Kisah Zahidah

Kisah Zahidah
104...


__ADS_3

mobil berjalan keluar dari halaman rumah, zahidah tersenyum melambaikan tangannya pada mama yang berdiri di samping bapak.. "semoga setelah ini keluarga kita mengkonsumsi menjadi keluarga yang bahagia dan harmonis mah.. " batin zahidah berdo'a..


setelah menempuh perjalanan selama 4 jam, kini mereka sampai dikota palopo, kota idaman....


mobil melaju dengan kecepatan sedang memasuki kawasan bandara, mereka akan naik pesawat menuju ke kota makassar..


setelah menunggu sekitar 30 menit, kini mereka berada diatas awan terbang menuju ke kota makassar, kota daeng...


sampai dibandara, mereka terlebih dahulu makan siang disalah satu restoran yang ada dalam bandara, sebelum kembali melanjutkan perjalanan mereka.....


usai makan, mereka kembali terbang menuju ke kota balikpapan. tak terasa kini mereka sudah mendarat di kota balikpapan.


setelah mengambil barang-barang mereka di bagasi, mereka kembali memesan taksi dan menuju ke kota samarinda usai sholat magrib di dalam bandara...


setelah menempuu perjalanan selama 3 jam kini mereka sampai dikota samarinda. mereka langsung menuju kerumah sahabat Reyhan yang mereka tempati menitipkan mobil Reyhan.....


sampai disana sahabat Reyhan bersama istrinya sudah menunggu mereka. mereka dipersilahkan masuk kedalam rumah, mereka terlebih dahulu membersihkan diri lalu ikut makan malam bersama...


istri sahabat nya telah memasak berbagai menu untuk menyambut mereka, sedangkan sarah dan reza selalu bersama...


usai makan malam, mereka diantar kekamar untuk istrahat, dan akan melanjutkan perjalanan nya besok pagi....


zahidah dan mas Reyhan serta reza satu kamar, sedangkan kak winda satu kamar dengan bunda dan sarah....


.


.


.


Keesokan harinya, mereka telah siap, kini mereka sedang berpamitan didepan pintu rumah.....


mereka berangkat dengan di sopiri Reyhan, karena ia tidak mau memakai jasa supir...


setelah menempuh perjalanan sehari semalam, kini mereka sampai dirumah tepat jam 5 subuh.....


mereka masuk dan membersihkan diri terlebih dahulu lalu sholat, usai sholat mereka istrahat dikamar masing-masing.,.


reza masuk dikamarnya, sedangkan sarah ikut mamanya masuk dikamar sebelah kamar bunda. begitu juga dengan zahidah dan Reyhan...


bunda berbaring dikasur menatap langit-langit kamarnya. tepat hari ini sudah enam tahun husna menghilang tanpa kabar, dan itu sangat menyiksa diri bunda....


setiap malam bunda bangun sholat tahajjud dan menangis seorang diri tanpa ada yang tau. Andai Reyhan dan zahidah mengetahui itu mungkin mereka akan ikut rapuh melihat betapa rapuhnya bunda kehilangan husna beberapa tahun yang lalu karena sebuah kesalah pahaman...


namun siapa yang tau jika Reyhan juga merasakan hal yang sama, setiap malam sebelum tidur Reyhan selalu menelpon suruhan nya mengenai informasi pencarian husna, namun sampai kini mereka belum menemukan keberadaan husna.....


sering kali juga Reyhan bermimpi bertemu husna sang adik yang sangat ia sayangi...


tepat jam tujuh pagi mereka bangun untuk sarapan bersama. Hari ini Reyhan Istrahat full karena kelelahan menyetir mobil...


usai sarapan mereka kembali kekamar masing-masing untuk istrahat.


setelah membersihkan meja makan, zahidah menyusul suaminya kekamar dan melihat suaminya yang sedang berbaring membelakangi nya..


"mas...... "panggil zahidah namun tidak ada jawaban..


" mas.... " panggil ulang zahidah karena merasa di abaikan...

__ADS_1


"hemmmm" Jawab Reyhan....


"Mas apa ada yang salah.... "


"hemmmmm.... "


zahidah memilih diam, dari pada harus berbicara lagi, padahal ia sudah tau jawabannya....


zahidah memilih duduk disofa sambil memainkan hpnya. sesaat kemudian zahidah teringat pas dikampung, ia mulai mengingat perubahan suaminya...


suaminya mulai berubah saat ia meminta haknya namun zahidah tidak melayani nya...


mengingat itu zahidah mulai merasa takut, bagaimana jika suaminya mencari kepuasan diluar sana.....


zahidah baru menyadari kalau tindakan nya itu salah..


tanpa sadar zahidah tidur nyenyak di sofa itu...


tepat jam 11 siang Reyhan bangun dan melihat istrinya tidur di sofa hanya diam lalu masuk kekamar mandi membersihkan diri bersiap untuk sholat dzuhur....


zahidah yang sama-sama mendengar suara air terbangun dan melihat ranjang yang sudah kosong....


ia tau jika sang suami sedang mandi..


zahidah menyiapkan pakaian untuk suaminya lalu setelah itu ia keluar dan menuju kekamar reza untuk membangunkannya..... . ..


Reyhan yang keluar dari kamar mandi tersenyum melihat pakaian yang sudah disiapkan zahidah untuk nya...


"maafin mas sayang, mas terpaksa melakukan ini demi berjalannya rencana mas.... " batin Reyhan


setelah usai berpakaian, Reyhan keluar menuju ke mushollah rumah yang letaknya dibawah lantai satu....


sambil menunggu waktu sholat tiba, Reyhan memilih mengaji sebentar.....


sedangkan zahidah setelah selesai membersihkan diri ia memakai mukenah nya dan berjalan turun ke lantai satu, bertetapan juga dengan kak winda yang keluar dari kamarnya bersama sarah....


"aunty kak reza mana....?


" kak reza lagi siap-siap sayang... "


"sarah mau bareng kak reza, mama sama aunty duluan aja ya... " ucap sarah berjalan menuju ke kamar reza...


"assalamu'alaikum kak reza.... "


"wa'alaikumussalam dek.... "


"boleh sarah masuk kak...?


" masuk aja dek.... "


sarah masuk dan duduk dipinggir kasur melihat reza yang sedangkan menggunakan baju kokoh pecinya....


"ih gantengnya kaka aku ini..... "


"siapa dulu dong dek..ha.. ha.. ha.. " jawab reza tertawa


"kakanya sarah gitu loh... " jawab sarah tersenyum semanis mungkin....

__ADS_1


"kata siapa aku kaka kamu...?


" kata mama sama aunty.... "


"itu kata mereka, kalau aku si nggak punya adek, jadi jangan ngaku-ngaku ya... " ucap reza bercanda..


"ya uda, sarah minta maaf... " ucap sarah menanggapi serius ucapan reza yang hanya bercanda...


"hehhe... nggak papa ayo turun... " ajak reza


sarah berjalan duluan dan di ikuti reza dibelakang...


mereka langsung menuju ke ruang sholat yang terletak di lantai satu...


tidak lama kemudian bunda datang, mereka mulai melaksanakan sholat dzuhur setelah iqomah dilantunkan dari mesjid...


sholat dzuhur dengan di imani Reyhan selama 10 menit....


usai sholat zahidah dan winda langsung membereskan tempat sholat sedangkan Reyhan kembali kekamar karena ada hal yang harus ia kerjakan....


setelah sholat kak winda dan zahidah membantu art untuk menyiapkan menu makan siang......


setelah makanan siap, mereka makan bersama dengan tenang di meja makan..


selesai makan siang bersama mereka berkumpul diruang keluarga. setelah beberapa saat kemudian yeni datang bersama suaminya serta Adit...


melihat kaka sepupunya datang, reza berlari menghampiri Adit dan melupakan sarah yang tadi bermain bersamanya...


merasa di lupakan, sarah bangkit dan berjalan menuju ke sofa duduk didekat mamanya....


kak Winda hanya tersenyum melihat anaknya tanpa curiga jika sarah sedang kecewa pada kaka sepupunya reza...


reza begitu asik dan bahagia menceritakan hal-hal yang ia lakukan di kampung sang mama. Adit yang mendengar nya jadi ingin ikut kesana suatu saat nanti jika om reyhan berkunjung ke kampung aunty zahidah...


sedangkan orang dewasa sedang membahas rencana kak Winda yang akan dimasukkan ke perusahaan bang gibran yang tak lain adalah sepupu reyhan....


tak terasa waktu terus berjalan, hingga kini menjelang magrib, zahidah, yeni dan kak winda membantu para bibi memasak didapur untuk makan malam bersama....


Sedangkan sarah yang ngambek karena dicuekin reza memilih bermain sendiri disofa, sedangkan reza dan Adit berasa dikamar reza bermain.....


Dan mas reyhan berada dikamar, sedang mas Fadil memilih duduk disofa bersama sarah. ya sampai saat ini Fadil dan reyhan masih saling sungkan karena masalah bebera tahun yang lalu....


selepas dari semua itu fadil memilih diam, tidak dendam juga tidak membenci Fadil yang perna mengkroyok dirinya karena fitnah yang menimpa Fadil dan zahidah...


Bukan tanpa sebab, dalam diamnya Fadil tersimpan beribu rasa kecewa pada reyhan, karena setelah semua kebenaran terungkap, reyhan juga tidak perna sedikit pun meminta maaf pada Fadil....


beberapa menit kemudian terdengar suara adzan maghrib yang dikimandangkan dimesjid...


segera lah zahidah dan yang lainnya membersihkan diri dan sholat berjamaah di ruang sholat....


usai sholat, mereka semua makan, zahidah yang melihat sarah sedari tadi siang lebih banyak diam merasa heran, karena biasanya anak itu akan selalu bercerita atau bertanya, paling tidak reza lah yang di ajak mengobrol.....


zahidah beralih menatap reza yang juga diam menikmati makan malamnya...


.


.

__ADS_1


__ADS_2