
"assalamu'alikum..... " sapa bunda
"wa'alaikumussalam.... " jawab zahidah dan reza bersamaan
"eh ibu.. maaf kami tidak tau kalau kalian mau datang.... "
bunda tersenyum "iya nggak papa za'... "
"Mari bu' kita mengobrol di ruang depan. "
mereka berjalan ke ruang tengah dan mengobrol disana..
"Sebentar ya bu' mas saya buatkan minum.. "
"tidak usa za'... "
"zahidah bunda ingin berbicara dengan kamu.. "
"Mau bicara apa bu'.? "
Bunda berdiri lalu mendekat ke arah zahidah, bunda duduk dibawah kaki zahidah. "Bunda minta maaf za'... "
"Ya Allah bunda ngapain, bunda berdiri ya... "
"bunda minta maaf atas semua perlakuan bunda selama ini sama kamu.. "
"zahidah sudah memaafkan bunda, bunda jangan begini ya... "
sementara reza ia dan Reyhan entah kemana, mereka berdua sudah pergi dari sana saat zahidah dan bunda berpelukan saling bermaafan...
Bunda kembali duduk disofa, ia duduk disamping zahidah masih menggenggam tangan zahidah. "Kamu masih menantu bunda kan...? tanya bunda. zahidah yang ditanya bingung mau menjawab apa
" maaf bund, saya sudah menandatangani surat perceraian yang diberikan mas Reyhan, tapi kemarin ia mengatakan jika ia belum tanda tangan dan ia merobek surat cerai itu.. "terang zahidah.
" Tapi dia nggak mengucapkan kata talak sama kamu kan za'...?
__ADS_1
"ngak pernah bund.. "
"alhamdulillah, berarti kamu masih menantu bunda.. "
zahidah diam dan menunduk, ia masih merasa sakit hati jika mengingat kembali fitnah itu..
"Bunda tau jika kamu masih terluka, kamu pasti trauma. Tapi bunda mohon biarkan Reyhan kembali berjuang mendapatkan kan cinta dan hati kamu kembali, tapi jika suatu saat nanti perjuangan Reyhan belum bisa meluluhkan hati kamu dan ada laki-laki lain yang datang dan kamu merasa cocok, bunda yakin Reyhan pasti akan ikhlas menerima nya, Biarkan kami menebus kesalahan kami za' ayah telah meninggal karena syok saat mengetahui kebenarannya, setiap hari ayah di rumah sakit hanya menanyakan kamu sudah ditemukan atau belum, mungkin ayah lelah mendengar kata gagal dari mulut Reyhan yang selalu gagal menemukan kamu dan reza hingga akhirnya ayah menghembus nafas terakhir nya, dan ia memberikan amanah pada Reyhan agar tetap mencari kami dan reza hingga kamu kembali ke rumah ini.... "terang bunda dengan mata berkaca-kaca....
zahidah memeluk bunda, mencoba menguatkan hatinya, zahidah tau jika bunda pun pasti terluka karena kehilangan cinta sejatinya, yang awalnya berjanji sehidup semati namun ayah telah pergi lebih dulu......
" Kamu tau za' karena kesalahan bunda waktu itu tidak mempercayai mu, kini bunda kehilangan anak gadis bunda.. "
"Maksud bunda...?
" Saat perseteruan itu, bunda mengusir husna dari rumah karena telah membela kamu yang bunda kira berselingkuh, kemarin saat ayah menemukan bukti kebohongan itu, ayah meminta Reyhan menjemput husna di pondok, tapi husna sudah lama tidak disana, kami kembali mencari di tempat lain, hingga akhirnya kami menemukan kampus yang ditempati husna kuliah, anak buah ayah kesana, tapi lagi-lagi husna sudah tidak disana, husna sudah lulus kuliah yang artinya anak gadis bunda telah menjadi sarja, bunda menyesal setiap mengingat dirinya, setelah begitu banyak hal yang ia lalui sendiri bunda tidak ada disamping nya, ia telah dewasa dan mandiri bunda yakin ia telah menjadi wanita kuat..... "terang bunda dengan terisak.
zahidah yang mendengar itu ikut merasa sesak, bagaimana pun dulu ia juga telah menampar husna karena lebih memilih dirinya dari pada bunda, " Maafkan kaka dek, kamu dimana sekarang...? guman zahidah.
setelah saling memaafkan, zahidah pamit kedapur untuk memasak, bunda ikut membantu zahidah bersama asisten lainnya untuk memasak menu makan siang, mereka akan makan bersama. Pintu diketuk, zahidah berjalan kedepan membuka pintu, yang ternyata tamunya adalah yeni, zahidah tersenyum dan mempersilahkan yeni masuk.....
setelah masuk, zahidah kembali menutup pintu dan mempersilahkan yeni duduk disofa, zahidah kembali kedapur memberi tahu bunda jika ada yeni di ruang tengah...
Yeni yang melihat zahidah ingin sekali memeluk sahabat nya itu, ia ingin meminta maaf, ia ingin memperbaiki semua kesalahpahaman ini, ia telah bersalah dan berdosa pada zahidah....
sedangkan zahidah, ia hanya tampak biasa saja, bukan karena apa, zahidah sadar diri ia hanya lah wanita menjijikkan...
setelah semua menu siap, zahidah memanggil bunda dan yeni, lalu kembali ke halaman belakang memanggil Reyhan dan Reza...
mereka makan siang dimeja makan dengan tenang, sesekali yeni memandang zahidah yang sedang pokus makan, sedangkan bunda ia juga sesekali memandang reza yang duduk diam apa Reyhan.....
"Andai waktu itu kami tidak mempercayai puput, mungkin kita semua akan bahagia dengan kehadiran reza. Tapi kami begitu bodoh.. " batin bunda...
setelah makan mereka kembali berkumpul diruang tengah, mereka bercerita ringan, yeni yang ingin minta maaf jadi lupa karena terlalu asik bercerita....
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
Setelah minta maaf dengan zahidah, yeni pulang kerumah nya karena sudah sore
sampai dirumah, ia langsung membersihkan diri lalu ke dapur membantu bibi menyiapkan makan malam, sementara Adit bermain diruang tengah. setelah memasak zahidah menemani adit bermain, hingga magrib tiba, mereka sholat berjama di kamar, lalu kembali ke ruang tengah menunggu fadil pulang bekerja, sekitar sepuluh menit menunggu fadil datang, yeni langsung menyalami fadil dan di ikuti oleh Adit....
Hubungan mereka masih dingin sedingin teh sosro 🤣. Yeni langsung mengambil alih tas dan membuka jas kerja fadil lalu iya kekamar menyimpan nya dan menyiapkan air hangat untuk fadil mandi..
"Mandilah mas, aku sudah siapkan air hangat.. " ucap yeni
"iya, makasih... " fadil
setelah mandi mereka makan malam bersama di meja makan, Adit dan fadil asik makan sambil bercerita sedang yeni hanya menjadi pendengar, ia bingung mau ngapain....
setelah makan Adit dan fadil duduk diruang tengah menontonnya TV, sedangkan yeni langsung ke kamar duduk di balkon kamar matanya menerawang jauh, apa rumah tangga nya akan seperti ini terus...
setelah lelah mereka masuk kekamar, saat fadil masuk kekamar, yeni juga sedang menutup pintu yang mengarah ke balkon kamar, yeni tersenyum dan berjalan ke sofa duduk disamping fadil, ia memeluk dan mencium fadil tapi sayang tidak ada balasan atau pun reaksinya fadil, padahal yeni hanya berusaha menghidupkan kembali keharmonisan rumah tangga mereka, karena merasa pelukan dan ciuman nya tidak dibalas, yeni melepaskan pelukan nya dan tersenyum miris...
ia langsung naik ke atas kasur dan tidur menyamping, menahan tangisnya yang ingin keluar, ia menutup badannya hingga leher, sehingga yang terlihat hanya kepalanya saja, fadil yang melihat itu bingung harus bagaimana, ia kecewa pada istrinya, tapi ia juga tidak tega melihat istrinya seperti ini, ia ingin memperbaiki kembali rumah tangga nya tapi mengapa ia selalu kaku saat bersama Istrinya.....
.
.
.
.
__ADS_1