Kisah Zahidah

Kisah Zahidah
52.....


__ADS_3

"kenapa nangis.........?


" nggak papa kak..... "


"maaf....... "


zahidah diam dan melirik suaminya disamping


"maaf jika sudah mengabaikan dan mendiami mu tadi..... "


"iya...... "


zahidah kembali diam dan hening kembali


Tiba-tiba HP rayhan berdering..


rayhan mengangkat telpon nya dan menjauh dari zahidah...


setelah rayham mengangkat telpon nya, zahidah berdiri dan kembali ke kamar perawatannya...


rayhan kembali dan melihat sudah tidak ada zahidah duduk dibawah pohon itu...


rayhan langsung berlari menuju ke kamar dan bersyukur saat melihat zahidah yang sudah tidur di atas ranjang..


bunda ke kantor menemani ayah untuk sementara ayah yang menggantikan rayhan bekerja di kantor selama zahidah sakit..


perlahan rayhan mendekat dan duduk di sisi ranjang zahidah..


"Sayang... kenapa tidak menungguku tadi


..? apa kamu marah, karena kaka sudah mengabaikan kamu dan memarahi kamu tadi... jika itu benar, kaka minta maaf, kaka hanya berusaha membuat suasana hidup yang bisa mbuatmu lupa akan permasalahan yang terjadi dengan yeni...kamunya mala main cubit sayang. kamu tau nggak cubitan kamu itu sakit.....?


zahidah yang hanya Pura-pura tidur, tidak bisa menahan tawanya..


"ha.... ha... ha... ha... ha.... "


"ka...... kamu belum tidur sayang....?


" tadi udah mau tidur, tapi kaka berisik tau...."


"maaf sayang.. "


"kaka kenapa nyusul aku ke taman..?


" kaka khawatir sama kamu. bunda datang tempat tidurnya kosong, bunda langsung bangunin aku... "


"oh.. ya uda kaka lanjut tidur aja.. "


"nggak... kaka minta maaf tadi uda cuekin kamu... "


"kenapa memang kaka cuekin aku...?


" kamu nyebelin sayang. masa iyya setiap kaka ngerayu kamu, kaka selalu dapat cubitan, mana cubitan kamu itu sakit.... "


"ooh... ya uda nggak cubit lagi deh.... "


"masih marah....?


" zahidah nggak ada marah lo kak.... "


"serius nih....?


" iya..... kaka uda makan atau belum...?


"belum.... "


"ya uda kaka makan dulu. itu masakan yeni enak lo.... "


rayhan mengambil rantang itu dan memakan isinya dengan lahap....


.


.


.


.


. Keesokan harinya.........


zahidah dan rayhan sudah bersiap-siap untuk pulang ke apartemen. zahidah sudah di perbolehkan dokter pulang...


rayhan menggandeng tangan zahidah keluar dari rumah sakit dan masuk ke dalam mobil...


"kak kita pesan makanan aja ya untuk makan malam.aku lagi malas masak nanti.."


"terserah kamu aja..... "

__ADS_1


zahidah memesan menu makan malam lewat online...


sekitar satu stengah jam mereka sampai di apartemen. rayhan membukakan pintu mobil untuk zahidah. setelah itu rayhan kembali mengambil tas pakaian zahidah di bagasi mobil...


mereka berdua masuk kedalam apartemen. zahidah langsung duduk di sofa yang sudah beberapa hari ini ia tinggalkan...


tidak lama kemudian pesanan makanan datang diantar oleh gojek.. . .


zahidah langsung menyiapkan menunya di meja makan. setelah itu langsung kekamar menyiapkan baju kak rayhan yang lagi mandid


sembari menunggu suaminya mandi. zahidah duduk di sofa kamarnya sambil main HP...


rayhan keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk sebatas pinggang. tubuh yang sempurna dengan bentuk roti sobek yang terdapat di bagian perutnya sungguh menggoda iman zahidah..


rayhan mendekat dan mencium pipi zahidah yang melamun. ..


zahidah yang sadar langsung melihat ke arah lain..


"kaka pake baju cepat, aku udah lapar nungguin kaka dari tadi.. "


"tunggu bentar ya....."


setelah memakai baju mereka ke meja makan untuk makan malam...


rayhan menyuapi zahidah karena hanya memakan sedikit padahal tadi dia yang bilang lapar..


setelah makan mereka nyantai didepan TV sambil menonton...


tidak terasa waktu terus berjalan. setelah jam 9 mereka masuk ke kamar. setelah sikat gigi dan perawatan mereka berdua naik ke atas ranjang..


zahidah tidur memeluk guling. rayhan yang melihat itu langsung merebut bantal guling itu dan melemparnya ke sofa..


"kok dibuang si kak..... "


"guling dipeluk, sedangkan suami di anggurin... "


"iya... tapi nggak harus dilempar juga guling nya kak... "


"itu hukuman karena dia sudah mencoba merebut kamu dari aku. siapa pun yang mencoba merebut kamu akan senasib dengan bantal guling itu...


zahidah langsung memeluk rayhan


" uda bawelnya.......?


"he... he.. he.. he.... "


.


.


.


.


.


.


Di Tempat Lain.......


Setelah mendonorkan darahnya sebanyak dua kantong untuk zahidah. Yeni nampak pucat dan lemah.


fadil selalu menyempatkan waktu untuk merawat Yeni yang malas makan.


Malam ini sebelum tidur. Yeni hanya makan sedikit, mau tidak mau fadil harus menyuapi nya...


jika di suapin suaminya Yeni akan makan dengan porsi yang banyak..


Sekarang Yeni nampak lebih banyak dia setelah waktu rayhan membentak dan memarahinya....


Yeni terkadang menangis jika duduk seorang diri. Dia merasa orang orang terdekat nya sudah membencinya...


Dari dalam lubuk hati yang paling dalam fadil juga merasakan sakit seperti yang istrinya rasakan.....


Fadil memilih diam dan selalu mencoba memahami istrinya...


mereka berdua naik ke atas ranjang dan tidur. Yeni tidur dalam dekapan suaminya...


.


..


..


..


..

__ADS_1


..


..


..


Ke esokan harinya. ...


Bunda berkunjung ke rumah zahidah bersama mamanya Yeni dan rara.Semua keluarga hadir, dari saudara bunda sampai saudara ayah....


mereka mengadakan makan malam bersama sekalian syukuran atas sembuh nya zahidah...


semua keluarga sudah hadir. namun Yeni dan fadil tidak hadir....


rayhan dan ayah ke pantai asuhan mengantar nasi kotak dan amplop untuk anak anak yatim. mereka tidak mengundang anak panti ke rumah karena di rumah sudah ramai dengan keluarga...


yang perempuan kumpul didapur memasak menu untuk nanti malam. sedangkan yang laki-laki sibuk di belakang rumah kumpul.... .


.


.


.


.


.


.


.


malam. tiba..


setelah sholat isya mereka makan bersama. mereka tidak sadar jika Yeni dan suaminya belum hadir...


setelah melewati berbagai drama akhirnya fadil berhasil membujuk Yeni untuk ke rumah zahidah..


namun sayang sampai disana. keluarga sudah makan bersama sambil bersendau gurau terlihat jelas kebahagiaan di antara mereka..


Yeni dan fadil berdiri dari jauh memerhatikan mereka..


Yeni merasa sesak didadanya. Mereka nampak sangat bahagia tanpa kehadiran dirinya. Yeni semakin merasa tidak di anggap dan di harapkan kehadirannya lagi..


"mas apa tadi aku bilang nggak usah datang.... "


"maaf sayang. ya uda kita kesana atau pulang..?


" ngapain kesana mas. mereka nggak mengharapkan kehadiran kita. lebih baik pulang.... "


salah satu asisten yang melihat nya juga ikutan bingung harus berbuat apa. Yeni dan fadil kembali ke mobil..


"rayhan yang mendengar suara mobil langsung memanggil bibi


" siapa yang datang bi'...?


"ummmmm..... "


"kenapa bi'.....?


" itu pak yang datang ibu Yeni dan pak fadil..."


"astaghfirullah.... ucap mereka semua


bagaimana bisa mereka lupa dengan Yeni.


" oh iya bi' kenapa nggak disuruh masuk..?


"mereka tadi sudah masuk. tapi kembali pulang..."


"loh kok pulang...?


" tadi saya dengar ibu Yeni bilang jika bapak dan keluarga sudah bahagia tanpa kehadiran mereka, beliau juga merasa jika kehadirannya tidak diharapkan... "


"kenapa ada bi'.. justru kita mengharapkan mereka karena berkat Yeni zahidah bisa sembuh... "


zahidah merasa bersalah lagi-lagi dia melupakan sahabatnya itu. Dia kesal dengan dirinya sendiri...


begitu juga dengan bunda yang merasa bersalah. harusnya dia memperhatikan semua keluarga yang hadir....


sekarang sakit hati dan kecewalah yang telah dirasakan ponakannya....


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2