
fadil kemudian ikut tidur disamping yeni, ia tidur menghadap ke arah punggung yeni, ia teringat kembali sebelum fitnah itu, rumah tangga mereka harmonis, yeni selalu tidur dalam pelukannya........
karena lelah, fadil ikut tertidur dengan pulas. Keesokan harinya, yeni bangun sholat subuh, ia membangun kan fadil dengan cara menepuk nepuk pundak fadil, mereka sholat berjamaah namun kini berbeda, dulu jika usai sholat berjamaah saat yeni menyalami tangan fadil, fadil akan lanjut mencium kening yeni, namun kini tidak ada lagi, jangankan ciuman, usapan pun tidak ada lagi......
yeni sekarang serba mandiri, ia melewati hari harinya sendiri, bahkan Adit pun mulai mengacuhkan dirinya dan lebih sering bersama papanya.....
.
.
.
.
.
.
Di tempat lain, zahidah sedang membuat sarapan untuk reza, ia membuat kan reza bubur ayam kesukaannya, setelah selesai zahidah memanggil reza untuk sarapan dan bersiap untuk masuk sekolah. Hari ini reza akan masuk sekolah dasar (SD) untuk pertama kalinya......
zahidah mengantar reza ke sekolah, setelah reza masuk kedalam ruangan nya zahidah kembali pulang ke rumah saat dalam taksi HP nya berdering yang ternyata panggilan dari mas Reyhan..
"halo assalamu'alaikum za'.. "
"wa'alaikumussalam mas "
"Reza udah berangkat sekolah ya...?
" iya mas, ini aku lagi dijalan pulang dari antar reza... "
"oh pantesan aku datang sudah nggak ada kalian... "
"Mas dirumah..?
" iya za' tadi rencana mau jemput reza biar aku aja yang antar... "
"oh, maaf mas, aku nggak tau kalau mau jemput... "
"iya nggak papa, nanti aja aku jemput jadi kamu nggak usa jemput dia ya.. "
"baik mas... "
"okei assalamu'alaikum.. "
__ADS_1
"wa'alaikumussalam... "
setelah menelpon zahidah, Reyhan lanjut ke kantor, sekitar tiga puluh menit, kini akhirnya Reyhan sampai di kantor, ia langsung masuk ke lift yang langsung menuju ke ruangan nya...
sampai di lantai ruangan nya ia langsung masuk ke ruangannya,ia duduk di kursi kebesarannya mengerjakan beberapa laporan yang harus ia periksa terlebih dahulu sebelum menanda tangannya...
tak terasa waktu siang tiba, Reyhan melihat jam tangannya yang ternyata sudah jam sebelas (11) Reyhan langsung mematikan komputernya dan beranjak ke loby, ia akan menjemput reza disekolah, sekitar lima belas menit, kini ia sampai, di pos satpam sudah ada reza yang menunggu nya...
"assalamu'alaikum son... "
"wa'alaikumussalam papa.. "
"ayo naik... "
"papa yang jemput reza ya...?
" iya sayang, papa udah kasih tau mama.. "
"oke Pak, lets go... " seru reza
Reyhan tersenyum melihat itu, ia bahagia karena reza masih mau menerima dirinya, zahidah terlah berhasil mendidik reza, sikap reza tidak beda jauh dari zahidah yang baik hati dan pe maaf.....
sekitar lima belas menit mereka sampai dirumah, Reyhan selalu berharap kelak bisa tinggal lagi dirumah itu bersama zahidah dan reza, bukan hanya sekedar singgah seperti ini...
mereka berdua masuk dan disambut oleh zahidah, reza dan Reyhan mengucap kan salam dan dijawab oleh zahidah, reza menyalami zahidah, begitu juga dengan zahidah yang menyalami Reyhan..
setelah makan, Reyhan kembali kekantor karena masih ada beberapa laporan yang harus ia periksa.
.
.
.
.
Sedangkan dikantor fadil, yeni datang membawakan makan siang, ia langsung masuk saja ke dalam ruangannya, Tiba-tiba. dadanya terasa sesak melihat pemandangan didepan matanya, dimana fadil sedang diobati oleh temannya yang sama waktu itu....
mereka dalam ke adaan sangat mesra, karena teman perempuan nya itu sedang mengompres luka pada bibir fadil, yeni bukan cemburu hanya saja ia merasa sakit hati karena jika dirinya yang melakukan itu, fadil pasti akan menolak dan mengatakan jika ia bisa sendiri, lalu kenapa perempuan itu bisa......
fadil yang mendengar suara pintu langsung menoleh ke arah pintu...
deg..... fadil sangat terkejut melihat yeni disana berdiri melihat ia dan temannya itu..
__ADS_1
"yeni..... " ucap fadil pelan
"Maaf mas jika mengganggu, ini aku cuman antar makan siang kamu, kalau begitu aku permisi ya.. assalamu'alaikum"
"wa'alaikumussalam..... " jawab fadil dan temannya secara bersamaan...
yeni keluar dari kantor itu secepat mungkin, saat ia sudah didalam mobil ia menangis, meratapi dirinya......
sebesar itu ka kesalahan nya sampai-sampai suaminya lebih sudi disentuh wanita lain dari pada diri nya yang jelas istrinya sendiri.....
namun yeni tetap berpikir positif, ia tidak mau mengulang kesalahan yang sama, ia sudah berjanji apa pun yang terjadi ia akan selalu mempercayai suaminya.....
sekitar dua puluh menit ia sudah sampai di rumahnya ia masuk langsung menuju ke kamarnya, ia memilih berdiam diri di balkon kamarnya hingga waktu sore tiba...
sementara di kantor, setelah yeni pergi, temannya fadil juga pamit keluar. Tinggal lah fadil sendiri ia mengambil rantang yang dibawah kan yeni, ia membuka dan tersenyum melihat isi rantang nya...
fadil duduk memakan makanannya dengan lahap karena ia juga sudah sangat lapar....
.
.
.
.
..
Setelah pekerjaan nya selesai, Reyhan langsung pulang ke rumah, sampai dirumah ia langsung membersihkan diri lalu ikut bunda makan malam, setelah makan mereka berdua duduk diruang tengah...
"rey gimana kabar pencarian husna..?
" Mereka belum menemukan titik keberadaan husna bund... "
"ini semua salah bunda rey, bunda sudah sangat rindu dengan nya, bunda tidak sabar ingin minta maaf sama dia... "..
" bund berhenti menyalahkan diri sendiri, kita jadikan ini sebagai pelajaran buat kita semua ya, jangan lagi mengambil tindakan dalam keadaan emosi....
.
.
.
__ADS_1
.
.