
Sesampainya di kamar hotel terasa sunyi karna hanya ada mereka berdua saja.Roy langsung masuk kamar mandi tanpa mengucap sepatah kata pun.Sedangkan Zee merebahkan tubuhnya di kasur menunggu giliran mandi.
30 menit berlalu ,Roy keluar dengan menggunakan handuk yang hanya menutupi bagian bawah nya sedangkan dada bidangnya di biarkan terbuka.
Zee yang melihat Roy hanya melilitkan handuknya hanya bisa diam tanpa berkomentar walau dalam hati nya merasa dag.. dig ..dug.. dwarrrr...
"Malam ini kita bermalam di sini,besok langsung ke rumah mama"ucap Roy sambil memilih pakaian yang sudah di bawakan oleh asisten nya.
"Iya " jawab Zee singkat.
"Sekarang kamu bersih bersih sana gih..Bau tuh badan mu"ucap Roy melangkah kan kakinya ke sofa.
Tanpa berkata Zee langsung masuk ke kamar mandi dan mulai ritual mandinya.
"Emang dia pikir gue sampah apa."dengus nya dengan kesal ,walau tidak bisa di pungkiri memang dia gak mandi seharian.
Setelah selesai mandi Zee langsung melaksanakan kewajibannya sebagai muslimah dengan menunaikan sholat.
Sedang di atas sofa terlihat Roy yang sedang asyik mengotak ngatik komputer hanya untuk mengerjakan tugas yang satu hari ini di pending.
Jam 01.00
"wajahnya teduh banget" ujar Roy memuji Zee tanpa ia sadari.
__ADS_1
"Apa apa an sih Roy malah muji gadis bau kencur ini"gumam Roy sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Kini Roy kembali ke sofa dia udah putuskan akan tidur di sofa tidak akan seranjang dengan Zee.Tidak perlu waktu lama Roy hanyut dalam tidurnya menyusul Zee yang asik dengan mimpi-mimpinya.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
Sinar matahari menerobos gorden sudut ruangan.Burung- burung pun berkicau di atas langit dengan merdunya.
"Udah selesai belum dandannya,biasa cewek ribet"kata Roy dengan kesal.
"He'em"ucap Zee.
"Udah yuk pulang gak beta lama-lama disini" Roy yang berjalan dulu meninggalkan Zee yang masih merapikan hijabnya.
"Masuk" bentak Roy.
Zee langsung membuka pintu belakang dan hendak saja masuk langsung di kaget kan dengan ucapan Roy.
"Pindah ke depan ,aku bukan sopir mu"ucap nya.
Zee hanya bisa menurut langsung pindah kedepan.Dalam perjalanan hanya terdengar suara deru mobil saja dengan Roy yang fokus menyetir.
Akhirnya mereka pulang ke rumah mama Aico.Butuh 30 menit untuk sampai ke rumah karna jarak hotel dan rumah tidak terlalu jauh.Sesampainya di perkarangan rumah,mereka di sambut oleh Pk budi selaku satpam di rumah itu.
__ADS_1
"Pagi den Roy,non Zee"sapa nya penuh kesopanan.
"Pagi juga Pk"jawab Zee ramah sambil tersenyum seakan akan sudah kenal lama.Sedangkan Roy langsung nyelonong masuk tanpa menghiraukan sapaan dari Pk budi.
"ih..Boss muda mimpi apa tuh memiliki istri yang hampir sempurna seperti itu.Sedang dia sendiri kayak mayat hidup aja." batin Pk budi sambil menggelengkan kepalanya.
Di ruang tamu mereka di sambut oleh ke dua orang tua Roy dengan ramah.
"Gimana Roy malam pertamanya.Enak kan,main berapa ronde kamu tadi malam"Zafran langsung memberi pertanyaan yang beruntutan pada putra nya.
"Boro -boro cetak ronde,nyentuh aja ogah"batin Roy melirik Zee.
"Apa apaan sih papa baru datang udah di kasih pertanyaan hal yang privasi"kata Roy.
"ya gak gitu Roy,takut kamu kebablas aja.Mikir dong istri mu kan masih kuliah apalagi hubungan kalian masih belum di publikasikan di luar takut ada kabar miring nantinya "balas Zafran .
Ayokkkk👇
Like vote novel bang Roy dan neng Zee ini..Jangan lewatkan episode berikutnya😍.
maaf jika cerita nya gak sesuai yang kalian ingin kan dan masih banyak tipo🙏 ,karna author masih dalam tahap belajar dan semoga
novel ini bisa mengurangi ke gabutan kalian.
__ADS_1
Salam penikmat dunia halu😅