
POV AGUS
Kini hari yang kunanti telah tiba ,meski aku tau calon istri ku belum bisa menerima dan mencintai ku.
namun akan aku jalani hubungan rumah tanggaku ini.
Pihak MUA yang kirim dari keluarga Hani telah tiba sejak subuh....untuk meriasku dan juga keluargaku.
jam tujuh tepat kami sekeluarga berangkat menuju gedung resepsi.
sepanjang perjalanan kupanjatkan DOA... memohon diberi kemudahan dan kelancaran dari segala urusan kami.
jantung ku mulai berdetak kencang saat tiba digedung...aku takjub dengan dekorasi nya.
begitu kami masuk kedalam...kami sekeluarga disambut dengan hangat dari keluarga Papa Surya.
aku terharu dengan penyambutan yang diberikan oleh keluarga Hani .
aku diapit oleh kedua orang tua Hani dan juga ibuku menuju tempat akad.
setelah beberapa acara berlalu..tiba saatnya mempelai wanita disuruh keluar dari ruangannya.
kutatap Hani yang keluar dari ruangan dengan digandeng kanan dan kiri oleh kedua orangtuanya.
kulihat Hani yang begitu cantik dan anggun...
sampai-sampai hati kecilku berkata " pantaskah aku bersanding denganmu yang bak bidadari".
kuniatkan semua ini karena ibadah...dan kan kujalani semuanya dengan mengharapkan ridho dari MU YA ALLAH.
KU ucapkan ijab qobul dengan sekali tarikan nafas...Tak lama ku mendengar kata SAH.
aku sempat meneteskan air mataku..aku tak menyangka jika aku akhirnya menjadi suaminya Hani .
seorang wanita yang dijodohkan dengan ku secara terpaksa karena permintaan kedua orang tuanya .
Pak penghulu membacakan doa...setelah itu aku mengulurkan tanganku kepada Hani ,Hani pun menyambutnya.
ku kecup keningnya dan aku membaca doa..
**Allahumma inni as'aluka min khairiha
Wa Khairi MA jabaltahaa a'laih
wa a'udzubika min syarrihaa wa syarrimma
jabaltahaa a'laih **.
Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepadamu kebaikan dirinya dan kebaikan yang
engkau untukkan atas dirinya.
Dan aku berlindung kepadaMU dari kejelekannya dan kejelekan yang engkau tetapkan atas dirinya.
setelah itu berlanjut dengan acara sungkeman dan ungkapan seorang Papa yang menyerahkan putrinya kepada seorang laki-laki yang akan menjadi pendamping dan imam untuk putrinya.
aku terharu mendengar apa yang diungkapkan oleh Papa nya Hani .
akupun menjawab semua apa yang Papa katakan...aku tulus mengucapkannya dari hati ku yang paling dalam.
aku ingin pernikahan ini yang pertama dan terakhir bagiku namun semua itu terserah dengan Hani ,mau seperti apa dia membawa hubungan rumah tangga ini.
Hani berlari dan memeluk Papanya sambil menangis.
aku pun ikut memeluk Papa dan menangis.
terlalu banyak acara yang harus aku lalui..kulihat Hani menikmati setiap acara demi acara.
__ADS_1
Buat pengantinnya ayok dong naik ke panggung ,nyanyiin satu atau dua lagu...
ucap dari salah satu sahabat Hani .
Hani sempat menolak..namun mbak Kinan dan mbak Rani memaksanya untuk naik.
aku dan Hani pun mengikuti kemauan mereka.
Hani mulai menyanyikan lagu...
Hani sangat meresapi lagu yang dia nyanyikan...kudengar suara sedikit bergetar , kugenggam tangannya untuk memberikan kekuatan .
ku pikir Hani akan menolak genggaman tanganku ,namun ternyata justru dia tersenyum melihatku.
setelah Hani selesai ...aku pun mencoba menyanyikan satu lagu , yang judulnya sudah kutulis dikertas dan kuberikan kepada renjernya.
**CINTA SAMPAI MATI**
Duhai engkau sang belahan jiwa
Namamu terukir dalam pusara
Disetiap langkah kuselalu berdoa
Duhai engkau tambatan hatiku
labuhkanlah cintamu di hidupku
kuingin kau tau betapa merindu
hiduplah engaku dengan ku
Dengar kan lah
Disepanjang malam aku berdoa
Bersujud dan lalu aku meminta
Dengar kan lah
Disepanjang malam aku berdoa
Bersujud dan lalu aku meminta
cinta ku untuk mu selalu terjaga
Dan aku pasti setia
aku tetap menggenggam tangan Hani dari mulai dia bernyanyi hingga turun panggung sampai pelaminan...aku tersenyum melihat Hani yang tak melepaskan genggaman tanganku.
semoga ini tandanya kamu mulai mau membuka hatimu.
aku tak menyangka jika acara resepsinya sampai malam..dan begitu banyaknya tamu undang yang datang silih berganti.
sampai jam sembilan malam pun tamu masih banyak yang berdatangan....kulihat Hani mulai kelelahan karena terlalu lama berdiri untuk bersalaman dan mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan.
akhirnya jam sepuluh malam Papa dan Mama menyuruh kami untuk pulang terlebih dahulu
karena melihat Hani yang sudah kelelahan.
aku dan Hani dan juga mbak-mbaknya pulang terlebih dahulu.
hanya memakan waktu beberapa menit kami
sampai dirumah ..aku mengikuti langkah Hani menuju kamarnya , begitu aku masuk kedalam... kamar yang begitu luas jauh berbeda dengan kondisi kamarku.
setelah itu aku masuk kekamar mandi...ingin membersihkan badanku yang sudah terasa lengket .
__ADS_1
lagi-lagi aku takjub dengan ruangan kamar mandinya.
apa dia bisa betah dirumahku nanti dengan keadaan yang jauh berbeda dengan keadaanku.
Aku pun mandi..membersihkan tubuhku yang sudah terasa lengket.
selesai mandi aku langsung mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat isya yang tertinggal.
setelah itu Hani masuk kekamar mandi...melakukan ritual mandinya.
aku melakukan sholat malam terlebih dahulu sebelum aku tidur.
sampai selesai aku sholat dan mengaji , Hani tidak Keluar juga dari kamar mandi.
aku khawatir takut terjadi apa-apa dengannya hingga aku buru-buru mengetuk pintu kamar mandi....aku takut dia tertidur dikamar mandi atau pingsan didalamnya.
setelah aku mengetuk dan memanggilnya ...
terdengar suara Hani dari dalam dan menjawab.
sebelum aku bertanya..Hani sudah minta maaf karena belum bisa menjadi istri yang seutuhnya.
Padahal Aku tidak akan menuntut hak ku kepada Hani sampai dia siap...karena aku tidak ingin memaksanya.
meskipun dia sudah sah menjadi istriku.
setelah aku berbicara dan meminta izin untuk tidur di atas kasurnya...aku pun merebahkan tubuh ku .
aku coba memejamkan mataku untuk bisa tertidur.. namun entah mengapa hati dan pikiran ku merasa gelisah.
aku tetap memejamkan mata walau tak tertidur.
aku merasakan ada pergerakan dari tempat tidur..mungkin Hani sudah mulai merebahkan tubuhnya.
wangi dari tubuh membuatku semakin gelisah,
tak ingin berpikir yang macam-macam aku tidur membelakangi Hani.
setelah beberapa saat kemudian kulihat Hani sudah tertidur dengan lelapnya.
ku beranikan diriku untuk memandangi
wajah Hani dari dekat..."CANTIK"
kata itu yang keluar dari mulutku.
Mas tidak rela..jika kulit mu yang putih dan halus ini harus dilihat banyak orang ..namun jika aku memaksamu untuk berhijab ...apakah kamu mau dek?
rasanya tak rela jika banyak orang yang akan memuji kecantikan kulitmu.
ucapku sambil memandangi wajah istriku yang terlihat sangat lelah.
Terimakasih yach dek ,mas sudah di izinkan untuk tidur satu ranjang denganmu.
semoga saja ini awal yang baik untuk hubungan kita.
ku kecup keningnya... selamat tidur bidadari ku mimpilah yang indah.
aku pun mencoba untuk memejamkan mata mataku kembali.
MASIH BERLANJUT YACH
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENNYA
DAN JUGA SARAN DAN KRITIKNYA
T E R I M A K A S I H
__ADS_1