Ketika Cinta Bertahta

Ketika Cinta Bertahta
Eps 32


__ADS_3

Welcome to Desember🥳🥳


Happy reading untuk para pembaca setia ku😍terus kepoin novel bang Roy dan neng Zee di novel ketika cinta bertahta


*


*


Jam istirahat selesai kini saat nya mereka harus kembali ke kelas melanjutkan study nya tpi tidak dengan Zee yang menolak ajakan kedua sahabat nya untuk ikut pembeljaran berikut nya.Pikiran nya lelah mata nya pun memerah karna sedari tadi di buat untuk menangis.


"Aku akan pulang ..tolong izinkan aku ke dosen pembimbing ku"pamit Zee.


Ke dua sahabat nya yang mengerti keadaan Zee membiar kn apa yang di lakukan oleh nya.Akhir nya Zee berjalan keluar dari area kampus dan memilih pulang.


Kini Zee hilang arah ..tak tau kemana ia akan menginjak kan kaki nya ..kembali ke rumah sama hal nya seperti menanti penghianatan, apa lagi yang akan ia dapat meski dia tidak perduli dengan itu.Pergi ke rumah orang tua bahkan ke mertua nya bukan lah hal yang etis apa lagi saat ini dia di landa prahara yang menimpa rumah tangga nya.


Kaki nya tak henti henti berjalan sampai suatu ketika kaki nya merengek untuk berhenti ,mungkin lelah karna ia terus berjalan dan si pemilik tidak mengizin kan untuk berhenti .Di sini lah tempat yang sekarang ia pijaki setelah lama menempuh perjalan tanpa meminta bantuan ojol atau taxy online.


Ia hambur kn pandangan mata nya ke keliling tempat yang menurut nya begitu indah yang mampu mendamaikan hati yang sedari tadi teroyak oleh kelakuan suaminya.


Danau buatan yang masih 90% di bangun belum mencapai kesempurnaan mampu menghadirkan senyum Zee yang seakan hilang di terpa angin .Sejenak ia melupakan kejadian beberapa jam lalu yang membuat amarah nya di puncak ubun-ubun.


Bagai mana tidak danau ini begitu memukau pasang mata yang melihat nya.Pemandangan hijau menjadi karakter nya dengan pepohonan yang menjulang ke angkasa,bebatuan juga di tebar di dalam danau itu ,di sana juga terdapat sebuah gubuk untuk seseorang bersantai ketika mendatangi nya.

__ADS_1



Mungkin ini adalah Danau yang di ciptakan oleh dua insan yang saling di bakar api cinta sebagai bukti pelabuhan cinta mereka yang akan di kenang nya sepanjang masa ,sampai mereka tutup usia sekalipun bukti cinta nya masih terpatri di dunia.


"Hay gadis kusut"sapa seorang pemuda mengagetkan lamunan Zee sambil menepuk bahu nya.


"Kenapa kau bersedih padahal siapa saja yang berada di danau ini harus bahagia tidak seperti mu .penampilan mu sangat lah buruk ,lihat mata mu sembab sekali tidak menampak kan aura kebahagiaan"imbuh nya .Kata kata nya seakan mengejek Zee.


Zee hanya diam tidak menghiraukan hadir nya pemuda itu.


"Baik lah ..baik lah..kalau kamu masih tetap membisu atau jangan jangan kamu memang bisu sehingga kamu tidak menjawab pertanyaan ku"Zee menggeleng ketika di Katai bisu oleh orang yang tidak di kenal nya.


"Lihat lah gadis kusut ...danau ini tercipta sangat indah walau bukan di ciptakan oleh sang maha kuasa ..apa kamu gak ilfil datang kesini dengan penampilan kacau mu ini"lagi lagi pemuda itu nerocos karna Zee masih enggan berbicara seakan mengejek nya .


"Waww...kau gadis pertama yang aku temui dengan penampilan buruk dan kau menyuruh ku diam.Itu tidak bisa karna ini wilayah ku"


"Bukan kah bebas siapa saja yang berkunjung ke sini lagian gak ada larangan harus berpakaian bagus kn"


"Ucapan mu memang benar tpi aku tidak ingin danau ini di jadikan pelampiasan oleh gadis kusut seperti mu"


Zee tidak menghiraukan ucapan pemuda tadi ia terus diam terpaku memandangi indah nya danau.Sampai akhir nya hujan pun turun membasahi bumi tapi Zee tidak bergeming dan tidak berniat untuk pindah dari posisinya sekarang.


"Hey..hujan nya makin deras kamu gak mau pulang"pemuda itu menghampiri Zee kembali.

__ADS_1


"Entar kamu sakit...air hujan gak baik untuk tubuh"timpal nya.


"Sakit ku gak akan terasa karna sudah terkikis oleh sakit nya sebuah penghianatan.Dan aku benci hal itu."jawab Zee memandang wajah pemuda yang mengajak ribut sedari awal dengan tatapan sendu.


pemuda itu sejenak diam mencerna perkataan gadis kusut ini dan deghhh...... hatinya bergemuruh sekarang dia tahu apa yang membuat nya seperti orang gila saja.Dan itu tidak akan di biarkan nya karna pemuda itu benci tangisan.


Pemuda itu langsung menarik tangan Zee dengan erat menjauh dari danau apalagi dengan keadaan cuaca yang buruk itu bisa membuat gadis yang ada di depan nya ini sakit kalau terus berdiam di sini.


Zee sesekali memberontak ingin di lepaskan dari cekalan tangan pemuda itu tapi apalah daya nya tenaga nya kurang ,akhir nya dia diam dan menurut pada pemuda itu.Tubuh nya pun sudah bergetar karna dingin nya air hujan yang menerobos pakaian nya sehingga basah kuyup.


Dia sendiri tidak tahu akan dibawa kemana diri nya sekarang.Entah akan di culik atau akan di beri tumpangan karna ia enggan pulang ke kediaman nya.


*****


kira kira Zee mau di bawa kemana oleh pemuda misterius itu ya...dan apakah babang ku akan mencari nya..yuk lanjut ke episode berikut nya.


klik :like 👍


favorit♥️


vote🤗


hadiah🌹 agar author semangat💪

__ADS_1


salam Rye


__ADS_2