Kisah Zahidah

Kisah Zahidah
44....


__ADS_3

Stelah makan mereka kumpul di teras rumah dan mengobrol satu sama lain, memecahkan ke canggungan dan mengganti dengan ke akraban..


"masih ramai ya bu'.....? (bunda)


" ya begini la keadaan dikampung kami bu'. Jika tidak ada kegiatan warga banyak yang datang kemari mengobrol atau apa lah. nanti jika waktunya tidur barulah mereka kembali ke rumah masing-masing... (ibu zahidah)


"wah enak ya bu.. nggak kesepian.... "


"iya bu'.. kadang ramah, kadang sunyi juga... "


"ummm.. anak mudah nya ramah juga... "


"itu salah satu kebanggaan kami. jika di luar sana anak mudah lebih banyak nongkrong, ghibah, geng gengan dan yang paling miris banyak di antara mereka yang nggak punya sopan santun. bahkan ada yg biasa saya jumpa jijik dengan orang tua. Dibanding dengan anak muda dikampung kami lebih suka membantu orang tuanya. Karena mereka memiliki satu tekad yaitu memajukan kampung ini..... "


"wah hebat ya bu'.. semoga mereka berhasil.. "


"aamiin... "


zahidah datang duduk didekat ibu dan tersenyum pada bunda..


"lagi cerita apa ibu sama bunda..?


" kepo deh kamu nak.... "


"hiiis.. ibu kok gitu. kan zahidah cuma nanya.. "


bunda tersenyum melihat interaksi antara zahidah dan ibunya. mereka seperti bukan anak dan ibu. tapi seperti sahabat...


"Bunda kapan balik.....?


" kamu mau usir bunda....?


"haiss... bunda sama ibu ini pada kenapa si. zahidah cuman nanya lo...?


" ha.. ha.. ha.. ha..


"ha.... ha.. ha.. ha..


tawa ibu dan bunda bersamaan.

__ADS_1


" bunda belum tau za.. katanya mereka belum mau balik gara-gara kamu yang katanya mau ngajak mereka besok ke gunung itu..... (tunjuk bunda ke gunung sebelah kiri dari rumah).


"iya bunda.. mereka katanya mau poto-poto disana. sama mereka mau ke sungai... "


"mereka ketagihan kayaknya za... "


"mungkin.... "


Allahuakbar.. 2× suara adzan berkumandang


mereka semua berhenti bercerita dan berdiri dari duduknya masing-masing untuk bersiap ke mesjid sholat bersama.Karena rumah zahidah dengan mesjid berdekatan hanya di halangi satu rumah, yaitu rumah tantenya zahidah sendiri, kaka dari ibunya..


.


.


.


.


.


.


zahidah masuk kedalam kamar bersama rayhan. rayhan membaringkan dirinya di atas kasur sedang zahidah beranjak ke lemari mengambil peralatan mandi nya yang sengaja disimpan dalam kamar karena beberapa hari ini ramai..


"kak jangan tidur dulu, kita cuci gigi dulu sama wudhu sebelum tidur, biar tidurnya nyenyak dan di saat tidur ada malaikat yang selalu menjaga kita... "


"ayo......"


mereka berdua kebelakang untuk bersih-bersih sebelum tidur..


setelah itu mereka masuk ke kamar kembali.zahidah membuka jilbabnya dan naik ke atas kasur yang hanya muat dia orang...


rayhan diam menyaksikan kegiatan zahidah


"kaka nggak mau tidur, mau berdiri aja disitu..?


" ternyata kalau nggak pake jilbab cantik kamu bertambah... "

__ADS_1


"tau ah....


zahidah tidur membelakangi rayhan yang masih berdiri di tepi kasur..


rayhan naik ke atas dan memeluk zahidah dari belakang....


zahidah yang pertama kali dipeluk, merasa jantung nya tidak baik-baik saja, dari tadi berdetak tidak beraturan..


" kamarnya nggak kedap suara ya za...?


"iya... emang kenapa kak...?


" Hu.... nggak peka banget si sayang... "


"benaran aku nggak ngerti maksud kaka...


" kaka mau malam pertama. tapi ternyata kamarnya nggak kedap suara..


zahidah tersenyum


"sabar...... "


"iya.... hadap sini dong za. masa suami di kasih punggung gini..


zahidah membalikkan badannya dan membenamkan Kepala nya di dada rayhan...


lalu mereka tidur, karena kelelahan tadi siang yang berdiri dipelaminan....


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


maaf up nya sedikit. soalnya lagi sibuk juga buat skripsi🙏


__ADS_2