru aku keluar dari kamarku..
Apa sih dek kok teriak...mas tuh kaget tau..
ucapku sedikit kesal .
Habis dari tadi tuh aku manggilin mas Agus...tapi mas Agus gak ada jawaban dari dalem jadi teriak lah biar kedengaran.
iya..iya..tadi ketiduran... ada apa sih ?
ketiduran apa melamun tadi hayo...lagi mikirin mb Hani kan.
iya kan...iya kan ,ngaku aja kali gak usah malu-malu.
ucap ayu sambil menggodaku.
udah ah..gak usah dibahas lagi... udah cepet mau ngomong apa kalau gak mas pergi nih.
idih gitu aja ngambek kaya anak ABG aja...
gini Yach mas tersayang...katanya tadi mau kepasar cari perlengkapan buat seserahannya mb Hani.
mau jadi gak sih..ayu sudah siap tinggal nunggu mas aja.
Astagfirullah.. mas lupa dek.
kutepuk jidatku karena aku memang lupa kalau punya janji kepasar mau cari beberapa barang buat seserahan.
sudah mas catet belum ,apa aja yang mau dibeli nantinya..
ayu mengingatkan barang apa saja yang akan dibeli..
berapa waktu yang lalu aku menghubungi mamanya Hani , menanyakan beberapa hal tantang Hani.
meski pun ada rasa malu ketika aku bertanya ukuran pakaian dalam Hani.
Biarlah yang penting aku tau ukurannya.... hehehehe , malu mah urusan belakang..
FLASHBACK**
ASSALAMUALAIKUM , MA..
walaikumsalam nak Agus...ada apa Yach kok tumben telpon nih ?
apa ada yang mau diobrolin sama Hani ..??
__ADS_1
ah..tidak mah aku ingin bertanya dengan Mama yang bersangkutan dengan Hani.
tapi aku mulai dari mana Yach MA..aku bingung !!
ngomong aja sama Mama tidak perlu sungkan...atau kamu mau tanya sendiri dengan Hani .
tidak usah MA..sama Mama aja.
begini MA..aku mau tanya ukuran pakaian dalamnya Hani MA..
sama kosmetik yang biasa Hani pakai MA..
oooh Mama kira kamu mau tanya apa...
bra 36 , CD nya L kalau kosmetik nya pakai wr**
suka warna ungu ,maroon dan putih.
sandal 36 ,sepatu 37.
hehe makasih ya MA..jangan ngomong sama Hani Yach ,MA .
terimakasih MA...assalamualaikum.
walaikumsalam.
jawaban salam dari mamanya Hani mengakhiri obrolan kami.
lega rasanya karena aku sudah tau barang dan warna kesukaan hani walaupun aku sempat ragu dan juga malu untuk menanyakannya.
FLASHBACK***
sudah mas catet dek...yuk berangkat sekarang.
Bapak meninggal disaat ayu masih berumur 3 bulan.
Bapak sering sakit-sakitan dan ibu harus berjuang sendiri untuk keluarga.
Aku dan mb Ratna sengaja putus sekolah untuk membantu ibu, walaupun ibu sudah melarang kami.
Namun kami tak tega melihat bekerja keras sendiri.
Mb Ratna hanya lulusan sekolah dasar sedangkan aku berhenti ketika sudah lulus SMP.
Aku masih punya seorang mamas yang bekerja di kota dengan penghasilan yang lumayan...karena mamas ku lulusan sarjana.
Namun sayang setelah dia menikah ,dia berubah ,jarang pulang walaupun hanya sekedar menjenguk ibu.
Pernah dia pulang pas Bapak sedang sakit... ku kira dia pulang hanya untuk menjenguk bapak yang sedang sakit tapi ternyata dia pulang membawa masalah baru.
Menjual kebun yang merupakan penghasilan buat kebutuhan makan kami sehari-hari.
tanpa dia meninggalkan uang sepersen pun.
ketika bapak mendengar nya bapak langsung syok..dan ketika dibawa kerumah sakit , nyawa bapak sudah tidak tertolong lagi.
itulah awal keterpurukan keluargaku , hanya tinggal sawah satu petak yang kami punya itupun jika ditanami sayuran hasilnya tak seberapa..orang tuaku sering hutang beras sana sini hanya untuk makan. sampai kami dibilang tetangga bahwa kami keluarga miskin yang bisanya cuma hutang.
sejak saat itu aku mempunyai tekad kalau keluargaku harus berubah.
aku meminta restu kepada ibuku kalau aku ingin bekerja keluar negeri...meski umur dan ijasahku tak mendukung.
aku berusaha memberikan ibu pengertian..meski pun usiaku belum dewasa tapi aku punya tanggung jawab atas ibu dan saudara-saudara ku.
lama kelamaan ibu mengerti dan merestuiku.
__ADS_1
aku dibantu oleh pamanku agar aku bisa kerja keluar negeri...Paman berkorban dengan menjual sawahnya untuk aku bisa kerja keluar negeri.
Ya Allah jika aku mengingat hal itu rasa sakit ,ibu dan saudara-saudara ku yang selalu dihina orang.
Mas..ayok,kok malah melamun entar kesambet lho.." ucapan ayu membuyarkan lamunanku".
Dek,mau belanja di mall atau dipasar aja.
aku bertanya,karena aku memang tidak pernah tau dan tak pernah belanja.
Dimall aja mas biar enak..ajak mb Ratna juga ajeng mas , biar rame.
kan asyik belanja bareng-bareng.
terserah kamu dek mas mah ikut aja...
bawa uang yang banyak Yach mas...biar kita bisa ikutan belanja.
"ayu berkata sambil mengedipkan matanya".
ya sudah sana ajak mereka...ibu gak diajak sekalian.godaku ke ayu.
iih..nanti kita gak bisa minta dibelanjain sama mas kalau ibu ikut.
mas tunggu diluar Yach...jangan pake lama.
ucapku sambil berlalu...senang rasa melihat orang yang kita sayang bahagia...
aku hanya berharap Hani juga bisa akab dan nyaman dengan saudara-saudara ku.
Mas kita sudah siap..." ucap mereka bersama-sama ".
lho kok bocil-bocilnya gak ikut..aku melihat hanya para emak saja yang ikut.
ribet deh mas..bocil sudah diamankan dengan para suami.
kamipun berangkat dengan mengendarai mobil pick up...Untung badan kami tidak ada yang terlalu besar meski sempit masih tetap muat.
Mas,nanti kalau ada polisi kita pasti ditilang...kelebihan muatan nih.
ucap ayu sambil celingukan takut-takut ada polisi.
tenang aja kalau nanti ketemu polisi terus ditilang,mas sudah ada penangkalnya.
apa mas....ucap mereka serempak .
memang mas punya kenalan polisi sampai pede kaya gitu " ucap Ajeng ".
Nanti mas kasih jaminan aja buat polisinya...pasti polisinya gak akan nolak.
jaminannya apa mas...tanya ayu penasaran.
mas jaminin kamu yu..hahaha.
iih gak lucu tau mas...memangnya aku barang djadi jaminan. " ucap ayu sambil cemberut ".
siapa tau mas nanti punya adek ipar seorang polisi gara-gara ditilang.
**aamiin** ucap mb Ratna dan Ajeng bersamaan...
Istirahat dulu Yach..
minta doa buat kepulihan my Hubby.
terimakasih yach yang sudah suka dengan ceritaku
__ADS_1