Ketika Cinta Bertahta

Ketika Cinta Bertahta
Eps 10


__ADS_3

Setelah melakukan solat,Zee turun ke bawah untuk makan malam.Sesampainya di meja makan Zee di sapa oleh ke dua orang tuanya dengan hangat.


"Apa kabar bidadari mama "sapa mama Mayra dengan senyum yang terukir jelas di wajah nya.


"Apaan sih mama nih..Bidadari- bidadari apa cobak"jawab Zee sambil memonyongkan bibir nya.


"Ya kan sebentar lagi Zee akan menjadi bidadari di hatinya Roy.....ya kan pa"tanya Mayra pada Guna yang di anggukinya.


"Deghhh..."hati Zee berdetak dengan cepat kala memdengar perkataan yang di lontarkan mayra.


"Boro -boro jadi bidadari di hati nya..menjadi istri benerannya aja untung..Apalagi ini kan pernikahan di atas kertas"Zee bergumam dalam hati nya.


"Zee besok kamu mulai cuti deh kuliah nya..Sampai acara mu selesai."ucap Guna pada putri nya itu.


"Andai papa mama tau tentang perjanjian konyol yang di buat oleh Pk Roy,pasti kalian gak setuju kalau Pk Roy nikahin Zee"dengan tatapan kosong nya.


Hari- hari di jalani Zee dengan kebahagiaan karna dia gak ingin melepas masa remaja nya dengan kosongnya cerita.Dia juga gak bakal tau apa yang akan terjadi setelah menikah.


Weding day

__ADS_1


Tepat di hotel mewah Roy mengucapkan janji suci di hadapan keluarga Zee dan Keluarganya.Tidak banyak yang hadir di acara nan sakral tersebut hanya kerabat dekat saja.


Dengan satu tarikan nafas Roy mampu mengucap ijab qobul dan resmi menyandang status suami.


Sah...Sah..


Sah...Sah..


Kata- kata itu terdengar jelas di telinga Zee yang masih mematung di meja rias setelah wajahnya di make over oleh MUA.


"Zee"mama Mayra menepuk bahu Zee dan seketika membuyarkan lamunannya.


"Zee kenapa kamu sedih...Jangan sedih sayang,meskipun dia suami mu kamu tetap akan menjadi anak nya papa dan mama gak akan bisa mengubahnya sekalipun itu suami mu."


Tanpa Zee sadari air matanya tumpah mengalir deras bak lautan.Zee gak bisa menahannya sudah dua hari ini ia mencoba menyembunyikan kesedihannya dan sekarang lah akhir dari semua itu.


Tetesan demi tetesan menghujani pipinya.Entah apa yang ia rasakan sekarang.Hancur mungkin itu lah yang bisa menggambarkan keadaannya sekarang.


Pernikahan bak cinderella yang di ucap satu kali seumur hidup harus terkikis hari ini juga.Penantiannya sia sia,dia berharap mempunyai suami seutuh nya tapi nyata nya gak seindah yang di bayangkan.

__ADS_1


"Ma..Mama"ucap Zee lirih namun masih terdengar jelas.


"Iya sayang ada apa?"tanya Mayra sambil duduk di sampingnya berusaha membuat Zee tenang.Karna gak biasanya Zee menangis tanpa sebab seperti sekarang ini pikir Mayra.


"Zee takut gak bisa seperti mama,yang bisa ngurus suami,anak,rumah dengan baik.Zee juga takut gak bisa menjadi menantu yang di ingin kan oleh mamanya Pk Roy."tutur Zee panjang kali lebar.


"Sssssttt..Zee gak boleh bilang gitu..setiap rumah tangga itu pasti ada ujiannya.Entah itu dari suami,anak mertua,ipar bahkan tetangga.Menikah itu bukan 1 tahun 2 tahun tapi seumur hidup Zee,jadi jangan pernah berfikiran orang yang berumah tangga itu mulus dan selalu bahagia." Mayra memberi penjelasan pada putrinya.


Pernikahan bukan lah ajang untuk pamer dan memuaskan hasrat masing- masing.


Bukan pula soal usia...


Bukan soal muda atau tua..


Bukan soal siapa yang pantas untuk menikah....


Tapi ,siapa yang mampu menjalaninya dan mempertahan kan nya lebih lama..


Tinggalkan jejak tangan kalian untuk like and vote karya ku ini..atau beri masukan agar author lebih semangat lagi..

__ADS_1


Rye


__ADS_2