Kisah Zahidah

Kisah Zahidah
57....


__ADS_3

ayah membangun kan bunda untuk makan karena kata bibi tadi bunda belum ada makan dari pagi, sedangkan saat ini jam makan siang saja sudah lewat waktunya..


perlahan bunda menggeliat, lalu membuka matanya, jika biasanya bunda akan tersenyum melihat ayah yang membangun kannya, saat ini tidak....


bunda bangun dan bertanya


"ada apa......?


" makan, kata bibi bunda belum ada makan dari pagi, ini udah sore. nanti bunda sakit.. "


"iya.. Terima kasih... "


bunda langsung kekamar mandi cuci muka dan setelah itu langsung ke dapur makan


ayah yang masih duduk ditempat tidur hanya diam saat bunda melewati nya tanpa bicara bahkan tidak menegurnya..


setelah sampai di dapur bunda langsung makan tanpa bertanya apa ayah sudah makan siang atau belum


ayah memilih duduk di ruang depan sembari menonton TV


setelah makan bunda langsung ke kamar mengambil bajunya dan kembali ke kamar husna untuk mandi..


ayah yang merasa lama menunggu bunda makan, mencoba mengintip ke dapur. ternyata meja sudah kosong, ayah kembali ke sofa dan duduk menghembuskan nafasnya...,..


ayah merasa menyesal sudah menyakiti bunda. "begini rasanya di cuekin bunda" guman ayah...


setelah mandi bunda mengunci pintu kamarnya dan berjalan menuju balkon kamar....


ayah mencoba masuk ke kamar husna. tapi ternyata terkunci... ayah mencoba mengetoknya tapi tetap tidak ada jawaban..


ayah yang sudah capek berdiri kembali ke kamar, berbaring diatas kasur seorang diri


ayah jadi rindu bunda, istri yang selalu menemani hari-harinya itu mala iya sakiti..


mungkin karene lelah bertengkar dengan pikiran nya, ayah akhirnya tertidur...


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


rayhan yang tidak pokus bekerja terus kepikiran dengan bundanya mencoba menelpon bunda namun tidak ada jawaban. rayhan melirik jam tangan nya sudah menunjukkan jam lima Sore. rayhan membereskan mejanya dan langsung keluar menuju parkiran. rayhan melajukan mobilnya menuju kantor zahida untuk menjemput nya..


zahida sudah menunggu di lobby. setelah mobil rayhan datang, zahida langsung masuk dan rayhan melajukan mobilnya ke rumah bunda..


setelah sampai disana mereka langsung masuk ke dalam mengucapkan salam, namun tidak ada jawaban...


rayhan langsung menuju ke kamar ayah dan bunda, rayhan mengetuk pintu, tidak lama ayah keluar..


"rayhan kamu kesini...?


" iya ayah, perasaan ku nggak enak, kepikiran bunda terus, bunda mana..?


"bunda dikamar husna... "


rayhan dan zahida langsung menuju ke kamar husna dan mendapati bunda yang sedang tidur....


rayhan mencium wajah bunda, dan membisikkan salam di telinga bunda, akhirnya bunda bangun, bunda tersenyum melihat rayhan dan zahidah


"Kalian datang....?


" iya bund.. aku kepikiran bunda terus "


"bunda nggak papa rayhan... "


ayah masuk dan duduk di sofa. matanya tidak berhenti melihat bunda...


setelah itu mereka keluar dan duduk di ruang depan..


rayhan terus mengajak bunda bercerita, ayah dan zahida hanya menjadi pendengar setia. Tidak terasa malam tiba, mereka makan malam bersama. setelah itu rayhan dan zahida pamit pulang...


setelah mereka pamit, bunda masuk dan kembali mencueki ayah...

__ADS_1


bunda ke dapur membantu bibi membersihkan dapur, setelah dapur bersih. bunda kembali masuk ke kamar husna..


ayah yang nggak tahan di cuekin berjalan menghampiri bunda di kamar husna..


"assalamu'alaikum... ucap ayah dari pintu"


"wa'alaikimussalam... "


"bunda..... "


"hemmm... "


"Maaf..... "


"hemmmm"


ayah yang kesal dengan jawaban bunda. langsung duduk bersimpuh dibawah kaki bunda yang duduk diatas kasur


"ayah mohon bund, maafin ayah. jangan cuekin ayah gini, ayah nggak tahan.. "


bunda yang kaget melihat sikap ayah langsung menaikkan kakinya ke atas kasur dan berbaring membelakangi ayah..


ayah tau jika bunda menahan tangisnya


ayah naik ke kasur dan memeluk bunda dari belakang...


ayah merasakan tubuh bunda yang bergetar menahan tangis. mata ayah ikut memerah menahan tangis, bagaimana bisa ayah berkata kasar pada wanita yang sudah memberinya kebahagiaan dan menemaninya selalu bertahun-tahun..


karena lelah menangis, bunda akhirnya tertidur dalam pelukan ayah.


ayah mencium kepala bunda berulang kali, menyesali ucapan yang keluar dari mulut nya tadi pagi..


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2