
Aku meminta Mama untuk bertemu secara langsung dengan Laki-laki yang mereka jodohkan.
Aku ingin tau seperti apa dia , kenapa dia mau dijodohkan dengan ku.
kenapa kamu ingin bertemu dengannya , jangan-jangan ada sesuatu yang mau kamu lakukan setelah kamu bertemu dengannya ?
pertanyaan Mama yang curiga dengan keinginan ku .
apa aku salah MA...kalau aku ingin bertemu dengan lelaki yang akan menjadi suami ku.
Sebelum akad nikah aku ingin tau tentang dia.
mah aku minta nomor Wa nya agar aku mudah untuk komunikasi nya , pintaku kemama.
nih..." Mama menyerahkan secarik kertas yang tertulis nomor HP."
Aku menerima nya dan langsung menyalin nomornya dan aku memberanikan diri untuk menelpon nya langsung.
Tut..Tut..tut
namun tak ada jawaban, kucoba yang kedua kalinya.
Tut..Tut.....hallo assalamualaikum , jawaban dari ujung telpon dan akupun menjawab...
Walaikumsalam , apa benar dengan Agus .
Iya benar mb , ada yang bisa saya bantu.."Agus"
saya Hani anak dari papa surya..." jawabku"
kamu Hani...apa ada yang mau dibahas sampai kamu sendiri menelpon ku ?
iya.,.bisa tidak malam ini kita ketemuan di caffe depan taman kota. " ucapku kepada Agus."
bisa...jam berapa ?
jam delapan ." jawabku singkat."
Sesuai yang kujanjikan...aku datang ke caffe jam delapan.
Aku berusaha menghubungi Agus...panggilan pun langsung dijawab
Hallo , dimana sudah sampai belum...tanya ku Sudah..aku duduk di meja nomor lima...jawab Agus ditelpon.
Aku menghampiri nya .....
sudah lama menunggu... basa-basi ku
Tidak...aku baru sampai juga..jawab Agus.
aku duduk didepan Agus...dan pelayan datang menghampiri kami.
mau pesan apa..? tanya Agus
lemon tea hangat aja mb ..jawabku
Aku kopi hitam pahit mb.. jawabnya
Kalau ada yang mau kamu bicarakan...katakan saja . " ucap Agus."
Aku mau tanya , kenapa kamu mau menerima perjodohan ini. sedangkan kita belum pernah bertemu.
__ADS_1
Terus kenapa kamu sendiri mau menerima perjodohan ini...Agus balik bertanya.
kok ditanya balik tanya sih...ucapku kesal.
jawab saja!.ucap Agus dengan tegas.
Hah..kok galak amat ya , apa sifat nya seperti itu. " Batinku."
kok malah diam , kenapa ?
tak lama kemudian minuman yang kami pesan pun diantar.
aku langsung meminumnya untuk menghilangkan rasa gugupku...aku pun langsung menjawab pertanyaan nya
Karena aku tidak ingin jadi anak durhaka .... semakin aku menolak perjodohan ini mama akan semakin memaksaku.
terus kenapa kamu menerima perjodohan ini ? aku mengulang pertanyaan ku kembali.
Akupun sama tidak ingin melukai hati ibu ku..
Namun jika kamu keberatan , kamu boleh membatalkannya .
karena aku menerima perjodohan ini jika kamu tidak keberatan dan itu kukatakan langsung kepada orang tua mu.
Terus bagaimana , mau menerima atau menolak perjodohan ini....keputusan ada di tanganmu.." ucap Agus dengan tenang."
Apa setelah menikah aku masih boleh untuk bekerja , keluar rumah untuk berkumpul dengan teman-teman ku ?..
Aku tidak akan melarang apa pun yang kamu lakukan , selagi kamu tau batasanmu sebagai seorang istri...dan kemanapun kamu pergi , kamu harus izin padaku..."jelas Agus panjang lebar."
Aku berharap pernikahan ini untuk selamanya , namun jika kamu tidak nyaman denganku selama setahun aku siap mundur.
karena aku telah gagal menjadi seorang suami.sebuah keterpaksaan yang terlalu lama akan menyakitkan hati kita masing-masing.
" Agus memberiku penjelasan."
Tapi aku ingin setelah menikah kamu mau tinggal dirumah orangtuaku , karena aku tidak bisa meninggalkan adik dan ibu ku.
Kata-kata Agus membuat ku berpikir sejenak... apa jika aku menolak nya dia akan membatalkan perjodohan ini.
sebenarnya sih jika ini dibatalkan aku akan senang sekali , namun Mama pasti akan menyalahkanku aaaaa...aku harus apa ?.
sedangkan keputusan Mama tak bisa untuk ditolak . "aku berkata dalam hati ."
Hai...Agus berkata sambil melambaikan tangannya didepan wajahku...dan aku pun sadar dari lamunanku.
Kenapa , kamu keberatan ? tanya Agus langsung.
gak sih...cumaaa , apa tidak kejauhan dari tempat kerjaku? jawaban sekaligus pertanyaan ku yang sedikit ragu.
Kamu berangkat kerja jam berapa ...? tanya Agus.
Aku berangkat dari rumah sekitar jam tujuh karena hanya lima belas menit perjalanan dari rumah kekantor.jawabku
Aku bisa mengantarkan mu jam setengah tujuh tapi itu juga kalau kamu mau aku antar.
karena aku takut kamu malu punya suami seperti aku yang tidak mempunyai jabatan.
Aku diam tak menjawab omongan nya karena aku bingung harus jawab apa..
kulihat expresi wajahnya yang tenang ...sambil menikmati secangkir kopi pahit yang dia pesan tadi.
__ADS_1
kulihat dan kuamati sejenak wajahnya yang terlihat lelah namun berusaha untuk menutupinya.
Kamu ingin mencari cincin kawin sendiri atau pergi denganku ?..
lagi-lagi aku melamun dan tak mendengar kan apa yang dia tanyakan.
eh..maaf tadi ngomong apa ya ? tanya ku dengan gugup.
Agus menggeleng-gelengkan kepalanya sambil mengulangi pertanyaannya ....
Kamu ingin mencari sendiri cincin kawinnya atau pergi dengan ku ?.
memang kamu tidak repot..tanyaku kepada Agus
Tidak..aku tidak repot dan akan kuluangkan waktuku untuk menemani mu .
Baiklah karena waktunya juga mepet kita cari besok sore saja...terus malam nya fitting baju.Kamu bisa jemput aku dirumah.
oke..hanya itu jawabannya singkat padat jelas.
Tak terasa jam sudah menunjukkan jam 22.15 menit...aku pun memutuskan pulang.
Namun Agus mengantarkan kupulang meski aku membawa kendaraan ku sendiri.
Sampai depan gerbang pun agus tetap mengikuti ku dari belakang...Kulihat Agus begitu ramah dengan pak satpam .
Mamah membukakan pintu...dan agus pun langsung mendekati Mama dan menyapa nya sambil mencium tangan Mama
Assalamualaikum Tante...apa kabar?
maaf Tante aku keasyikan ngobrol dengan Hani jadi lupa waktu sampai malam.
Walaikumsalam nak Agus...kabar Tante baik.
terimakasih sudah mau mengantarkan Hani pulang.
kalau begitu aku permisi pulang Tante...sampaikan salam saya ke om ,maaf tidak bisa mampir untuk ngobrol.
Assalamualaikum....Agus mengucapkan salam kemudian pergi.
setelah kepergian Agus..ibu menanyakan tentang apa yang aku bicara dengan Agus.
Tenang aja MA , aku tidak ngomong yang aneh-aneh dengan agus.
semua akan berjalan sesuai kemauan Mama.
Besok aku dan Agus akan mencari cincin dan fitting baju.
Mama yakin suatu hari nanti kamu akan mengucapkan terimakasih kepada Mama karena sudah menjodohkan MU dengan Agus.
Iya Mama ku yang cantik , baik hati dan tidak sombong.
ucapku sambil berjalan menuju kamar.
YA ALLAH AKU PASRAHKAN SEMUANYA KEPADAMU...SEMOGA MEMANG DIA JODOHKU YANG ENGKAU DATANGKAN UNTUKKU...AAMIIN YA ROBBAL ALAMIN.
Aku akan berusaha untuk belajar menerima MU...dan semoga kamu sabar dengan sikap ku.
BERSAMBUNG...
BERI SARAN DAN KRITIK UNTUK KARYA KU YA KAKAK.....TERIMAKASIH.
__ADS_1