Kisah Zahidah

Kisah Zahidah
91....


__ADS_3

Setelah bunda merasa tenang, Reyhan mengantar bunda kekamarnya untuk tidur malam karena ini sudah larut malam....


setelah bunda tidur, Reyhan berjalan kembali kekamarnya, ia berbaring terlentang, menatap langit langit kamarnya "Ya Allah apa aku tidak punya kesempatan untuk bahagia lagi bersama bunda, setelah semua kesalahan yang kami perbuat tanpa sengaja, apa kami tidak bisa mendapat pintu taubat dari-Mu dan hamba-Mu ya Allah" guman Reyhan. Jujur dari dalam hatinya ia butuh teman untuk selalu menemaninya, apa lagi kondisi bunda sekarang belum membaik, ia masih sering syok dan pingsan jika kembali mengingat ayah dan masalah yang menimpahnya beberapa tahun yang lalu..


Masih sering menyalahkan diri sendiri, Reyhan berharap jika zahidah masih mau memberinya kesempatan, Reyhan juga tidak akan gelisa jika diluar rumah apa bilah ada zahidah yang menemani nya dirumah, namun Reyhan sadar betul jika tidak semudah itu zahidah akan memaafkan nya, mungkin juga Reyhan akan mempercayai nya seandainya zahidah berusaha membuktikannya namun zahidah dan fadil diam saja membiarkan fitnah dan cacian itu mereka Terima.......


seandainya bukan almarhum ayah yang berusaha mencari bukti itu, mungkin sampai saat ini mereka masih salah paham pada zahidah dan fadil.....


karena lelah bermonolog dengan hatinya, akhirnya Reyhan tidur. Sementara dirumah zahidah, ia masih belum bisa tidur padahal sudah larut malam, ia selalu memikirkan Reyhan dan bunda, beberapa hari ini Reyhan tidak datang ke rumah membuatnya khawatir, apa ka bunda baik-baik saja, semenjak mendengar cerita Reyhan yang katanya bunda sering kali jatuh pingsan atau syok jika mengingat ayah yang meninggal....


ditambah husna yang belum ketemu, bunda takut bagaimana jika husna sudah meninggal, bagaimana jika husna diluar sana menderita.....


zahidah berdo'a dalam hati agar husna baik-baik saja diluar sana, zahidah juga sangat merindukan adik iparnya itu, bagaimana pun husna dulu sangat baik pada zahidah, ia merasa menyesal karena pernah menampar dan memarahi husna hanya karena husna membelanya didepan bunda.... . .


tidak lama kemudian zahidah tertidur dengan nyenyak. Keesokan harinya, zahidah bangun membuatkan reza sarapan dan bekal untuk kesekolah.....


setelah selesai, zahidah berjalan kekamar reza, dilihatnya reza yang sedang mwnyisir rambut....


"mama, hari ini siapa yang antar dan jemput reza...?


" ya mama, emang kenapa...?


"reza kangen papa, kenapa si papa nggak tinggal bareng sama kita, bukannya kalau suami istri itu tinggal sama-sama ya ma"


zahidah diam membisu mendengar pertanyaan reza, ia bingung harus memberi jawaban apa "papa bukan tidak mau tinggal bareng kita, tapi mama saja yang belum siap menerima papa kembali.. " batin zahidah...


setelah siap, reza langsung diantar supir ke sekolah, sedangkan Reyhan, ia masih sarapan bersama bunda..


setelah sarapan ia langsung berangkat ke kantor diantar supir..


.


.


.


.


.

__ADS_1


sedangkan dirumah yeni, setelah sarapan, yeni langsung mengantar fadil dan Adit ke depan, mereka berangkat kekantor dan ke sekolah, hari ini fadil merasa ada yang berbeda seperti ada yang hilang dari hidup nya...


sejak kejadian dikantor, dimana fadil diobati oleh temannya, yeni tidak lagi dekat dengan fadil, tidak ada lagi sentuhan fisik..


fadil berangkat kekantor tanpa bersalaman dengan yeni, bukan nya yeni tidak mau, hanya saja ia tidak ingin suaminya merasa tidak nyaman, takutnya nanti yeni di bilang genit, yeni masih ingat jelas beberapa hari yang lalu, yeni memeluk fadil, tapi dengan santai fadil melepas pelukan itu...


sekarang yeni pasrah kan rumah tangga nya pada Allah, jika mereka berjodoh hanya sampai disini, yeni akan berusaha ikhlas, ia juga tidak mau egois dengan mempertahankan fadil jika fadil saja tidak bahagia bersamanya. Yeni juga tidak lagi mengantar makan siang ke kantor, paling di antar pak supir........


semenjak itulah, fadil merasa ada yang kurang dalam hidup nya, ia merindukan yeni yang selalu baik pada nya dan perhatian padanya.....


Begitu juga dengan yeni, ia sebenarnya tersiksa menjalani rumah tangga seperti ini, tapi ia berusaha tersenyum demi adit.


saat waktu makan siang tiba, fadil dengan gelisah menunggu diruangan nya, siapa yang akan datang mengantar makan siangnya, supir ka atau yeni,namun yang datang hanyalah pak supir, fadil kecewa, tapi ia berusaha tersenyum, entah kenapa saat ini ia ingin selalu berada di dekat yeni...


entah mengapa ia merasa hampa tanpa perhatian dari yeni, ia telah kehilangan istrinya yang cerewet dan selalu manja dengan nya....


fadil memakan makan siang yang dibawah supir, ia tersenyum saat merasakan makanan itu, ia tau kalau itu masakan yeni, dari rasanya saja fadil sudah bisa menebak.....


.


.


.


di sebuah restoran, yeni sedang duduk berdua dengan salah satu laki-laki, mereka berdua membahas soal kejutan yeni nanti malam, yeni akan memberikan kejutan pada fadi nanti malam, karena malam ini ada malam aniversary mereka berdua..


yeni sangat akrab dengan sang desainer ini karena ia teman masa kuliah nya dulu, saat yeni dan temannya yang bernama abdul ini sedang tertawa asik bercanda berdua, dari arah belakang, ada fadil yang emosi melihat pemandangan itu, ia berjalan ke meja yeni dan abdul "Oh jadi begini kelakuan kami dibelakang aku.. " fadil


"Mas fadil, ini nggak seperti yang mas pikiran kan.. " yeni


"Ternyata ini alasannya kamu bersikap dingin sama aku beberapa hari ini, ternyata ada laki-laki lain, luar biasa, aku kamu tuduh selingkuh dengan zahidah, tapi ternyata kamu sendiri yang selingkuh, cui menjijikkan... " ucap fadil emosi


yeni yang mendengar itu hanya diam terisak sambil menundukkan kepalanya, ia sadar bahwa yang dikatakan fadil itu benar, ia menjijikkan,


"Kukira kamu wanita baik-baik tapi ternyata kamu tidak lain dari wanita ******, yang mencari kesenangan diluar sedangkan suami dirumah di cuekin... " fadil


"maaf... "


"ha.ha.. ha.. ha.. maaf kamu bilang...?

__ADS_1


" yeni minta maaf mas... "


"maaf, aku muak.. " teriak fadil emosi


yeni menangis mendapat bentakan itu


"Mungkin lebih baik memang kita berpisah, masih banyak wanita lain diluar sana yang lebih baik dari pada bertahan bersama wanita ****** seperti kamu... " teriak fadil


fadil melangkah keluar dari restoran itu dengan emosi yang meletup letup, sedang kan abdul hanya diam, ia sama sekali tidak diberikan kesempatan untuk berbicara oleh fadil...


"abdul, seperti nya rencana surprise ku gagal.. "


"yang sabar yen... "


setelah itu abdul keluar dari restoran, begitu juga dengan yeni yang keluar dari restoran itu, ia langsung memesan taksi dan pergi dari restoran itu, ia akan ke taman untuk menenangkan dirinya..


sedangkan fadil saat keluar dari restoran, ia langsung melajukan mobilnya ke rumah orang tuanya, ia ingin menenangkan dirinya disana......


ia sudah bertekad jika ia akan menceraikan yeni, ia benar-benar kecewa dengan yeni...


saat selesai sholat magrib, fadil sebenarnya enggan untuk pulang, tapi karena adit yang menelpon nya, merengek meminta diri nya pulang cepat....


sementara abdul setelah dari restoran itu, ia langsung ke rumah yeni, ia tetap melanjutkan melakukan dekorasi suprise untuk fadil, abdul berharap ini bisa menyelesaikan masalah nya...


setelah fadil datang, rumah terlihat gelap karena semua lampu mati, fadil masuk kedalam rumah..


dor.. dor... dor.... dor.....


suara balon pecah yang mengeluarkan bunga....


lampu belum menyala, Tiba-tiba sebuah tulisan muncul di depan nya yang bertuliskan "Happy Anniversary yang ke 10 tahun sayang" fadil membeku ditempat membaca tulisan itu, "apa maksud dari semua ini" batin fadil


tiba-tiba lampu semua menyala, terlihat lah meja besar di depannya, diatas meja terdapat kue tart yang bertuliskan happy anniversary, fadil mlihat abdul. dan abdul yang dilihat fadil langsung maju dan bersalaman dengan fadil "Mohon maaf Pak fadil, saya abdul orang yang dipercayakan ibu yeni untuk membauat kejutan ini untuk bapak.. " fadil merasa lemas mendengarkan itu, berarti dirinya telah salah, ia menyesal telah membentak istrinya itu...


"lalu dimana istriku... "?


" mohon maaf Pak, kami tidak melihat ibu yeni disini, seperti nya ibu yeni tidak kembali setelah dari restoran yang tadi.. "


fadil mengusap kasar wajahnya "aaaaakkk bego, bego kamu fadil.. " teriak fadil...

__ADS_1


__ADS_2