
setelah puas bermaaf maafan zahidah dan rayhan pamit pulang.....
saat mereka sudah di teras ada Fadil juga yang baru pulang dari kantor. Fadil kaget melihat rayhan dan zahidah dirumahnya...
"jadi ini urusan yang dimaksud zahidah" guman Fadil. Fadil hanyalah tersenyum dan langsung masuk tanpa menyapa mereka, karena bagi Fadil mereka datang hanya untuk bertemu istrinya bukan dirinya..
setelah itu rayhan dan zahidah langsung pulang. sebelum ke apartemen mereka singgah di salah satu restoran untuk makan malam, karena mereka lagi malas untuk masak, mereka ingin langsung istrahat nanti begitu sampai di apartemen...
mereka berdua memasuki area restoran yang Nampak ramai oleh pengunjung. zahidah dan rayhan memilih duduk di diluar restoran ada ruangan terbuka yang menghubungkan langsung dengan alam, dan Dikelilingi oleh lampu lampu malam..
mereka duduk di bagian pojok dan memesan menunya....
setelah menunggu beberapa menit, pesanan mereka datang. setelah itu mereka makan bersama...
mereka di restoran itu sekitar setengah jam lamanya. setelah meresa cukup mereka kembali ke mobil dan langsung menuju ke apartemen...
sambil menyetir sebelah tangan rayhan menggenggam tangan zahidah dan sesekali menciumnya...
"kaka kenapa si....?
" nggak papa, pengen aja di Sayang-sayang...?
zahidah tersenyum lalu menghadap ke arah suaminya dan mencium pipi serta tangan suaminya..
"gini maksudnya....?
" iya sayang....jarang lo kamu cium aku duluan...?
"uda mas pokus nyetir nya.... "
"iya sayang...
setelah beberapa menit akhirnya mereka sampai di apartemen. mereka langsung masuk ke dalam kamar. mereka nggak mandi karena sebelumnya ke rumah yeni tadi mereka sudah mandi di kantor.
zahidah dan Fadil hanya mencuci muka dan sikat gigi..
setelah dari kamar mandi rayhan hanya menggunakan lotion kulitnya setelah itu langsung naik ke kasur, sedangkan zahidah ia selalu menjaga ke kebersihan wajahnya, sebelum tidur ia selalu menggunakan skincare nya dan lotion malamnya...
setelah itu ia naik ke kasur dan duduk bersandar pada dipan ranjang.
rayhan langsung bergerak ke arah zahidah dan menidurkan kepalanya di atas paha zahidah....
"mau di Sayang-sayang.... "
zahidah tersenyum lalu membungkuk dan mencium dahi rayhan, setelah itu iya pokus kembali pada hpnya. tangan kanan nya memegang HP, sedangkan tangan kirinya mengeluh lembut kepala rayhan...
rayhan yang merasa nyaman perlahan menutup mata dan tertidur pulas di atas pangkuan zahidah...
mendengar nafas halus rayhan. zahidah tersenyum, suaminya sudah tidur,.....
zahidah menyimpan hpnya diatas meja dan memindahkan kepada rayhan ke bantal, lalu iya ikut tidur....
zahidah tidur membelakangi rayhan, siapa sangka ternyata rayhan memeluknya dari belakang dengan posesif...
zahidah mengelus tangan rayhan yang melingkar di perutnya...
lalu iya ikut tertidur....
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
ke esokan harinya.....
semua orang masing masing bangun dan melaksanakan ke giatannya. begitu juga dengan bunda yang semalam tidur nyenyak dalam pelukan ayah. usia tua tidak membuat keharmonisan kedua orang tua ini memudar, cinta semakin tumbuh bersama umur mereka yang sudah menua.....
setelah mandi bunda ke luar dari kamar menuju ke dapur membuatkan ayah kopi. saat sedang asik membuat kopi ayah datang dan memeluk bunda dari belakang..
bunda terpekik kaget karena ulah ayah. bibi ikut cekikan melihat majikan yang sudah berumur namun tetap mesra layaknya pasangan muda mudi sekarang...
bunda langsung mencubit tangan ayah yang melingkar di perut, hingga ayah mengaduh kesakitan
"kok di cubit bund......?
" kalau mau bermesraan liat tempat ayah.... "
"apanya yang salah....?
" ayah nggak malu di liatin bibi....?
"ngapain malu, orang sama istri sendiri....
jawab ayah sambil mencium pipi bunda....
bunda yang kesal langsung menginjak kaki ayah dengan keras...
dengan santainya bunda berjalan ke meja makan membawah kopi buatannya.
ayah langsung menuju ke ruang depan dan mengelus kakinya..
bunda yang penasaran ikut ke ruang depan dan langsung kaget melihat kaki ayah yang memerah. Dengan wajah yang panik bunda langsung berlari mencari obat dan kembali duduk di samping ayah, bunda berniat membantu mengobati kaki ayah. tapi ayah menolaknya..
Dengan rasa yang kesal ayah mengambil salep dari tangan bunda dan mengolesi kakinya sendiri...
"bunda minta maaf ayah..... "
ayah masih diam
"bunda pikir nggak akan sampai begini memerah nya.... "
ayah masih mode diam bahkan membelakangi bunda...
bunda langsung memegang pundak ayah berniat memutar tubuh ayah. Tapi dengan marah ayah membentak bunda
"apa si.? mau injak kaki ayah lagu. atau mau cubit ayah lagi...?
bunda yang kaget hanya diam, ini pertama kalinya ayah membentak bunda..
" nih kakinya ayah bunda injak lagi, nih tangan ayah, bunda cubit lagi. biar puas. bunda tau nggak si ini tu KDRT.. padahal ayah cuman peluk bunda, cumn cium bunda. tapi kenapa bunda malah gini, bunda nggak suka di sayang suami, apa bunda lebih suka di sayang suami orang...?
bunda hanya diam menunduk
"kenapa diam, betul kata ayah, bunda lebih suka di sayang suami orang ha.... bentak ayah marah..
__ADS_1
Bunda tetap diam dan menunduk. Mata bunda berkaca-kaca. selama menikah dengan ayah, ini pertama kali nya ayah membentak bunda dan memakinya begini, bahkan menuduh bunda. jika dulu ayah seru marah tapi ayah akan berdiam diri, ayah tidak akan membentak bunda...
ayah yang emosinya masih meletup letup langsung pergi ke kamar. Setelah ayah pergi bunda langsung menangis terseduh sedih menahan sesak di dadanya...
bukannya bunda tidak mau disayang ayah, tapi bunda malu mengumbar kemesraan didepan orang lain, apa lagi itu di depan bawahannya...
buka kah ayah tau jika bunda tidak suka mengumbar kemesraan didepan orang lain. Tapi kenapa ayah mala membentak bunda..
setelah lelah menangis, bunda langsung masuk ke kamar husna dan membaringkan dirinya...
sedangkan ayah setelah emosinya meredah ayah langsung keluar kamar dan sarapan sendiri di meja makan......
ayah masih belum menyadari kata-kata yang keluar dari mulutnya tadi saat membentak bunda.....
setelah selesai makan ayah duduk di teras rumah seperti biasa duduk menikmati kopi buatan bunda sambil membaca koran...
entah berapa jam ayah duduk di teras, setelah kopinya habis, ayah langsung masuk kedalam dan menonton TV di ruang depan...
tidak lama kemudian adzan berkumandang. ayah langsung mematikan TV nya dan beranjak ke kamar untuk sholat dzuhur. tidak seperti biasanya, jika ayah akan selalu di teman bunda sholat, kali ini ayah sholat sendiri, karena sudah lelah menunggu bunda yang tak kunjung datang. ayah pikir jika bunda sedang keluar....
Didalam. kamar husna bunda sholat menggunakan mukenah husna yang di gantung dalam lemari..
setelah sholat bunda langsung tidur tanpa melepas mukenah nya.
ayah yang penasaran kemana bunda, langsung menghubungi nomor bunda tapi ternyaman HP bunda tinggal didalam kamar,
ayah kembali menelpon rayhan menanyakan keberadaan bunda. tapi ternyata rayhan juga tidak tau karena saat ini rayhan dan zahidah dikantor...
ayah mulai cemas kemana sebenarnya bunda.. kenapa tiba-tiba menghilang. ayah turun ke dapur dan menanyakan keberadaan bunda. tapi bibi menjawab jika dari pagi sejak kejadian tadi bunda nggak kembali lagi kedapur, bahkan mereka belum melihat bunda sarapan hingga waktu makan siang tiba..
ayah yang khawatir mulai panik lalu ayah kembali duduk di ruang depan dan melihat kotak obat yang masih ada di sana..
ayah tiba-tiba teringat dengan kejadian tadi dimana ayah membentak bunda dan menuduh bunda jika bunda lebih senang disayang suami orang
"astaghfirullah... bagaimana bisa kata-kata itu keluar dari mulutku, ampuni hambar ya Allah... Bunda dimana, ayah minta maaf. cepat pulang bunda, jangan buat ayah khawatir, ayah baru ingat jika bunda tidak suka memamerkan kemesraan didepan orang lain... "
ayah terus menyesali perbuatannya hingga terbesit kamar husna, kamar yang selalu menjadi tempat bunda menenangkan diri jika sedang banyak masalah..
ayah berdiri dan langsung menuju ke kamar husna, saat membuka pintu, ayah tersenyum melihat bunda yang tidur nyenyak menggunakan mukenah.
perlahan ayah mendekat dan mengelus kepala bunda. "Maafin ayah bund... ayah nggak sadar, kenapa bisa keluar kata-kata itu"
terlihat jelas diwajah bunda jika ia habis menangis...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.