
AGUS....
sampai dirumah jam menunjukkan pukul sebelas malam...aku matikan motorku sebelum sampai rumah agar Ibu tak terganggu tidurnya.
Aku dorong perlahan , masuk lewat pintu samping...namun ketika akan masuk tiba-tiba pintu terbuka dari dalam , ternyata ibu masih menunggu ku pulang.
Assalamualaikum.. Bu , ibu belum tidur ?
ku ucapkan salam kemudian mencium tangan ibu .
Ibu sengaja menunggu mu pulang , ibu hanya ingin tau pasti yang kalian bicarakan.
Apa anak pak Surya menolakmu Gus..?
Alhamdulillah Bu ...tetap berjalan sesuai rencana.
meski aku tau kalau Hani tidak sepenuhnya menerima...namun aku yakin jika Hani adalah gadis yang baik.
Hanya saja dia butuh waktu untuk menerima semua ini.
Ibu doakan saja semoga semuanya berjalan dengan lancar tak ada halangan apapun dan Hani mau menerima ku sebagai suaminya nanti.
Ibu akan selalu mendoakan MU nak , Ibu harap kamu bisa sabar menghadapi sikap Hani ya nak.
Jangan pernah menyakiti nya..sayangi dan jaga dia seperti kamu menjaga dan menyayangi ibu dan adik mu.
Berikan pengertian tanpa harus menyinggung perasaan.
Baik Bu ...Agus akan berusaha memberikan waktu untuk Hani , untuk menyesuaikan dirinya menjadi seorang istri...Agus tak akan memaksanya untuk menerima ku .
Biarkanlah waktu yang akan merubahnya.
Tidurlah bu , ini sudah malam jangan terlalu di fikirkan PASRAHKAN semua kepada ALLAH.
Dia maha tau mana yang terbaik untuk hambanya.
Ibu masuk kamarnya dan akupun berjalan ke kamarku.
kurebahkan tubuhku yang begitu lelah dikasur ku yang baru ku beli . aku sengaja mengganti nya dengan yang baru agar Hani nyaman tidur di kamarku.
Dari ranjang , lemari pakaian dan meja rias ku beli sepaket dengan warna yang sama.
kubuatkan kamar mandi di dalam kamar.
semua kulakukan demi kenyamanan Hani .
Sebelum kupejam mata...aku mengucapkan doa " semoga kamu JODOHKU yang pertama dan terakhir."
Alarm HP ku berbunyi menunjukkan pukul tiga dini hari.
Aku bangun dan melaksanakan sholat malam ku...setelah itu aku bersiap untuk kepasar membawa dagangan ku yang sudah disiapkan dari semalam.
Mas sudah siap...aku pikir mas mau istirahat dulu " ucap Rudi adikku ."
Sebaiknya kamu istirahat Gus...mas takut kamu kelalahan nantinya " mas Bambang pun ikut menaseti ."
tidak apa-apa kok mas...aku masih kuat , mungkin nanti kalau pas deket-deket nya say serahkan kerjaanku pada mas Bambang dan juga kamu Rudi .
Kami bertiga masuk kedalam mobil...Mas Bambang yang membawa mobilnya.
mobil melaju menuju pasar , sekitar dua puluh menit kami sampai pasar.
Setelah sampai pasar..kami hanya tinggal mengantarkan sayuran kepada pemiliknya..terkadang kami harus balik sampai dua kali karena muatan yang berlebihan.
Sekitar Jam tujuh atau jam delapan kami sudah kembali kerumah.
Lanjut dijam sepuluh kami mengirim kan sayuran dan juga ikan ke berapa rumah makan.
setelah jam dua siang pekerjaan akan selesai dan kami istirahat.
Nanti tolong ya mas semua sayuran ,mas Bambang dan Rudi yang urus.
Jam empat sore saya mau menemani Hani cari cincin.
__ADS_1
cie..cie..mamasku akhirnya akan menikah juga.
Alhamdulillah semoga lancar ya mas sampai pelaminan...ucap adik ipar ku Rudi.
Aamiin...Ku jawab bersama dengan mas Bambang .
Sudahlah saya mau istirahat dulu ,....
Dek nanti mas bangunin jam setengah empat ya.." ucapku kepada ayu adekku ."
Iya mas ,jawab ayu.
Ayu membangunkan ku , langsung aku bangun ,
mandi terus sholat ashar.
akupun langsung siap-siap kerumah Hani.
Ucap Bismillahirohmannirohim.. untuk menyakinkan tujuanku.
Aku langsung pamit kepada ibu dan meminta restunya.
Aku mengendarai motornya menuju kerumah Hani .
sampai didepan gerbang..pintu gerbang dibukakan oleh pak satpam.
Assalamualaikum pak ...sapaku
Walaikumsalam den...jawab pak satpam.
Jangan panggil den,pak . panggil saya Agus aja pak biar enak didengar... ucapku yang merasa canggung dipanggil Aden.
Okelah kalau begitu ...canda pak satpam.
Saya masuk dulu ya pak...pamitku pada pak satpam.
Tok...tok...Assalamualaikum.
Tak lama pintu terbuka...ternyata Hani yang membukakan pintu.
Masuk dulu Mas...ucap Hani kemudian.
iya..akupun masuk mengikuti langkah Hani .
Sebentar ya mas aku ambil tas ku dulu.
Aku merasa heran dengan panggilan mas kepadaku...padahal kemarin masih memanggilku dengan Nama ku.
Ah biarlah...mungkin ini awal yang baik.
Mas..mas..Hani menepuk pundakku dan membuat ku kaget .
iya dek..ucapku spontan.
Ayok jadi gk sih..udah sore nih " ajak Hani ."
akupun langsung berdiri dan berkata ,ya jadi dong .
Mas bawa motorku saja ya...
aku hanya menganggukkan kepalaku.
Ini pertama kalinya aku naik motor berdua dengan Hani.
Aku melajukan motor dengan kecepatan sedang karena aku tidak ingin terjadi sesuatu nantinya.
sampai ditempat yang dituju aku langsung memikirkan motorku.
Apa kamu tau stand perhiasan dimana dek ?
tanyaku kepada Hani.
iya mas aku tau...
__ADS_1
Aku dan Hani berjalan beriringan menuju stand perhiasan.
Setelah sampai kami disambut karyawan tokonya...Ada yang saya bisa bantu mb , mas.
Kami cari cincin nikah mb...ucap Hani tanpa ragu.
Silakan mb sebelah sini...ucap karyawan toko.
aku dan Hani pun mengikuti arahan nya.
kami lihat-lihat dulu ya mb...
Ini ada beberapa contoh model cincinnya mb..karyawan toko itu mengeluarkan beberapa model cincinnya.
Tiba-tiba dia mengambil salah satu cincin ,
Hani begitu mengamati cincin itu dan bertanya kepada karyawan toko.
Maaf mb...apakah ada seseorang yang menjual cincin ini ?
iya mb..kenapa mb ?
gpp mb..jawab Hani begitu lemah.
kenapa dek ?
apa kamu mau cincin itu ?
Hani hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
Mas kita tunda aja dulu beli cincinnya Yach aku ....
ucapan Hani yang terbata-bata , kulihat matanya mulai hampir basah.
Ya sudah lain kali aja...lagian masih ada waktu
" ucapku dengan senyum "
Maaf mb ...kapan-kapan kita kesini lagi.." ucapku kepada karyawan toko."
iya mas , mb tidak apa-apa.
Kami pun keluar dari toko perhiasan... ku memperhatikan hani seperti nya dia paham dengan cincin itu.
Aku memberikan diri untuk menggenggam tangan Hani , walaupun aku tau Hani akan marah karena aku terlalu lancang kepadanya.
Hani masih diam dan terus berjalan namun dia membalas genggaman tanganku.
Sampai diparkiran motor aku melepaskan tangan Hani , sepintas dia melihat dan tersenyum.
Mas aku ingin duduk-duduk di taman..mas mau kan menemaniku.
Baik tuan putri..titah tuan putri akan hamba penuhi " aku berkata sambil membungkuk kan badanku ."
His apaan sih mas..Hani berkata sambil mencubit lenganku.
Aku pun menjalankannya motorku kearah taman.
Sudah sampai..kita cari cemilin dulu , duduk santai sambil ngemil..
Hani membeli banyak cemilin dan juga beberapa minuman.
Dek banyak banget yang dibeli...apa nanti abis ?
tanyaku yang penasaran .
Tenang aja mas..." ucap Hani "
BERSAMBUNG
MOHON SARAN DAN KRITIKNYA
TERIMA KASIH
__ADS_1