Kisah Zahidah

Kisah Zahidah
24....


__ADS_3

"Keesokan harinya acara lamaran dilaksanakan. Semua warga turut hadir meramaikan sekaligus mendo'akan acara tersebut.....


Warga yang hadir merasa senang bisa bercengkrama dengan keluarga Rayhan yang mana mereka berasal dari orang kaya. Tapi tidak merasa sombong, sebagaimana orang kaya yang lainnya.....


Bunda mengamati Rayhan yang sedang berdiri di panggung mengucapkan kata demi kata untuk meyakinkan zahidah dan keluarganya bahwa dia bersungguh-sungguh.....


Bunda meneteskan air mata dikala zahidah menyambut niat baik Rayhan untuk melamar dirinya. Bunda menangis dalam diam menyaksikan putra pertama nya sebentar lagi akan menjadi kepala keluarga. Bunda merasa jika baru kemarin Rayhan merengek dan manja-manja dengannya. Namun kini bunda telah menyaksikan putra pertamanya telah melamar anak gadis orang yang berarti dia telah dewasa dan siap menjadi imam untuk keluarganya kelak...


Tak jauh berbeda dengan orang tua zahidah..


ibu menangis dalam pelukan bapak. Menyaksikan putrinya telah dilamar. Ibu merasa belum rela jika zahidah akan pergi dari dalam dekapan kasih sayangnya..


Bapak meneteskan air matanya menyaksikan putrinya yang kemarin masih sering memgaduh padanya jika di luar sana di ganggu oleh teman sebayanya. Namun kini putrinya sebentar lagi akan menjadi milik orang lain.....


Setelah Rayhan selesai mengucapkan kata demi kata diatas panggung. Kini waktunya memasuki acara sesi pemasangan cincin. Bunda naik ke panggung membawah cincin yang telah dibeli rayhan. Bunda berjalan ke arah zahidah dengan wajah tersenyum dan di sambut senyum pula oleh zahidah..


bunda mengangkat tangan zahidah dan memasangkan cincin itu di jari zahidah.Kemudian zahidah menyalami tangan bunda dan mengucapkan terimakasih kasih....


setelah sesi pasangan cincin. Dilanjutkan dengan sesi poto-poto. Teman-teman zahidah yang kebetulan pulang kampung juga, tidak melewatkan kesempatan ini. Mereka naik ke panggung dan berpoto bersama zahidah dan Rayhan..


setelah teman zahidah dilanjutkan dengan keluarga Rayhan. Mereka berpoto dengan gaya masing-masing. Yeni naik ke panggung setelah menitipkan anaknya pada suaminya Fadil. zahidah melihat yeni yang naik ke atas panggung baru menyadari jika sang sahabat ternyata juga datang. Ia merasa menyesal telah melupakan sahabatnya.


Yeni berdiri dibagian paling pinggir tanpa melirik ke arah zahidah dan Rayhan. setelah selesai Yeni langsung turun dan panggung dan berjalan menghampiri suami dan anaknya. Yeni merasa sesak ingin menangis tapi berusaha menahan air matanya yang ingin tumpah.


Yeni masuk kerumah karena Adit mulai rewel, mungkin karena mengantuk....


setelah acara sesi poto selesai zahidah turun dari panggung dan berkeliling mencari yeni. Namun tidak menemukan nya. Begitu juga dengan Rayhan yang langsung menuju kerumah tante zahidah untuk istrahat karena lelah...


zahidah yang sudah berkeliling mencari yeni tapi tidak juga menemukannya. zahidah masuk kerumah menuju kamarnya dan disusul bunda..


Bunda mengganti pakaiannya dengan pakaian santai. Setelah itu kini zahidah yang bersih-bersih. Setelah bersih-bersih zahidah keluar dari kamar menuju ke dapur. zahidah membantu ibu-ibu yang bekerja. Alhamdulillah setelah acara selesai ibu-ibu tidak langsung pulang. Mereka tinggal membantu zahidah dan keluarganya untuk membersihkan rumah dan halaman yang berantam sisa acara tadi....

__ADS_1


zahidah mengangkat piring kotor yang menumpuk di baskom. Dan di cuci zahidah seorang diri karena yang lainnya sibuk dengan kesibukan mereka...


Husna keluar kamar karena ingin pipis dan berjalan kedapur. Kebetulan kamar mandinya di dekat dapur. Husna melihat zahidah yang mencuci piring sendiri bergegas cepat kekamar mandi untuk pipis. Setelah pipis, husna menghampiri zahidah dan membantunya cuci piring..


nggak usah dek. kamu istrahat aja dikamar sama yang lain...


nggak papa kak. husna nggak ngantuk juga nggak capek kak..


emang nggak papa ni kamu bantuin kaka cuci piring..


ya nggak papa lah kak. Kecuali kalau kak Rayhan cemburu...


zahidah langsung menyentil dahi husna.. kamu ini ya dek..


ha.. ha.. ha.. ha.. ha.. ha.. ha. muka kaka kenapa merah..


ibu-ibu yang mendengar suara husna langsung melihat ke arah mereka berdua... ibu-ibu tersenyum melihat tinggal husna yang ternyata tidak gengsian..


he. he. he. maaf tante-tante kalau suara husna ganggu..


kini zahidah yang tertawa melihat husna yang kelihatan malu...


ih kaka kok ketawain husna..


rasain tu... makanya jangan suka ledek kaka..


setelah cuci piring, husna meminta zahidah untuk mengantarnya ke sungai, husna ingin berenang....


setelah disetujui zahidah. husna berlari kekamar. mereka dalam kamar heran melihat husna yang basah...


kamu dari mana hus, kok basah..

__ADS_1


aku dari dapur cuci piring sama kak zahidah..


terus kenapa lari-lari. kamu ganti baju sana.


husna nggak mau ganti baju. husna mau ke sungai bareng kak zahidah..


apaaa...... ..


ikuttttt...... jawab mereka serempak..


mereka segera berlari keluar kamar menuju ke halaman rumah dimana sudah ada zahidah disana yang menunggu mereka...


bunda serta tante-tante Rayhan pergi ke sungai ramai-ramai..


Tinggal lah Yeni dan Adit dikamar. Yeni ingin sekali ikut. Tapi Yeni takut jika nanti ikut pasti akan di kacangin. mereka pasti asik main-main sendiri dan melupakan Yeni dan Adit...


setelah sampai disungai husna langsung menceburkan diri ke dalam air yang begitu jernih.. dan disusul yang lainnya...


Zahidah mencari sosok Yeni. tapi zahidah tidak menemukan adanya Yeni di antara mereka. zahidah kemudian mendekat ke arah husna yang duduk dibatu..


hus kaka mau tanya. apa kak yeni juga ada datang kesini..


iya kak, kamu kesini bareng-bareng kok. cuman kak yeni nggak ikut kesini...


terus kak yeni di mana..?


kak yeni dikamar sama Adit anaknya....


serius dek...


iya. kaka sama kak yeni kenapa kok kayak lagi ada masalah. kemarin pas datang aku liat kak yeni merhatiin kak zahidah terus yang sibuk ngobrol sama yang lain..

__ADS_1


nggak kok dek... ya uda kamu berenang sana sama yang lain, sepuasnya. besok sudah balik ke kota..


zahidah merasa sesak ingin menangis. mengingat apa yang barusan husna bilang. zahidah merasa jahat karena tidak menyadari kehadiran sang sahabat. zahidah merasa bersalah. ini pertama kalinya yeni datang dirumah nya tapi apa, zahidah mangabaikannya. Padahal dulu jika zahidah berkunjung kerumah yeni. Yenj akan selalu menemaninya.....


__ADS_2