
Hari ini setelah bangun seperti biasa zahidah selalu membersihkan rumah, setelah rumah bersih zahidah keluar dari teras dan duduk menghirup udara pagi, rayhan yang keluar dari rumah untuk kekantor melihat zahidah yang duduk di teras menutup mata dan menghirup udara segar, rayhan tau zahidah lelah, zahidah butuh perhatian, tapi karena egonya lebih tinggi sehingga ia mengabaikan kata hatinya.......
zahidah yang mendengar suara mobil, membuka matanya dan tersenyum melihat kearah mobil rayhan, rayhan bisa melihat senyum itu dari dalam. mobil tapi ia mengabaikan dan berlalu keluar dari gerbang...
pak satpam yang melihat itu menggeleng "sampai kapan tuan akan terus begini, apa tuan menunggu non zahidah pergi baru sadar. " guman pak satpam menutup gerbang....
Tiba-tiba pak satpam mendengar teriakan zahidah, pak satpam tergopo gopoh lari dan melihat zahidah yang meringis kesakitan "Non kenapa..? ". " pak tolong, seperti saya akan melahirkan.. ". " iya non kita ke klinik ya.. ". Dalam perjalanan menuju klinik pak satpam mengirimkan pesan pada fadil, karena pak satpam bingung harus menghubungi siapa, sebelum menghubungi fadil, pak satpam sudah menghubungi rayhan, tapi rayhan mengatakan jika itu bukan anaknya jadi ia tidak mau mengurus itu......
sampai di klinik sudah ada fadil, suster langsung membawah brankar dan menaikkan zahidah. " za kenapa nggak kerumah sakit aja..? tanya fadil. " disini aja mas, melahirkan dirumah sakit itu biayanya mahal mas " jawab zahidah. fadil terenyuh mendengar jawaban rayhan, apa setelah kejadian itu rayhan tidak lagi menafkahi zahidah "kamu akan menyesal rayhan" guman fadil emosi....
jadi pak satpam dan fadil yang mendampingi zahidah melahirkan, fadil dan pak satpam duduk diruang tunggu dengan gelisah, do'a kelancaran dan keselamatan zahidah selalu mereka lapaskan.....
sekitar satu jam menunggu, akhirnya anak zahidah lahir, berjenis laki-laki, matanya mirip dengan mata zahidah, teduh dan sejuk jika dipasang, sedangkan wajahnya sangat tampan seperti wajah rayhan.....
__ADS_1
dokter keluar dan meminta pak satpam atau fadil untuk mengazani bayinya, pak satpam meminta agar fadil saja, fadil masuk dan mengazani bayinya setelah dibersihkan, setelah bersih, fadil membawah anaknya zahidah ke ruang rawat zat, nampak zahidah sudah membuka mata, ia tersenyum melihat anaknya dalam gendongan fadil.....
zahidah melahirkan dengan normal dan cukup mudah, mungkin karena zahidah banyak goyang tidak bermanja-manja diatas kasur dengan bermalas malasan gerak......
rayhan dan yeni semakin membenci zahidah dan fadil setelah mengetahui zahidah melahirkan deng ditemani fadil, mereka pikir fadil masuk ke ruang bersalin menemani zahidah namun nyatanya fadil hanya diluar menunggu bersama pak satpam...
setelah tiga hari dirawat di klinik, zahidah kemudian pulang setelah pak satpam datang menjemput nya....
sampai dirumah zahidah langsung masuk kedalam kamar, ia menidurkan anaknya,
setelah reza tidur, zahidah langsung kedapur, ia membersihkan rumah terlebih dahulu setelah itu ia membuat bubur untuk reza dan juga memasak untuk dirinya...
Sedangkan ditempat lain, setelah mencuci baju, fadil langsung menjemurnya di luar, setelah itu ia berangkat ke kantor, diri nya sekarang bagaikan bujangan tanpa istri..
__ADS_1
Satu Bulan Kemudian....
zahidah kembali mulai bekerja, setiap hari ia membawah reza ke kantor zahidah bekerja sambil menggendong anaknya, alhamdulillah teman-teman zahidah kadang membantu ia menjaga anaknya seperti saat makan dan sholat..
setelah jam lima sore, semua karyawan pulang, begitu juga dengan zahidah yang sudah diluar menunggu taksi jemputannya.
sementara reyhan, terlebih dahulu mengantar puput pulang, setelah mengantar puput ia langsung pulang kerumah, saat masuk dalam rumah, reyhan melihat reza yang duduk diruang tengah bermain, sedangkan zahidah sedang mengelap beberapa prabot yang rusak....
reyhan tersenyum melihat reza bermain, selama reza lahir, belum sekali pun reyhan menyentuh nya atau mengajak nya bermain..
Sedangkan di pondok husna telah selesai ujian, ia sekarang sedang mencari beasiswa untuk kuliahnya dan alhamdulillah melalui gurunya, husna mendapat salah satu beasiswa dikota...
husna berharap ini awak dari keberhasilannya nya. Dengan modal uang dia juta, husna pamit pada ibu pesantren dengan alasan sudah selesai mau pulang, ibu pesantren yang tidak tau masalah yang terjadi dalam keluarga husna pun mengizinkan husna pergi...
__ADS_1
Husna menunggu bus di halte bus yang tujuan menuju ke kota, sekitar dua puluh menit menunggu akhirnya bus datang, husna langsung naik dan menuju ke kota, dalam bus, husna mengambil album potonya melihat beberapa poto dirinya, zahidah, bunda, ayah, kak reyhan. "Bunda, ayah, husna rindu, kalian apa kabar, semoga sehati selalu....