
Penat.. itu lah yang di rasakan oleh gadis berhijab yang sekarang duduk termenung dengan pandangan kosong di sebuah ruangan yang bernuansa putih.Hati nya seakan hilang rasa kala mendapat penghianatan dari suami nya badan nya pun seakan enggan untuk di ajak pulang .
Sejak tadi pagi ia harus berperang sendiri dengan hati nya ,belum sempat ia menyapa aktifitas nya mala kekasih dari suami nya lah yang menyapa.Malam ini dia berinisiatif tidur di butik milik nya sekedar mendingin kan hati nya yang di buat mendidih oleh Roy.
Di lain tempat Roy juga tidak berniat pulang ke rumah ia memilih tidur di apartemen pribadi nya yang tak ada siapa pun bisa menjangkau nya bahkan keluarga nya sendiri.Ia sandarkan punggung nya di ayunan yang tergantung di pojokan kamar apartemen milik nya.
"Ini pilihan yang aku sendiri pun sulit memilih nya antara dirimu dan Celly.Kamu wanita yang kunikahi bahkan sudah ku ambil mahkota mu tanpa persetujuan dari mu tapi sedikit pun aku tidak pernah mendengar keluh kesah dari mu..hati mu mungkin hancur bahkan tidak ada rasa buat ku lagi ..aku lemah dalam hal semacam ini karena bodoh sudah menyeret mu dalam pernikahan yang membawa tangis bagi mu..dan mulai hari ini aku akan mencari kan diri mu pria yang akan setia dengan mu dengan begitu aku akan melepaskan mu dari jeratan pernikahan ini"gumam Roy
Pagi hari Zee mulai menjalankan aktifitas nya kembali .Pergi ke kampus sebagai mahasiswa dan pulang sebagai istri dan kalimat itu mampu membuat Zee geli sendiri.Zee berjalan di koredor kampus dengan membawa tumpukan buku yang ia genggam erat .Zee memang terkenal dengan kecerdasaan nya tpi teman kampus nya tidak banyak yang tahu bahwa dia anak seorang pembisnis terkenal.
"Zee"sapa Riska.
"Riska ..tumben sendiri mana tuh si mulut limis "tanya Zee clingak clinguk mencari keberadaan Chacha.
"Dia ke Sidney bokap nya sakit."
__ADS_1
"Oh..kirain belum bangun dari tidur nya kan dia kayak orang mati kalau tidur"sambil cekikian kala mengingat kejadian beberapa waktu lalu di mana Zee dan Riska dengan susah payah bangunin Chacha.Segala hal di lalukan tpi semua nya gatot dan akhir nya mereka berdua menyeret Chacha ke kamar mandi dan di letak kan tepat di bawah shower lalu di guyur tubuh Chacah itu.
Satu bulan berlalu kini kehidupan rumah tangga Roy seakan tidak menunjukkan kemajuan .Roy jarang pulang ke rumah begitupun dengan Zee yang sering menginap di butik.Ke dua orang tua mereka tidak ada yang tahu bahwa pernikahan anak mereka bisa dikatakan di ujung tanduk.
Hilang nya komunikasi membuat hubungan kedua nya tambah renggang.
"Ini uang buat mu"kata Roy memberi beberapa lembar di meja makan saat kedua nya selesai sarapan.Hari ini ke dua nya tidak sengaja sama sama berada di rumah yang biasa nya dalam seminggu bisa di hitung mereka bertatap muka.
"Untuk"
"Simpan saja uang mu kekasih mu lebih membutuhkan"sedikit kata yang terucap namun seakan seperti peluru yang menancap di hati Roy.
"Coba ulangi lagi"
"Aku gak suka mengulang kata" pergi dari hadapan Roy namun tidak di sangka Roy membuntuti nya dari belakang,Zee yang hendak menutup pintu kamar terperanjat kala melihat Roy yang berdiri di hadapan nya.Roy langsung menutup pintu dan mengunci nya.
__ADS_1
"Kekasih itu kan yang kamu ucap kan .kamu sadar gk dia udah dulu hadir dalam hidup ku bahkan nyaris kita menikah namun semua sia sia itu karna siapa huh..."bentak Roy.
"Itu karna mu...aku benci kamu ...aku benci pernikahan ini..aku benci semua ini...sampai kapan pun Celly yang ada di hati ku dan dia juga yang menjadi nyonya PRATAMA selamanya bukan dirimu gadis murahan yang haus akan pujian.Kamu gadis manja tidak seperti Celly yang mampu bertahan hidup dengan kerja keras ."Roy meluap kan kemarahan nya yang mampu mengeruk luka yang lebih dalam bagi Zee.
"Aku memang tidak seperti Celly namun aku tak seperti ia harus menjadi pelakor"jawab Zee kala harga diri nya di injak injak oleh suami nya .
"Dia bukan pelakor .Dia hanya tidak tahu tentang hubungan kita"ucap Roy merasa geram Celly dikatai pelakor.
"Hubungan mana yang kamu bicarakan ..kamu bukan hanya memberi kepalsuan bahkan kamu memberi noda atas hubungan ini .Saat Celly datang di situ juga hubungan itu sirna.Kita sekarang hanya sebatas dosen dan mahasiswa tidak lebih hanya status kita suami istri."jawab Zee tegas walau hati nya berkecamuk.
"Waw..hebat kamu ...mau jadi janda kamu diusia mu yang terbilang muda ini..tak akan ada pemuda yang mau menikahi mu nanti ketika tahu kamu sudah menikah bahkan dirimu saja tidak perawan"ucap Roy dengan wajah mengejek.
"Lebih baik aku janda dari pada punya suami tapi berasa janda.Aku tidak masalah jika aku akn menjanda selama nya asal aku gak terlibat dalam pernikahan palsu"
"Kamu sudah memilih dan aku yang akn mengabul kan...dengar kan baik baik..Hari ini aku Roy Pratama mentalak mu Zievana Mecca atas kesadaran diriku sendiri dan mulai detik ini hubungan kita berakhir"ucap Roy lantang mentalak Zee.
__ADS_1
Tubuh Zee langsung merosot kebawah mendengar kata talak yang sudah di ucap suaminya..air mata nya pun menetes dari sudut mata nya..Zee tidak bisa membantah ketika kata talak itu lolos .Sedang Roy langsung membuka pintu yang sempat ia kunci tadi lalu menutup nya dengan keras.