Kisah Zahidah

Kisah Zahidah
54......


__ADS_3

Pagi harinya.......


semua beraktivitas, begitu juga dengan Yeni yang sudah baikan.Dan juga sudah mulai ada senyum yang menghiasi wajahnya setelah beberapa hari ini suram...


yah demi Adit dan fadil sang buah hati dan belahan jiwa Yeni berusaha ikhlas dan menerima jika orang tersayang nya mulai menjauh darinya.....


setelah fadil berangkat ke kantor. Yeni seperti biasa akan langsung ke kamar Adit dan mengajak Adit bermain....


para asisten juga merasa senang akhirnya majikannya bisa tersenyum lagi...


.............


.............


............


Hari ini juga zahidah mulai masuk kerja, walapun sudah dilarang suaminya tapi zahidah mohon, dia akan berhenti nanti jika di kasih kepercayaan momongan oleh Allah..


seperti biasa rayhan mengantar zahidah terlebih dahulu....


tepat saat mereka sampai didepan kantor. fadil juga baru sampai..


fadil turun dari mobil dan langsung menyapa rayhan dengan sebutan pak


"slamat pagi pak....... "


"eh... pagi....... jawab canggung rayhan


" saya permisi dulu pak..... "


"i... iya..... "


rayhan hanya tersenyum getir melihat adik iparnya berlaku seperti itu padanya..


"maafin zahidah ya kak. gara-gara aku masalah ini terjadi.... "


"uda nggak usah minta maaf ya. kamu masuk ke dalam. nanti terlambat... "


"iya kak....... jawab zahidah sambil mencium tangan rayhan...


setelah zahidah masuk. rayhan baru pergi meninggalkan kantor zahidah.


zahidah langsung masuk ke dalam ruangan nya dan melihat mirna yang begitu heboh menyambut kedatangan.karyawan lainnya yang awalnya fokus pada pekerjaan nya langsung berdiri juga menyambut zahidah yang sudah masuk kerja...


zahidah sangat merindukan teman-teman kantornya itu. mereka sangat baik pada zahidah. Disini tidak ada karyawan yang berlaku zholim atau setelah menah dengan karyawan lainnya. mereka mala gembira jika ada karyawan baru....


setelah kangen-kangenan mereka langsung bekerja. seperti zahidah yang sudah ditunggu kerjaannya menumpuk di meja...


.


.


.


.


Dirumah utama. Bunda meminta izin pada ayah untuk ke rumah yeni. Bunda tidak bisa tenang sebelum bertemu dan berterima kasih pada ponakannya itu....


setelah mendapat izin. Bunda langsung diantar sopir menuju ke rumah yeni...


sampai disana rumah nampak sepi karena mungkin penghuni nya pada masih tidur..


Bunda menekan bell. Hingga pintu terbuka yang ternyata yeni sendiri yang membuka pintu nya...


"assalamu'alaikum........ "


"WA... wa'alaikumussalam, silahkan masuk..."


bunda masuk dan di persilahkan yeni duduk disofa, lalu yeni pamit ke dapur.


bunda menunggu yeni sekota sepuluh menit hingga yeni datang membawa nampan berisi jus mangga kesukaan bunda.....


Bunda merasa haru dengan sambutan yeni yang nampak lebih pendiam tapi perhatian nya tidak pernah hilang..

__ADS_1


bunda tersenyum saat yeni mempersilahkan bunda meminum jusnya.


"silahkan diminum tante.....?


bunda terenyuh mendengar panggilan yeni, yang awalnya memanggilnya dengan sebutan bunda, kenapa sekarang berubah jadi tante.


" makasih uda repot-repot, gimana ke adaan kamu sekarang....?


"Sama-sama, alhamdulillah uda baikan.... "


yeni duduk nampak jauh dari bunda, padahal bisa jika lama tidak bertemu yeni pasti akan lengket terus dan manja dengan nya...


"yen... Bunda kesini ingin minta maaf atas semua yang terjadi. kami tidak sengaja melupakan mu. kami pikir kalian tidak akan datang karena kata mama kamu masih kurang sehat....


yeni hanya menunduk tidak berani menatap bunda. matanya berkaca-kaca mengingat semuanya yang terjadi, yeni tidak marah dengan mereka semua. Yeni hanya kecewa, setelah dibentak rayhan, didiami dan dicuekin zahidah, lalu dilupakan bagaimana mungkin yeni masih bisa berlaku seperti dulu. Yeni sangat sungkan....


bunda yang menyadari jika yeni sedang menahan air mata, langsung duduk disamping yeni dan memeluk ponakannya itu..


bunda merasakan tubuh yeni yang bergetar karena menangis, bunda menyadari jika yeni sangat terluka dengan keadaan ini...


bunda ikut meneteskan air mata melihat ponakannya menangis begini. bagaimanapun pun yeni juga tumbuh dengan cinta dan kasih sayangnya...


setelah puas menangis, yeni melepaskan pelukannua pada bunda.. "maaf" ucap yeni.


bunda tersenyum dan memeluk yeni kembali "bunda yang harusnya minta maaf sayang. kamu mau kan memaafkan bunda..? yeni mengangguk tanda iya...


setelah puas bunda pamit pulang karena sudah sore. setelah dari rumah yeni, bunda menuju ke apartemen zahidah dan rayhan..


sampai disana bunda menekan bell dan dibuka oleh zahidah....


zahidah terkejut saat melihat bunda....


setelah sadar. zahidah langsung mengalami bunda dan mempersilahkan masuk


"kamu lagi masak apa za..? harum sekali... "


"itu bunda lagi masak rica-rica ayam kampung, kesukaan kak rayhan.... "


"rayhan nya mana sayang...?


"oh... kamu udah masuk kerja..?


" uda bund.... "


"alhamdulillah berarti uda sehat ya...?


" iya.... bunda sendirian kesini....?


"iya... bunda habis dari rumah yeni... "


"rumah yeni......?


" iya bunda kesana minta maaf. setelah dari sana bunda kangen kalian, jadi singgah disini.. "


"yeni gimana keadaannya bunda?


" alhamdulillah udah sehat... "


suara salam muncul dari balik pintu. bunda dan zahidah melihat rayhan datang, lalu menjawab salamnya


"bunda datang sama siapa...?


" sendiri.... "


"ayah mana.....?


" dirumah..... "


"kenapa nggak ikut...?


" bunda habis dari rumah yeni minta maaf sama dia... "


"ummmmm...rayhan juga mau minta maaf, karena uda memarahinya waktu itu... "

__ADS_1


bunda hanya mendesah.....


setelah itu bunda pamit pulang


"bunda nggak makan dulu....?


" kalau makan sekarang, nanti ayah makan sendiri dirumah sayang... "


"ih.. So sweetnya bunda, yang sayang suami... "


"ha.... ha... ha... "


"ya udah bunda tunggu bentar aku ambilin ayam Rica-ricanya"


"nggak usah sayang... "


"nggak papa bunda itu banyak, nggak akan habis.. "


"ya uda.... cepat nanti ayah marah, kalau bunda lama-lama ninggalin dia sendiri dirumah.. "


"urusan bunda..... "


"Hu dasar menantu durhaka... "


"ha... ha... ha... ha..... "


setelah zahidah memberi ayam Rica-ricanya, bunda langsung pamit pulang dan benar saja sampai dirumah langsung di sambut ayah dipintu dengan muka di Teluk


"ayah kenapa.....?


" bunda kenapa lama sekali ninggalin ayah... "


"ya Allah ayah belum juga sehari cuman empat jam doang... "


"tapi ayah rindu..... "


"ayah lebay deh, uda tua masih aja gombal, ingat umur yah.... "


ayah yang sebal di bilang lebay langsung mencium pipi bunda..


"ayah pekik bunda..... "


asisten yang melihat nya tersenyum melihat pasangan ini yang sudah berumur tapi tetap harmonis....


setelah mencium bunda, ayah langsung lari, entah kemana..


sedangkan bunda langsung ke dapur memberikan bibi ayam ricanya. setelah itu bunda kekamar membersihkan diri nya...


setelah habis mandi, bunda mencari ayah dan ternyata ayah di balkon kamar..


lalu mereka ke dapur untuk makan malam berdua,setelah makan mereka berdua duduk didepan TV menonton TV...


"huwu........ desah bunda... "


"bunda kenapa.....?


" kangen anak-anak ayah.... "


"loh bukan nya udah ketemu tadi.... "


"bunda kangen dengan suasana dulu, diana rumah ramai dengan celoteh rayhan dan husna, tapi sekarang tinggal kita berdua ayah... "


ayah ikut mendesah...


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2