
Keesokan hari nya..
mereka turun dari lantai dua untuk melakukan sarapan,setelah sarapan mereka berpamitan ke mama Aico untuk berangkat ngampus.
"Ma ..Zee berangkat ke kampus dulu "pamit Zee sambil mencium punggung tangan Aico.
"iya,berangkat nya barengan aja kampus kalian kan sama biar gak ribet apalagi sekarang Jakarta macet banget"pinta Aico yang di angguki oleh putranya.
Akhirnya mereka ber dua berangkat bersama. Zee duduk di samping pengemudi karna permintaan Roy agar mama nya tidak curiga atas hubungan yang di jalani mereka saat ini.
Di dalam mobil mereka berdua sama sama fokus dengan pikiran nya masing masing,tidak ada yang mengawali mencari topik pembicaraan, kayak naik taxi aja ya neng Zee nya hanya fokus pada pemandangan tanpa menghiraukan sopir nya😃.
"Stop "suara keras Zee mengaget kan Roy yang sedari tadi fokus nyetir.
"Apaan sih Zee..Teriak kenceng banget kita ini dalam mobil bukan di lapangan.,gendang telinga gue mau copot nih dan telinga gue masih bisa kok nerima omongan lho."ucap Roy memalingkan wajah nya menghadap Zee.
"Ma..maaf bang "Zee cengengesan menampilkan deretan gigi nya yang putih.
Mulai hari ini dan seterus nya Zee manggil Roy dengan sebutan abang ya guys.Biar lebih care aja.
"Kenapa hmmmmm.."tanya Roy mengangkat sedikit kepala nya.
"Berhenti di sini aja bang..Biar nanti Zee naik taxi online ke sekolah nya"tutur Zee
__ADS_1
"Lagian masih belum ada yang tahu hubungan kita.Apa kata mereka jikalau kita berangkat bersama dalam satu mobil"imbuh nya menatap Roy dengan mohon agar mengabul kan permintaan Zee.
"Ok jika itu mau mu dengan senang hati aku menurun kan mu disini"membuka pintu agar Zee keluar tanpa melihat wajah Zee terlebih dahulu.
"Dan ini black card bisa kamu buat untuk keperluan mu "menyodorkan kartu tersebut pada Zee.
"Tidak usah saya masih punya uang "jawab nya halus
"Pasti minta ke orang tua mu?"bertanya dengan penuh selidik .
"Sekarang bukan kewajiban orang tua saya membiayai kehidupan saya jadi saya tidak akan minta uang pada nya"singkat dan halus kata yang terlontar dari bibir Zee ketika di dengar dan ia langsung ke luar mobil meninggal kan Roy sendiri.
Sekarang yang ada di fikiran nya Roy kenapa Zee bisa menolak black card yang di berikan secara cuma cuma oleh nya.Padahal isi kartu tersebut tidak akan bisa terkuras dalam jangka waktu setahun sekalipun.
Di kampus.
Zee melewati lorong kampus yang sudah ramai didatangi oleh mahasiswa.Dengan santai Zee melewati mereka tanpa melirik sama sekali dia hanya fokus pada jalan saja.
Belum sampai di kelas nya Zee di sapa oleh ke dua sahabat nya yang bertanya tanya sebab musabab Zee tidak masuk beberapa hari yang lalu di mana waktu itu banyak tugas yamg harus di selesaikan.
Namun bukan Zee namanya kalau tidak bisa menyembunyikan itu semua. Zee memberikan alasan yang logis agar mereka tidak bertanya lagi.
Tidak jauh dari tempat mereka berbincang terlihat Roy berjalan menuju ruangan nya dengan lagak yang coll dan sok angkuh itu.Terlepas dari itu banyak maha siswi yang mengidolakan nya sampai sampai ingin menjadi pendamping hidup nya.
__ADS_1
"Guys..Lihat tuh Pk Roy gwantenggg bingitt..Tambah hari aura kegantengan nya makin nampak lho"kata Chacha heboh atas kehadiran Roy.
"Giliran lihat cowok ganteng aja mata nya muter 98° tapi kalau lihat pelajaran langsung nunduk tuh mata"hardik Riska yang mulai ogah dengan sikap Chacha yang berlebihan.
"Emang mata kalian gak muter juga"tanya Chacha sambil mengacak pinggang menghadap Zee dan Riska.
"Gak"Zee dan Riska jawab dengan bersamaan.
"Wah..Wah..Wah..Perlu di periksa kalian berdua nih,mana ada cewek yang kalau lihat cowok apalagi banyak nilai plus nya gak tertarik.Gak mungkin tau.Atau kalian bukan manusia ya yang gak punya rasa cinta pada lawan jenis."ucap Chacha.
"Cinta itu pasti ada tapi tidak semua orang bisa menggapainya.Harus ada kemauan dan tujuan kalau kita mengatas namakan cinta"Ujar Zee.
"Zee lho ngomong tuh jangan muter -muter harus ada kemauan lah harus ada tujuan lah ..Apa maksut nya cobak"
"Gini nih otak mini di bilangin malah orang di katain muter- muter"cibir Riska.
"He..he..he.."chacha mengaruk tengkuk nya yang tidak gatal .
Penikmat halu datang lagi nih..meski lama gak up nya tapi author tetap usahakan untuk tetap melanjutkan novel ini.
Jangan lupa like and vote novel bang Roy ya..Agar author juga semangat up nya.
Salam dunia tipu- tipu.
__ADS_1