Kisah Zahidah

Kisah Zahidah
97....


__ADS_3

setelah sholat isya, mereka semua istrahat dikamar, bunda tidur dengan reza sedangkan reyhan tidur sendiri dikamar karena zahidah sedang menemani mama, ia ingin berbagi cerita dengan mama....


setelah mendengar semua cerita mama, zahidah meremaa ujung bajunya menahan rasa sesak didada. mama telah mengalami banyak penderitaan, ia pun tidak percaya jika bapak mampu melakukan itu, mengabaikan mama seorang diri dirumah, bahkan saudaranya yang lain pun tidak pernah lagi datang mengunjungi mamanya.....


zahidah pikir jika saudaranya hanya membenci dirinya tidak pada mama, tapi ternyata mereka juga melakukan itu pada mama "jujur zahidah kecewa sama kalian semua" batin zahidah dengan mata berkaca-kaca.....


zahidah dan mama tidak memberi kabar mereka jika ia datang dikampung, toh kata mama besok pagi juga bapak akan datang memberi makan hewan ternaknya....


setelah mama tidur, zahidah keluar dari kamar mama dan menuju kamarnya..


terlihat reyhan yang sudah tidur, namun terbangun saat mendengar suara "nggak tidur sama mama sayang...? " tanya reyhan. "maunya sih tapi takut dosa.. " Jawab zahidah asal. "kok dosa..? " tanya reyhan. "Iya dosa, ninggalin suami tidur sendiri.. " jawab zahidah. Reyhan tersenyum mendengar jawaban zahidah......


"mas nggak papa sayang, temani mama dikamar, takut nanti mama butuh apa-apa.. " reyhan


"benaran mas...? zahidah


"iya... "reyhan


"makasih maa... "zahidah


zahidah langsung menggunakan jilbab langsungnya dan beranjak namun saat sudah didepan pintu ia berhenti karena reyhan


" kenapa mas...?


"mas pengen dikasih bobo dulu sama kamu baru ditinggal.. "


"is mas mah... " jawab zahidah dengan bibir maju


"ha.... ha... ha.. mas bercanda sayang, mas cuman minta obat tidur, biar mas tidur nyenyak... "


"mana bagus mas konsumsi obat begitu.. "


"is istri mas ini polos banget ya, maksudnya mas bukan obat itu tapi ini.. " tunjuk reyhan pada pipinya memberi isyarat agar zahidah mencium nya..


"oh... " jawab zahidah dengan pipi memerah


zahidah maju dan mencium pipi reyhan, lalu lari keluar dari kamar karena malu...


sedangkan reyhan hanya tersenyum melihat tingkah istrinya itu


sampai dikamar mama zahidah langsung naik kekasur dan tidur disamping mama sambil memeluk mama.....


kesekon harinya, setelah sarapan mereka semua duduk di teras melihat reza bermain bola bersama anak tetangga. Tiba-tiba bapak muncul dari balik pagar bunga rumah mama....

__ADS_1


zahidah diam menatap dalam wajah bapaknya, orang yang selalu menjaga zahidah dari kecil, namun zahidah dibuat kecewa dengan perlakuan bapak pada mamanya.....


bapak terlihat kaget melihat mereka, reyhan dan bunda langsung berdiri menyalami bapak. lalu bapak berjalan menuju kebelakang rumah tempat dimana kandang para hewan ternak bapak..


zahidah tidak berani menyalami bapak, karena bapak pun seperti enggan melihat nya....


setelah dari belakang, reyhan langsung mengajak bapak berbicara di pondok depan rumah yang disediakan warga untuk tempat nongkrong.....


bapak yang mendengar semua bagaimana fitnah itu dan siapa dalangnya juga mengenai ayah yang meninggal karena fitnah itu juga yang membuat ayah merasa bersalah. tidak ada satupun kejadian yang reyhan lewatkan sampai bilangnya husna juga sudah diceritakan reyhan pada bapak...


sementara bapak yang mendengar semua itu hanya diam menunduk menahan air mata yang ingin jatuh sedari tadi...


Allahu Akbar 2× terdengar suara adzan berkumandang dr mari mesjid samping rumah..


reyhan dan bapak langsung masuk kedalam rumah mengambil wudhu lalu berangkat kemesjid sholat berjamaah...


Didalam mesjid usai sholat bapak bersimpuh dihadapan Allah memohon ampun atas segala Dosa-dosany yang telah mengabaikan mama sang istri seorang diri dirumah...


mungkin bapak akan tambah menyesal jika nanti bertemu mama dalam keadaan mama kurang sehat...


setelah sholat mereka kembali kerumah, terlihat zahidah sedangkan menyiapkan makan siang didapur, sedangkan bunda sedang menonton TV bersama reza dan mama........


bapak masuk kedalam kamar mengganti pakaian sholat nya dengan pakaian rumahan. setelah itu bapak berjalan kedapur dan melihat zahidah yang menyiapkan makan siang......


zahidah memapah mama berjalan kedapur, bapak yang melihat itu sedikit heran, kenakenapa. istrinya dipapah...


setelah duduk zahidah melayani bunda dan mama lalu ia ikut makan tanpa sedikit pun melirik bapak.....


setelah makan semua masing masing masuk kedalam kamarnya untuk istrahat. mama yang melihat bapak masuk kedalam kamar sadiki heran, bukan ka setelah memberikan makan ternaknya bapak akan langsung pulang kerumah istrinya, tapi kenapa mama melihat bapak masuk kedalam kamar.......


mama masuk kedalam kamar melihat bapak yang sedangkan berbaring, mama tidak menghiraukan itu, mama mengambil obatnya lalu kembali kedapur meminum obatnya.....


bapak sudah yakin jika mama sakit, bapak menyesal telah meninggal kan istrinya sendiri dirumah........


bapak yang menunggu mama masuk kembali kedalam kamar keluar saat tak kunjung mama masuk kembali kedalam kamar...


bapak keluar dan melihat dapur yang kosong, bapak membuka kamar yang terletak di dapur namun juga kosong, bapak kembali berjalan menuju ruang keluarga namun juga kosong ....


bapak melirik ke arah pintu kamar zahidah yang tertutup rapat mengurung kan niatnya untuk menemui zahidah....


bapak memilih kembali masuk kedalam kamar dan berbaring.. ..


sedangkan mama sedang duduk menikmati angin sepoi-poi dipondok depan halaman rumah tempat para warga berkumpul biasanya......

__ADS_1


tidak lama kemudian satu persatu ibu-ibu datang kumpul bersama mama, mereka menanyakan zahidah yang datang kemarin sore....


mereka membawah beberapa buah dari kebun untuk reza. lalu kemudian tante zahidah yang tinggal didepan rumah datang...


"matumba siamo ko....? tanya tante zahidah dalam bahasa daerah mereka.


" alhamdulillah melo siamo ku sa'ding... "jawab mama


" na umba mi sia zahidah...?


"mamma' i jo banua... "


"oh. eh tae siapa apa dipogau umba na kua ke masak-masak ki, buda sayuran jo lan banua mangka di ala jo bela' nina... "


"mati mo, den duka daging jo banua... " jawab ibu yang lain


"inde bang mo tek ta ngai... "


"bisa duka.. "


pergi la ibu-ibu mengambil bahan lain, sedangkan tante zahidah masuk kedalam rumah mengambil kompor, dan mama masuk juga kerumah mengambil panci, wajan dan lainnya....


mama juga membawah kardus yang dibawakan zahidah, katanya cemilan untuk tetangga.....


Mama juga memberikan tante kardus yang berisi gula dan beberapa bahan dapur yang dibelikan zahidah......


setelah semua nya kumpul, mereka mulai meng eksekusi bahan bahannya....


mereka akan membuat masakan khas desa...


mereka sangat asik memasak sambil bercerita canda sehingga tercipta suara tawa yang nyaring. para suami dan anak-anak yang sudah dirumah geleng geleng kepala mendengar suara istri dan orang tuanya tertawa. emang ya kalau ibu-ibu udah pada kumpul pasti cerita yang lucu atau ngegosip.....


Sedangkan dirumah mama, bunda yang sudah mandi bersama reza bergegas ke pondok saat mendengar suara ramai ramai. bunda melihat salah satu diantara mereka ada mama dan tante zahidah..


"assalmu'alaikum semua... " sapa bunda


"wa'alaikumussalam.... " jawab para ibu-ibu


"wah lagi pada ngapain... "


"ini lagi memasak hasil panen kebun bund... "


"wah seru ya ramau-ramai.. "

__ADS_1


bunda membantu ibu-ibu memotong sayur-sayuran, bunda sudah tidak sabar menikmati masakan para ibu-ibu. menurut bunda masakan khas kampung zahidah sangat lah enak dan nikmat karena langsung dipetik dari kebun jadi masih segar. Sayuran warga juga subur dan sehat karena mereka tinggal menggunakan obat-obatan untuk menyuburkan tanaman melainkan mereka menggunakan kotoran hewan ternak peliharaan mereka seperti ayam dan lainnya...


__ADS_2