
" Roy sudah sadar Zee"ucap Rezqi berjalan pelan menuju brankar Roy.
Zee sedikit kaget dengan hadir nya Rezqi yang secara tiba tiba,meski tadi sempat Rezqi berbicara ingin menjenguk suami nya itu.Di saat ia beradu mulut dengan Roy malah Rezqi datang,saat yang di khawatirkan Zee bahwa salah satu dari keluarga nya ada yang mengetahui hal ini.
Hal tentang rumah tangga nya yang jauh berbeda dengan yang di suguh kan.Bukan nya Zee membodohi keluarga nya tentang prahara yang menerpa diri nya saat ini.Namun,ia ingin masalah yang ia hadapi tak terendus oleh keluarganya.
"Seperti yang dilihat kakak"jawab Zee.
"Kakak sendirian",timpal Roy yang ikut berbaur dengan ucapan Zee dan kakak nya.
"Iy ,niat nya hanya menjenguk teman lama yang dirawat disini,tpi sudah di pulangkan tadi pagi..Kebetualn tadi berpapasan dengan Zee dan ternyata sebab musabab dia di tempat ini karna kamu alami kecelakaan"kata Rezqi memberi penjelasan pada Roy.
__ADS_1
"Apa rem mobil mu blong sehingga kamu mengalami kecelakaan"tanya Rezqi.
"Aku mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi sehingga lepas kendali"
"Mengendarai mobil itu Jagan ugal ugalan karna kita tidak pernah tahu kedepan nya seperti apa.Entah kita masih bisa bernafas lega atau akan berakhir di tempat ini"
"Iya..ucapan mu betul ,sedikit namun mengandung makna."
"Sekarang kita bukan hanya sekedar rekan bisnis. Tapi ,kita juga kakak adik walaupun tak sedarah.Aku tak pernah menyangka adik ku di halal kan oleh teman bisnis ku meski Zee sendiri kurang suka dengan namanya perusahaan.Semua tanggung jawab Zee berada di bawah kendali mu,jadi bersikap lah dengan semesti nya"ucapan Rezqi seakan memberi pesan bahwa jangan sampai kau menyakiti Zee.
Rezqi hanya mendengar hardikan Roy pada Zee saja,yang kebetulan ia dengar sebelum melangkah kan kaki nya ke dalam.Demi menghentikan keributan Rezqi langsung membuka pintu ruang inap yang membuat Zee dan Roy diam seketika.Rezqi masih belum mengetahui jika Roy juga punya kekasih di luar sana yang mungkin nanti nya akan membuat nya murka.Dalam kehidupan rumah tangga memang tak ada yang mulus,pasti mendapati ujian entah dari orangtua,mertua,ipar,suami,anak bahkan tetangga.
__ADS_1
Sudah di rasa lama Rezqi akhirnya berpamitan pulang pada adik nya itu.Dia juga tak akan berbicara mengenai hal ini kepada kedua orang tuanya.
Roy di kenal sebagai pembisnis muda yang hebat yang mampu mendirikan usaha nya sendiri tanpa campur tangan papa Zafran.Sepulang kak Rezqi,Zee juga di suruh pulang oleh Roy.
"Pulang lah ,tak ada yang harus kita tutupi lagi dengan hubungan kita mari kita akhiri,Aku akan mengurus nya setelah aku pulang dari rumah sakit"belum sempat Zee duduk setelah mengantar kakak nya ke depan pintu ,dia sudah mendapat kata yang membuat hati nya seakan tercabik.
Zee kembali menguat kan diri nya agar tak terlihat lemah di hadapan Roy.Dia melantukan istighfar di dalam hati nya agar merasa lebih tenang.
"Saya pamit,jika ada keperluan jangan sungkan minta tolong pada ku"ucap Zee mengambil tas selempang yang ada di sova.
"Assalamualaikum"dia mengucap kan salam sebelum ia pergi.
__ADS_1
Zee merasa tak enak hati meninggal kan Roy sendiri di rumah sakit dalam keadaan diri nya lemah.Namun karna hadir nya mungkin membuat Roy merasa tak nyaman dan ini lah jaln terbaik nya yaitu meninggal kan .
Langkah nya berat meninggal kan rumah sakit ,tpi ini pilihan yang tepat agar dia tak mendapat amukan dari Roy.Entah dia akan menghubungi Celly untuk merawat nya ,Zee sudah tak peduli .