
kehidupan tidak menjanjikan kebahagiaan sepanjang massa.. kadangkala manusia di asak dengan berbagai dugaan..
*****
"Assalamualaikum"ucap kedua nya sambil mendorong pintu yang tertutup.
"Waalaikumsalam"jawab mama Aico.
Zee dan Roy mengecup tangan Aico serta Zafran yang masih terbaring di brankar .setelah itu mereka berdua berdiri di samping Tempat tidur Zafran.
"Bagaimana keadaannya pa"tanya Zee.
"Alhamdulillah sudah membaik lusa juga bisa pulang"ucap Zafran.
"Kalian kok baru nyampek padahal kn udah tadi siang Roy mau kesini"
"ingin nya gitu ..tpi ada rapat mendadak yang mewajibkan kehadiran Roy.Di tambah Zee juga nyelesaiin tugas kuliah nya"
"Alasan nya begitu spesifik sehingga mama dan papa saja membenarkan nya"batin Zee.
"Takut nya terjadi sesuatu entah itu di jalan atau kendala yang lain nya"Titah Aico yang sedari tadi bingung karna Roy dan Zee tak kunjung datang .
"Zee kok kelihatan pucet ..kamu sakit atau jangan-jangan kamu hamil"tanya Aico pada mantu nya.
"Gk kok ma..mungkin perasaan mama aja"
"Zee juga kn nundah kehamilan nya dulu "Roy yang ikut menimpali juga.
"Boro boro hamil ..HB aja baru sekali ..tpi nanti seandainya aku hamil gimana nasib ku"Zee hanya bisa bergumam dalam hati nya seandai nya kejadian tadi siang tidak berakhir dengan HB maka diri nya akan merasa sedikit lega,tpi ini beda .
Pukul 21. 00 Roy pamit pulang pada kedua orang tua nya.
"Pa..Ma..kami pamit pulang ..maaf Roy tidak bisa menginap "pamit Roy .
"Kabari Zee kalau papa udah pulang"timpal Zee.
"Iy itu pasti.pulang lh mungkin kalian capek"jawab Aico.
"Bukan hanya pikiran badan ku pun capek seakan remuk.Andai aku bisa berkata aku pasti mengeluh akan ini semua,tpi aku sadar siapa lh aku''tukas Zee dalam hati dengan memandang intens mertua nya..
Setelah berpamitan Zee dan Roy keluar menuju parkiran rumah sakit.Mereka berdua memasuki mobil sport dan Roy melajukan mobil itu dengan kecepatan sedang.Mobil merah mulai menerobos ramai nya jalan.
Skip..
__ADS_1
Pagi hari🌤️
Selamat pagi semesta..terima apa yang sudah terjadi..ikhlaskan apa yang tidak bisa di rubah..betul kan apa yang bisa di perbaiki..
"Bang aku berangkat "ucap Zee kala melihat Roy sarapan di meja makan . Tak pernah ada sejarah suami nya itu makan hasil masakan Zee,meski gadis itu sendiri setiap hari menyiap kan makanan entah dimakan atau gak dia tetap harus menjalan kan tugas nya sebagai istri.
Ia langkahkan kaki nya menuju pintu utama ..belum sempat kaki nya menginjak kan keluar Zee di kaget kan dengan hadir nya Celly.
"Lho kamu kok disini..."Celly yang merasa heran dengan adanya Zee di rumah Roy apalagi dalam keadaan rumah itu tertutup bahkan Zee lah yang tak sengaja membuka pintu.
Zee bingung harus menjawab apa atas pertanyaan yang dilontar kan Celly pada nya.tiba tiba Roy muncul dari arah belakang.
"Cell"ucap Roy.
"Sayang dia kok disini sih...pagi pagi juga"tanya Celly meminta penjelasan pada Roy.
"Dia tadi ngumpulin tugas kemarin ..pas mata kuliah ku dia tidak datang di tambah aku sekarang tidak ada jadwal ngampus"sanggah Roy .
Zee menatap dengan tatapan yang sulit di artikan ingin sekali berkata kalau sebenar nya ia itu istri nya.Hati nya tidak sekuat Kinan maupun Naura yang mampu melewati ujian hidup.Hingga dia memilih berlalu pergi dari hadapan dua sejoli yang mampu menoreh luka tanpa menggunakan senjata.
Di sini lah kerapuan Zee mendarah daging, bukan soal cinta tpi soal bagaimana dia di tempat kan di kehidupan suami nya.Rasa yang ingin di salur kan tiba tiba terkikis ketika Celly hadir bahkan mengusik kehidupan Roy.Apa pun yang melibat kn Roy diri nya milih acuh namun tidak di depan keluarga.
"Ngapain kamu kesini"tanya Roy pada kekasih nya.
"Hari ini aku gak bisa soal nya ada rapat penting yang harus ku hadiri di tambah papa ku sakit jadi aku yang handle perusahaan milik papa,tapi jangan khawatir nanti datang lah ke kantor kita makan bareng sebagai ganti nya."jawab Roy memilih mengajak Celly makan bareng di kantor dr pada mengindahkan keinginan nya untuk jalan jalan .Dan Celly pun menerima ajakan Roy.
***
Kampus.
"Zee Lo kok gak semangat hari ini ada masalah kah"tanya Riska.
"Perasaan lo aja kali"
"Kemarin lo gak masuk kemana sih ..hp di mode silend juga...trus suami tengil milik lo itu tanya ke kita di mana lo..aneh bukan"imbuh Chacha mengingat kemarin Roy menanyakan keberadaan Zee pada nya dan Riska.
"Kepo"berjalan terus meninggal kan Chacha yang terus ngedumel.
"Ih Zee..kok gitu sih"kesal Chacha sambil menghentak hentkan kaki ..bukan nya di jawab eh malah di tinggal kayak orang jualan gak laku laku.
Kini mereka bertiga duduk di bangku panjang taman seperti kebiasaan mereka bila jam kuliah belum di mulai mereka akan duduk disini dan sedikit bercengkrama dan lebih asik lagi kalau Chacha ngajakin ngeghibah.
"Gue capek ingin nyerah"ucap Zee begitu menohok .
__ADS_1
"Nyerah masalh suami tengil lo"balas Chacha.
"Itu bumbu dalam rumah tangga Zee.Aku memang belum tahu rasa nya tpi aku tak ingin melihat sahabat ku mundur bahkan nyerah dalam hal ini.Susah memang jika dirasa apa lagi di jalani terasa amat berat tpi kita harus mengingat pepatah berakit rakit dahulu.. berenang-renang kemudian.Siapa tahu di balik silih berganti nya ujian rumah tangga lo Allah menyiap kan takdir indah di balik nya"jawab Riska.
"Betul kata si tukang nasehat satu ni..emang kalau di pikir pikir rumah tangga itu seperti ngerjain tugas PK Rega"imbuh Chacha membawa bawa PK Rega dosen yang selalu ngasih tugas sulit dan pelit nilai alhasil siapa pun yang di beri tugas palingan nilai nya mentok di angka 7.
"Ada ada aja sih lo Cha pakek bawa bawa dosen yang pelit bin medit itu ke pembahasan kita"ucap Riska cekikian dan tak habis pikir dengan sahabat yang IQ nya kadang konslet itu.
Drt..drt..drttt barang pipih milik Zee yang sedari tadi di genggam bergetar cepat tanda ada panggilan masuk karna kalau lagi ngampus hp nya di mode getar.
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
"Zee bisa mama minta tolong ke kamu"
" minta tolong apa ma"
"Tolong antar kan berkas yang akan di buat meeting oleh suami mu karna nanti dia akan menggantikan papa dalam memimpin meeting hari ini"
"Tpi Zee masih ngampus"
"Gpp berkas nya juga di butuh kan jam 3 siang kok"
"Baik lah kalau gitu nanti Zee usahain bisa ngantar berkas itu dengan tepat waktu"
"Alhamdulillah kalau gitu ..terimakasih Zee"
"Sama- sama ma"
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
*
*
*
Gimana reaksi Roy kala Zee yang mengantar berkas itu keperusahaan akan kah dia terkejut atau bahkan Zee yang akan di buat terkejut. Next nantikan kelanjutan novel babang ku yang sering bikin gedek istrinya.
Ramaikan yuk dengan like👍,vote,hadiah🌹,serta favorit 💞tanpa harus tukar kn koin atau pun bukak gembok dulu😄😄🤭
__ADS_1